MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 04 Februari 2018 07:16
Tambah Saudara di Jalanan
LINCAH: Versys-X Tourer 250 sangat mudah digunakan saat melakukan manuver di tikungan tajam. (nugroho pandu cahyo/kp)

PROKAL.CO, Menjalin silaturahmi bisa dilakukan di mana saja. Super Sukses Motor, diler Kawasaki menyatukan puluhan rider dari berbagai daerah di Tanah Air lewat Super Kawasaki Touring, Borneo Coast to Coast Balikpapan-Pontianak.

BRUUUUM. Suara mesin motor besar memecah kesunyian halaman parkir Gedung Biru Kaltim Post, Jalan Soekarno Hatta, Km 3,5, Balikpapan Utara, ketika jarum pendek masih menunjuk angka empat, Selasa (23/1) dini hari.

Embun pagi, merayap di kaca helm 40 rider yang datang dari berbagai daerah. Mereka ambil bagian dalam event Super Kawasaki Touring, bertajuk Borneo Coast to Coast Balikpapan-Pontianak. Ada yang datang dari Bali, Surabaya, Papua, Kalimantan Selatan, dan tak ketinggalan tuan rumah Kalimantan Timur.

Dengan cekatan, Khalel, salah satu sweeper atau penunjuk jalan mengambil pengeras suara. Sejurus kemudian, dia meminta puluhan rider yang berpencar dan asyik bercengkerama untuk berkumpul. Dia meminta menyiapkan motor masing-masing. “Ayo, ayo prepare. Sudah waktunya start,” ujar Khalel.

Event ini sebenarnya digelar untuk menguji ketangguhan motor baru Kawasaki yang dipersembahkan untuk pencinta adventure, Versys-X Tourer 250. Meski demikian, hanya seperempat rider menggunakan kuda besi yang tampil dengan tiga warna, yakni oranye, hijau, dan abu-abu. Lainnya menggunakan Versys 600, Ninja 250 R, Ninja 650 R, Kawasaki Z 800, Kawasaki Z 1.000, dan Kawasaki ZX 1.400.

Perjalanan Borneo Coast to Coast Balikpapan-Pontianak dibagi tiga tahap. Hari pertama, pengendara mengambil start di Balikpapan dan finis di Banjarmasin. Hari kedua dimulai dari Kota Seribu Sungai dan bermalam di Lamandau, Kalimantan Tengah. Terakhir, finis di Pontianak dengan jarak tempuh sekira 1.800 Kilometer.

Setelah berdoa, para rider langsung memacu tunggangan masing-masing menuju kapal feri, menyeberang ke Penajam Paser Utara (PPU). Mereka kemudian berkumpul di titik awal, kawasan Stadion Benuo Taka, PPU. Pengendara sekali lagi diminta mengecek tunggangannya sembari menunggu beberapa rider yang tertinggal karena baru berangkat dari rumah.

“Kami tunggu 15 menit, jika belum datang, kami duluan,” tutur Khalel. Sebelum melanjutkan perjalanan, terlebih dulu rombongan dibagi menjadi tiga. Yakni Tim Kilat, berisi pengendara dengan mesin besar dan punya keahlian di atas rata-rata. Tim sedang dan Tim Versys. “Semua pengendara tidak boleh kepancing emosi. Jangan mengikuti pengendara yang lebih laju. Fokus dengan tim sendiri,” imbuhnya.

Memasuki kawasan Gunung Rambutan, atau 10 menit dari Kuaro, kemampuan Versys-X Tourer 250 mulai diuji. Motor diajak melewati jalan berliku. Meski memiliki style adventure, pengendara tidak kesulitan mengendalikan Versys-X 250. Bahkan, mampu mengimbangi motor sport Ninja 250 R yang terkenal nyaman digunakan untuk manuver saat kecepatan tinggi.

Dengan berat 184 kg membuat pengendara mudah merebahkan motor saat melaju. Ditambah jarak poros roda yang hanya 1.450 mm. Perpaduan rem depan single 290 mm petal disc dan belakang 220 mm petal disc membuat sistem pengereman lebih ideal. Pengendara lebih percaya diri saat memasuki tikungan dan berani memacu kendaraan dengan rata-rata 90 km/jam. Dengan tingkat kemiringan di bawah 45 derajat.

Tak hanya melahap tikungan, Versys-X 250 juga nyaman ketika melewati jalan rusak di kawasan Tanjung. Ketika melewati aspal yang terkupas, pengendara tetap nyaman melaju dengan kecepatan 60 km/jam. Berbeda dengan motor sport yang mengharuskan pengendara mengurangi kecepatan. Jarak bodi ke tanah 180 mm dan suspensi depan 41 telescopic fork jadi alasannya.

Pengendara sampai di Banjarmasin pukul 18.00 Wita. Sebenarnya, perjalanan ke Banjarmasin bisa lebih cepat. Namun di tengah perjalanan, satu Versys-X 250 mengalami bocor ban. Jadi, para rider saling bahu-membahu mengatasi masalah tersebut. 

Pada hari kedua, dalam perjalanan Banjarmasin menuju Lamandau, Kalimantan Tengah, kebersamaan peserta kembali diuji. Berbagai cobaan dihadapi, mulai motor yang mengalami overhead, accident melibatkan pihak ketiga, hingga ban bocor. Perjalanan pun harus ditempuh hingga 20 jam. Namun, para rider yang baru bertemu di event ini punya kebersamaan yang tinggi. Mereka tetap rela menunggu rekannya yang mengalami masalah. Tidak buru-buru mencapai tujuan.

Nah, ketika sampai di Pontianak, mereka akhirnya bisa menikmati kebersamaan. Jumat (26/1), para rider memutuskan untuk berlibur ke Singkawang, melihat warga Tionghoa yang bersiap merayakan Imlek. Ribuan lampion menyambut para rider, membuat mereka silih berganti mengeluarkan smartphone dan mengabadikan momen. Patung naga menjadi salah satu destinasi liburan malam para rider.

Sabtu (27/1) rangkaian touring Borneo Coast to Coast Balikpapan-Pontianak ditutup dengan launching Kawasaki Ninja 250 Al New di Dangau Randangan Café & Resto. Para rider berbaur dengan berbagai komunitas motor gede di Pontianak, diiringi lantunan musik ala Dj Kitty. Minggu (28/1) pagi, 20 rider kembali mengendarai motor ke Balikpapan, sisanya menggunakan pesawat. (ndu/*/ni/k16)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 10:51
Ini Penjelasan Tentang Stroke

Stroke Kini Menyerang Remaja

Stroke termasuk jenis penyakit paling mematikan, yang tidak hanya menyasar orang lanjut usia (lansia).…

Minggu, 11 November 2018 09:50

Modal Nekat Merintis Bisnis

JASA penyedia jahit semakin banyak. Peminat untuk membuat pakaian ke penjahit juga tidak sedikit. Sehingga,…

Minggu, 11 November 2018 09:47

Totalitas Menangani Pelanggan

MASIH teringat jelas di benak Bella Gita Sari saat awal mula dia merintis usha rumha jahit. Dulu, Bella…

Rabu, 07 November 2018 13:57

2,8 Juta Orang Setiap Tahun Mati karena Alkohol

ALKOHOL telah membunuh 2,8 juta orang setiap tahun secara global berdasarkan catatan tim peneliti…

Minggu, 04 November 2018 11:50

Jadikan Haters sebagai Motivasi

KESUKSESAN yang datang di hidup Mohammad Boy Elditha saat ini tak lepas dari kerja keras yang dilalui.…

Minggu, 04 November 2018 11:39

Hobi Jadi Ladang Rezeki

BANGUNAN rumah sederhana di Jalan Kelapa Gading Samarinda itu agak di ujung dan melewati gang. Namun,…

Minggu, 04 November 2018 11:37

Jasa Foto Dibayar Nasi Bungkus

SATU hal yang selalu dipegang oleh Mohammad Boy Elditha dalam menjalankan bisnis jasa fotografi adalah…

Minggu, 04 November 2018 06:27

Jadikan Haters sebagai Motivasi

KESUKSESAN yang datang di hidup Mohammad Boy Elditha saat ini tak lepas dari kerja keras yang dilalui.…

Minggu, 28 Oktober 2018 06:26

Belajar dari Kekecewaan

ZULFIDAWidya Kumala, make-up artist (MUA)ternama yang sudah berkiprah selama enam tahun lamanya. Walau…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:49

Sukses Menyasar Konsumen Pria

MESKI terkesan cuek, rupanya tak sedikit dari pria memperhatikan model rambut yang kini tak kalah beragam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .