MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM REDAKSI

Sabtu, 03 Februari 2018 00:34
Menyulap Kegagalan

CATATAN: OLEH: Ahmad Arib Billah Wartawan Kaltim Post

Ahmad Arib Billah

PROKAL.CO, MELIHAT Borneo FC II yang gagal menembus babak delapan Piala Presiden 2018 besar amat menyedihkan. Status sebagai finalis di edisi sebelumnya tak bertuah apa-apa. Tim beralias Pesut Etam bahkan tak berdaya di dua laga berturut-turut kontra Bali United dan Persija Jakarta.

Sama-sama dinamai skuad lapis, nasib tahun ini dengan edisi sebelumnya jauh berbeda. Rekor-rekor buruk didapat dengan mudah. Salah satunya kekalahan perdana saat fase grup di Piala Presiden 2015. Selain itu, kebobolan lima gol menjadi yang terbesar di babak penyisihan.

Padahal jika menilik skuad yang berjuang tahun ini, kekuatan jauh lebih mentereng. Langganan Timnas Indonesia Boaz Solossa dan Ricardo Salampessy menghiasi deretan nama yang memperkuat tim. Legiun asing bahkan sampai didaftarkan penuh enam orang walau yang efektif hanya empat.

Tidak hanya soal pemain, juru taktik dipercayakan penuh pada legenda Timnas Indonesia lainnya Ponaryo Astaman. Tidak sendiri, pria asal Balikpapan ini ditemani Kurniawan Dwi Yulianto yang juga pernah membela Merah Putih.

Mengandalkan nama beken di sektor pelatih dan beberapa pemain, rupanya bukan jaminan bagi Borneo FC II melenggang ke babak delapan besar. Sulitnya meraih keunggulan berimbas negatif pada hasil akhir di klasemen. Finis di peringkat ketiga dengan meraih dua kekalahan dan satu kemenangan.

Menilik kesiapan tim, memang jadi kendala utama tim asuhan Ponaryo. Melakukan training centre (TC) di Jogjakarta, tidak semua pemain langsung berkumpul. Pemain yang dipinjamkan dari tim senior misalnya, baru bergabung ketika tim akan bertolak kurang dari sepekan ke Bali, lokasi babak penyisihan Grup D. Bahkan yang lebih parah, ada yang tiba setelah tim melakoni laga perdana kontra Bali United (19/1).

Menilik persiapan di edisi sebelumnya, skuad yang diasuh Ricky Nelson kala itu justru lebih sekejap. Genap sepekan berlatih di Samarinda, skuad lapis langsung bertolak ke Bali untuk babak penyisihan grup. Digadang-gadang bakal terhempas di fase penyisihan, Wawan Hendrawan dkk kala itu justru berhasil melangkah ke final. Kejutan yang benar-benar luar biasa.

Sayangnya, atmosfer final harus dikubur dalam-dalam oleh Borneo FC II jilid dua kali ini. Alih-alih menyongsong target semifinal yang dibebankan manajemen, lolos ke delapan besar saja tak sanggup. Lantas menjadi ironi kelam tim yang selau melenggang mulus dari fase grup di dua edisi sebelumnya.

Keterpurukan Borneo FC II tahun ini tak boleh diluapkan dengan kekecewaan. Setidaknya masih banyak nilai positif yang bisa diambil. Salah satunya, skuad Pesut Etam berhasil mengorbitkan banyak pemain muda di Piala Presiden 2018.

Didominasi pemain U-23, Borneo FC II menjadi klub paling konsisten memasang penggawa junior masuk dalam line up. Langkah ini diambil dengan tujuan utama memberikan jam terbang lebih bagi jebolan Borneo FC U-19.

 Tampil dengan banyak pemain muda, mestinya hasil akhir bukan patokan keberhasilan tim. Namun menengok lebih dalam, sejauh mana mereka bisa berkontribusi besar serta mendapat kelayakan berlatih di skuad reguler.

Sebagai mantan pemain, Ponaryo tampak jeli melihat kondisi dan situasi tim. Dia menjadi yang terdepan dalam memotivasi seluruh anak asuhannya. Walau terluka di dua laga, namun performa penggawa mudanya layak diapresiasi penuh.

Kini pemain muda asuhan Ponaryo tengah berlatih dengan tim senior di Samarinda. Prospek menjanjikan dibanding sekadar lolos ke babak delapan besar bakal terajut. Yakni mempromosikan pemain muda ke level yang lebih profesional.

Kegagalan menjadi bagian penting dari proses menjalani kehidupan. Semua orang pasti pernah kalah dalam meraih tujuan atau ambisi masing-masing. Namun yang sebenarnya yang paling dibutuhkan sebenarnya kegagalan, bukan keberhasilan. Gagal bukan berarti pecundang. Namun memaknainya sebagai kemenangan yang tertunda. (*)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .