MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 23 Januari 2018 09:42
BPJS Menuju Sistem Pembayaran Tertutup
MAKIN MUDAH: Pegawai BPJS Kesehatan melayani proses rekonsiliasi data Badan Usaha di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan. Diharapkan dengan sistem pembayaran tertutup akan memudahkan badan usaha yang telah terdaftar di Program JKN-KIS.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah memasuki tahun keempat sejak dicanangkan pada 1 Januari 2014 lalu. Saat ini, cakupan kepesertaan JKN-KIS di Kedeputian Wilayah Kaltimtengseltara mencapai 65,3 persen dari jumlah penduduk atau sebanyak 6.835.475 jiwa penduduk telah menjadi peserta JKN-KIS sampai Desember 2017.

Angka ini mencakup lima segmen kepesertaan. Salah satunya segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU). Di mana sampai Desember 2017, cakupan kepesertaan PPU BU mencapai 1.509.004 jiwa atau 22 persen dari total peserta JKN.

Sesuai UU Nomor 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pasal 15 dan Pasal 19, disebutkan pemberi kerja secara bertahap, berkewajiban mendaftarkan diri dan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJS. Dengan memberikan data diri dan pekerja berikut anggota keluarga secara lengkap dan benar kepada BPJS. Serta wajib membayar dan menyetor iuran yang menjadi tanggung jawabnya kepada BPJS.

Berdasarkan UU Nomor 24/2011 pada Pasal 10, salah satu tugas BPJS Kesehatan memungut dan mengumpulkan iuran dari peserta dan pemberi kerja. Maka untuk meningkatkan akurasi dan akuntabilitas penerimaan iuran dari peserta PPU BU perlu dikembangkan sistem pembayaran tertutup yang ditetapkan melalui Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor 42/2017 tentang Penerapan Sistem Pembayaran Tertutup bagi Peserta PPU BU.

Berdasarkan Perdir BPJS Kesehatan Nomor 42/2017, sistem pembayaran tertutup adalah metode pembayaran iuran di mana peserta dan/atau pemberi kerja hanya diperkenankan membayar iuran sebesar jumlah tagihan yang ditentukan. Dengan sistem pembayaran tertutup, BU tidak dapat lagi menentukan sendiri jumlah iuran yang dibayarkan. Melainkan harus membayar dengan sepenuhnya total tagihan yang terbentuk di BPJS Kesehatan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya perbedaan, antara iuran yang dibayarkan oleh BU dengan tagihan yang terbentuk di BPJS Kesehatan. Sistem pembayaran tertutup ini diterapkan kepada seluruh BU pada 1 Februari 2018.

BPJS Kesehatan telah mengirimkan surat pemberitahuan ke seluruh BU terkait penerapan sistem pembayaran tertutup. Kemudian, mengirimkan undangan kepada BU yang memiliki selisih pembayaran iuran, untuk segera merekonsiliasi data dengan BPJS Kesehatan cabang terdekat. Untuk memastikan data jumlah peserta yang ada di BU sesuai dengan tagihan yang terbentuk di BPJS Kesehatan.

Jika ada ketidaksesuaian data, maka melalui rekonsiliasi data BU akan disepakati jumlah kekurangan atau kelebihan pembayaran iuran BU. Hasil rekonsiliasi ini akan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani kedua pihak. Bila sampai Jumat (26/1) BU yang memiliki selisih pembayaran iuran belum merekonsiliasi data dengan BPJS Kesehatan, maka data tagihan yang digunakan mengacu pada data kepesertaan yang ada di BPJS Kesehatan saat ini.

Melalui sistem pembayaran tertutup, diharapkan BU tak perlu lagi merekonsiliasi data peserta secara manual ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Sebab, telah terjadi kesepakatan antara BU dengan BPJS Kesehatan mengenai jumlah peserta yang diakui dan jumlah tagihan iuran BU. Selanjutnya, setiap perubahan data peserta (mutasi tambah/kurang peserta) dilaporkan oleh BU melalui aplikasi e-DABU yang dapat langsung diakses BU tanpa harus datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. (*/hdd/adv/one/k15)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 09:56

Solusi Macet Km 5 Dikebut

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan fokus mengurai kemacetan di Jalan Soekarno-Hatta, Km 5,5, Balikpapan…

Senin, 23 April 2018 09:55
Ribuan Orang Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-20 Kementerian BUMN

Sehat dan Maju untuk Pembangunan

BALIKPAPAN – Sekitar 2.000 orang mengikuti jalan sehat peringatan HUT ke-20 Kementerian BUMN,…

Senin, 23 April 2018 09:46

Sarapan Pagi Favorit Setiap Pagi

BALIKPAPAN – Radio KPFM 95,4 Mhz Balikpapan punya cara tersendiri menyapa pendengar setianya.…

Minggu, 22 April 2018 08:40

Duit Rp 4,5 Miliar untuk Jalan Alternatif

BALIKPAPAN – Upaya memecah kemacetan di simpang Km 5, Jalan Soekarno-Hatta tengah diseriusi Pemkot…

Minggu, 22 April 2018 08:39

28 Calon Akpol Lolos Tes Kesehatan

BALIKPAPAN – Sebanyak57peserta mengikuti tes kesehatan tahap satu proses penerimaan Polri 2018…

Minggu, 22 April 2018 08:22

Travel Wajib Daftar Ulang

BALIKPAPAN - Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan kembali mengingatkan kepada pemilik atau pengelola…

Minggu, 22 April 2018 08:21

Satu Lajur Bakal Ditutup

BALIKPAPAN – Kemacetan bakal terjadi di Jalan Marsma Iswahyudi, depan Bandara Sultan Aji Muhammad…

Minggu, 22 April 2018 08:17

Dibayar Setandan Pisang, Sehari Lakoni Empat Pekerjaan

Jadi pendamping hidup orang nomor satu di Mapolres Balikpapan, Desy Wiwin Firta harus memahami posisinya…

Sabtu, 21 April 2018 07:33

Eks Mapolda Jadi BSCC

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapantelah memiliki konsep pemanfaatan lahan kosong bekas…

Sabtu, 21 April 2018 07:33

Dharma Pertiwi Siap Berkreasi dan Berinovasi

BALIKPAPAN  – Organisasi sosial para istri TNI, Dharma Pertiwi yang terdiri dari tiga matra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .