MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Rabu, 31 Januari 2018 09:31
"Petani Tidak Boleh Berpenghasilan Rendah"
PERLU TEROBOSAN: Minimnya produksi pangan membuat negara ini masih mengandalkan impor beras untuk memenuhi keperluan. (ALAN RUSANDI/KP)

PROKAL.CO, SWASEMBADA beras terancam gagal terwujud dalam dua periode kepemimpinan Awang Faroek Ishak sebagai gubernur Kaltim. Pada tahun terakhir jabatan, Faroek mulai lempar handuk mengejar mimpi.

Kondisi cuaca diklaim turut menggagalkan Kaltim mandiri beras. Faktor petani yang minim regenerasi ikut disebut menjadi penyebabnya. Hal itu diakui Awang Faroek yang ditemui selepas salat Jumat di Masjid Al Mu'min, Kompleks Lamin Etam, Kegubernuran, Samarinda, pekan lalu. Faroek menguraikan kegelisahannya ketika diwawancarai Kaltim Post. Berikut petikan tanya jawabnya.

Indonesia sedang ramai kebijakan impor beras. Sudahkah Kaltim berkontribusi terhadap persediaan beras nasional?

Kami baru rapat. Insyaallah Kaltim bisa mandiri. Terutama PPU dan Paser, itu sumber untuk kita bisa swasembada. Termasuk juga Kukar.

Tahun lalu Anda bicara soal target Kaltim swasembada beras pada 2018…

Ya, tapi dengan cuaca begini, banyak yang gagal panen. Target minimal adalah pangan kita bisa swasembada. Bukan beras.

Beras Kaltim pada 2017 hanya menyentuh 60 persen dari tingkat pemenuhan kebutuhan provinsi. Langkah apa yang diambil untuk menekan angka tersebut?

Kami terus melakukan upaya-upaya agar semua sentra beras di Kaltim tidak ada masalah. Terutama dari segi pengairan. Tapi karena hujan, banyak yang gagal panen. Untungnya, Kaltim sudah swasembada untuk ikan.

Sebenarnya, kami terus berupaya mencapai swasembada beras. Beberapa daerah tumpuan adalah PPU, Paser, Kukar, dan Kubar. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik. Waduk Marangkayu di Kukar bisa selesai tepat waktu. Waduk Telake di PPU dan Paser juga bisa selesai. Air sangat penting bagi petani.

Bagaimana progresnya?

Sudah satu selesai di Balikpapan. Waduk Teritip. Yang lain dalam perencanaan.

Sensus pertanian menunjukkan penurunan tenaga tani. Hal ini berpengaruh terhadap produksi beras. Bagaimana pandangan Anda?

Itu juga (masalahnya). Kami berharap ada kader-kader muda dari petani kita yang mau terjun mengikuti orangtuanya. Sekarang banyak anak-anak petani yang tak lagi bekerja di pertanian. Mereka bekerja di bidang lain yang hasilnya lebih bagus. Banyak lari ke batu bara, menjadi karyawan batu bara. Karena itu tadi, mereka ingin penghasilan bagus. Ke depan, kita harus pikirkan agar penghasilan petani lebih baik. Harus lebih sejahtera. Itulah yang harus kita pikirkan sama-sama. Itu tugas HKTI, KTNA, bersama pemerintah untuk menggodok.

Kaltim memiliki sekolah pertanian. Namun, sudah mampukah mencetak lebih banyak petani?

Begini, ada 10 orang saya tanya dan dari 10 itu hanya dua yang mau ke pertanian. Jadi, minat mereka untuk ke pertanian juga kurang. Padahal, visi Kaltim adalah agrobisnis. Makanya, mereka tak boleh lagi membayangkan petani berpenghasilan rendah. Petani harus berpenghasilan tinggi. Kesejahteraan masyarakat dan keluarga petani harus terjamin. (tim kp)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 08:34

Bisa Dibatalkan di Pengadilan

TAKTIK berbekal IMTN, Sudarman lolos mengantongi sertifikat dari BPN Balikpapan.…

Senin, 10 Desember 2018 08:19

“Pemainnya Itu-Itu Saja”

SEGEL yang merupakan dokumen dasar dalam penerbitan IMTN menjadi muara…

Senin, 10 Desember 2018 08:15

Tanah Kosong Paling Banyak Diincar

BALIKPAPAN menjadi kota dengan kasus sengketa tanah tertinggi di Kaltim. Kemajuan Kota…

Jumat, 07 Desember 2018 08:25

Sektor Swasta Lebih Akomodatif

KELUHAN penyandang difabel di Kaltim ternyata sudah lama menjadi sorotan…

Senin, 26 November 2018 08:26

Ngos-ngosan Oemar Bakri Mengejar Sejahtera

Dua puluh lima November, kemarin, diperingati sebagai Hari Guru. Jadi…

Senin, 26 November 2018 08:20

Gaji Ratusan Ribu bagi Penentu Wajah Pendidikan

NASIB guru honorer di Kaltim memerlukan perhatian pemerintah. Terutama, masalah…

Senin, 26 November 2018 08:19

Wajah Pendidikan Indonesia

INDONESIA harus kerja keras demi meningkatkan taraf pendidikan. Hingga saat…

Jumat, 16 November 2018 08:25

Ada Data di Balik Duka

Dari ribuan jenis pekerjaan di muka bumi, apa yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .