MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 23 Januari 2018 09:42
BPJS Menuju Sistem Pembayaran Tertutup
MAKIN MUDAH: Pegawai BPJS Kesehatan melayani proses rekonsiliasi data Badan Usaha di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan. Diharapkan dengan sistem pembayaran tertutup akan memudahkan badan usaha yang telah terdaftar di Program JKN-KIS.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah memasuki tahun keempat sejak dicanangkan pada 1 Januari 2014 lalu. Saat ini, cakupan kepesertaan JKN-KIS di Kedeputian Wilayah Kaltimtengseltara mencapai 65,3 persen dari jumlah penduduk atau sebanyak 6.835.475 jiwa penduduk telah menjadi peserta JKN-KIS sampai Desember 2017.

Angka ini mencakup lima segmen kepesertaan. Salah satunya segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU). Di mana sampai Desember 2017, cakupan kepesertaan PPU BU mencapai 1.509.004 jiwa atau 22 persen dari total peserta JKN.

Sesuai UU Nomor 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pasal 15 dan Pasal 19, disebutkan pemberi kerja secara bertahap, berkewajiban mendaftarkan diri dan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJS. Dengan memberikan data diri dan pekerja berikut anggota keluarga secara lengkap dan benar kepada BPJS. Serta wajib membayar dan menyetor iuran yang menjadi tanggung jawabnya kepada BPJS.

Berdasarkan UU Nomor 24/2011 pada Pasal 10, salah satu tugas BPJS Kesehatan memungut dan mengumpulkan iuran dari peserta dan pemberi kerja. Maka untuk meningkatkan akurasi dan akuntabilitas penerimaan iuran dari peserta PPU BU perlu dikembangkan sistem pembayaran tertutup yang ditetapkan melalui Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor 42/2017 tentang Penerapan Sistem Pembayaran Tertutup bagi Peserta PPU BU.

Berdasarkan Perdir BPJS Kesehatan Nomor 42/2017, sistem pembayaran tertutup adalah metode pembayaran iuran di mana peserta dan/atau pemberi kerja hanya diperkenankan membayar iuran sebesar jumlah tagihan yang ditentukan. Dengan sistem pembayaran tertutup, BU tidak dapat lagi menentukan sendiri jumlah iuran yang dibayarkan. Melainkan harus membayar dengan sepenuhnya total tagihan yang terbentuk di BPJS Kesehatan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya perbedaan, antara iuran yang dibayarkan oleh BU dengan tagihan yang terbentuk di BPJS Kesehatan. Sistem pembayaran tertutup ini diterapkan kepada seluruh BU pada 1 Februari 2018.

BPJS Kesehatan telah mengirimkan surat pemberitahuan ke seluruh BU terkait penerapan sistem pembayaran tertutup. Kemudian, mengirimkan undangan kepada BU yang memiliki selisih pembayaran iuran, untuk segera merekonsiliasi data dengan BPJS Kesehatan cabang terdekat. Untuk memastikan data jumlah peserta yang ada di BU sesuai dengan tagihan yang terbentuk di BPJS Kesehatan.

Jika ada ketidaksesuaian data, maka melalui rekonsiliasi data BU akan disepakati jumlah kekurangan atau kelebihan pembayaran iuran BU. Hasil rekonsiliasi ini akan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani kedua pihak. Bila sampai Jumat (26/1) BU yang memiliki selisih pembayaran iuran belum merekonsiliasi data dengan BPJS Kesehatan, maka data tagihan yang digunakan mengacu pada data kepesertaan yang ada di BPJS Kesehatan saat ini.

Melalui sistem pembayaran tertutup, diharapkan BU tak perlu lagi merekonsiliasi data peserta secara manual ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Sebab, telah terjadi kesepakatan antara BU dengan BPJS Kesehatan mengenai jumlah peserta yang diakui dan jumlah tagihan iuran BU. Selanjutnya, setiap perubahan data peserta (mutasi tambah/kurang peserta) dilaporkan oleh BU melalui aplikasi e-DABU yang dapat langsung diakses BU tanpa harus datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. (*/hdd/adv/one/k15)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 08:26
Grup ‘Gay balikpapan’ Muncul di Facebook

Admin Pijat Gay Segera Sidang

BALIKPAPAN – Setelah ditangkap akhir November 2018 lalu, admin media…

Senin, 21 Januari 2019 08:30

Awas, Tagihan Telepon Membengkak

BALIKPAPAN – Seorang pelanggan kartuHalo Telkomsel menjadi korban penipuan. Akibatnya,…

Senin, 21 Januari 2019 08:29

Waspada dan Tetap Tenang

KABID Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana menyatakan,…

Senin, 21 Januari 2019 08:27

Sampah Ditarget Berkurang 200 Ton Per Hari

BALIKPAPAN – Bank sampah memiliki peran dan kontribusi penting dalam…

Senin, 21 Januari 2019 08:23

SD 012 Balut Bakal Direlokasi

BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan bakal merelokasi…

Minggu, 20 Januari 2019 07:33

Kasus TPU Naik Penyidikan

BALIKPAPAN - Polda Kaltim melakukan gelar perkara dugaan korupsi pengadaan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:23

Dishub Kaltim Siap Dukung Pendanaan

BALIKPAPAN - Rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Somber, Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*