MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Minggu, 21 Januari 2018 11:05
Serasa di Dunia Lain, Semua Serbaputih

Serunya Wisata ke Air Terjun Niagara Falls saat Musim Dingin

DINGIN: Siti Aisyah (kanan) bersama dua rekannya berlibur ke Air Terjun Niagara saat musim dingin. Ranting pohon pun beku diselimuti salju (foto kanan).

PROKAL.CO, Siti Aisyah Sutoro

Pagi itu suhu udara berada pada minus 19 derajat celsius. Di luar salju sangat tebal hingga menutupi jalan. Truk yang biasa membersihkan salju belum beroperasi maksimal karena sejak semalam hingga pagi, salju tak berhenti mengguyur Rochester, New York.

 

Yap..! Sekarang di Amerika Serikat sedang musim salju. Setelah menyelesaikan perkuliahan di semester musim gugur akhir Desember lalu, pelajar di sini mendapatkan winter break selama kurang lebih satu bulan sebelum kembali memulai semester musim gugur di akhir Januari nanti.

Liburan kali ini saya kedatangan dua kawan yang juga sedang menempuh pendidikan di California. Mereka terbang selama 8 jam dari California menuju New York State, bermaksud untuk melihat langsung keindahan air terjun Niagara Falls yang terkenal dan fenomenal itu.

Saya pun kembali menjadi tour guide. Cuaca amat dingin di luar tak menurunkan semangat kami untuk mengunjungi air terjun terbesar di Amerika Serikat yang membelah perbatasan antara kawasan Amerika Serikat dan Kanada tersebut. Air terjun ini terletak di kawasan Niagara Falls, New York State, satu jam perjalanan darat dari Rochester.  

Kami memulai perjalanan pukul 10 pagi, tetapi kami tiba di sana sekitar pukul 12 siang. Salju sangat tebal, tingginya kurang lebih 30 sentimeter. Oleh karenanya, kami harus sangat berhati-hati mengendarai mobil. Syukurnya, di jalan tol, salju sudah dibersihkan, walaupun masih sedikit diliputi salju yang memang tak berhenti turun hingga siang hari.

Setibanya di tempat wisata tersebut, mata saya langsung terpana dengan keindahan ciptaan Tuhan. Tempat itu seperti wonderland (negeri impian) di dongeng, pohon-pohon yang dulunya tebal dengan daun-daun dan menjadi latar air terjun ini, kini hanyalah cabang beku yang tertutup salju putih. Tak hanya itu, salju juga menyelimuti gedung, bebatuan, jalan, dinding dan pagar di sekitar air terjun. Semuanya serbaputih. Cantik!

Fenomena keindahan Niagara Falls saat musim salju ini memang sangat menakjubkan. Hal itu mengundang banyak pengunjung yang datang. Saya tak menyangka meskipun cuaca sangat dingin, ternyata pengunjung cukup ramai. Bahkan, ada pengunjung yang datang jauh-jauh dari Australia berkunjung ke Amerika hanya untuk merasakan momen tersebut secara langsung.

Kami pun bergegas menuju kearah air terjun, agak tertatih, karena saljunya tinggi. Hampir setinggi lutut kami. Setibanya di sisi sungai, saya dapat melihat air terjunnya, ternyata tidak seluruhnya membeku. Airnya yang pasti sedingin es masih turun dengan deras ke sungai di bawahnya. Namun derasnya tak seberapa saat saya ke sini pada musim panas. Awannya pun diselimuti kabut tebal. Saya benar-benar merasa berada di dunia lain.

Ini adalah kunjungan ketiga saya ke Niagara Falls. Sebelumnya saya ke sini ketika libur musim gugur dan musim panas. Pemandangannya pun tak kalah cantik. Pada saat itu, semua area permainan dibuka. Ada wahana Maid of the Mist tour yang menyediakan kapal yang dapat mengantarkan turis menjelajahi air terjun dan merasakan gemuruh tepat di bawah air terjun.

Ada juga wahana Cave of the Winds, turis dapat bermain air dan berada sangat dekat di sisi Niagara Gorge dan merasakan derasnya kekuatan air terjun dari geladak/dek yang telah disediakan. Dulu saat musim salju, seperti berita yang saya baca di The Washington Post, pada 1912, salju sangat tebal hingga menutupi sungai dan menjelma menjadi jembatan es yang dapat menghubungkan sisi Amerika ke Kanada.

Pengunjung pun dapat melintasi di atasnya, namun terjadi insiden yang memakan tiga nyawa yang terjatuh karena jembatan es tersebut retak. Oleh karenanya, musim kali ini, semua wahana ditutup. Bahkan, dibuat pagar pembatas, sehingga pengunjung hanya bisa melihat air terjun dari kejauhan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tempat wisata ini namanya Niagara Falls State Park. Memiliki ratusan hektare lahan dan jalur yang rimbun dan kondusif untuk ditelusuri saat musim semi, panas dan gugur. Juga lebih dari 3.000 ton air yang mengalir di atas Niagara Falls setiap detiknya. Di sana terdapat tiga air terjun yang memiliki ratusan ribu galon yang jatuh ke sungai.

Begitulah pemandangan musim dingin yang menakjubkan. Saya melihat banyak turis yang membawa kamera dan berfoto di lokasi ini. Saya yakin, mereka pasti juga merasa kedinginan seperti saya, meskipun sudah memakai pakaian berlapis lapis. Bahkan, memakai kaus kaki dan sarung tangan hingga dua lapis. Dinginnya tetap saja menyayat-nyayat. Apalagi jika angin mulai menerpa tubuh kami.

(Penulis adalah warga Samarinda yang kuliah di Amerika*/iza)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 08:09

Motivasi Warga Binaan Rutan, sampai Resmikan Musala di Pelosok

Di luar ingar-bingar aksi panggungnya, Wali Band memiliki sejumlah kegiatan sosial. Dengan bendera Wali…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:34

Ubah Metode Tanam, Produksi Naik Dua Kali Lipat

Padi menjadi salah satu komoditas terpenting dalam struktur pangan nasional. Tak terkecuali di Kaltim.…

Sabtu, 03 Februari 2018 01:47

Cepat Haus dan Sering Buang Air Kecil, Tanda Harus Waspada

Penyakit diabetes mellitus (DM) mengincar seluruh kalangan. Tak kenal muda, tua sampai anak-anak, semua…

Senin, 29 Januari 2018 08:26

Bertahun-tahun Tersesat, Lupa Nama dan Alamat

Hampir semua orang ingin berumur panjang. Tapi, tak selamanya anugerah itu membuat orang bahagia. Di…

Minggu, 28 Januari 2018 07:44

Ada Timses Tak Bisa Bikin Surat Elektronik

Sistem baru pelaporan harta kekayaan peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berbasis online…

Sabtu, 27 Januari 2018 07:02

Merasakan Serunya Memacu Ski-doo

Setelah kunjungan ke pabrik alat-alat berat, saatnya menjajal lokasi wisata. Menikmati keseruan ski-doo…

Sabtu, 27 Januari 2018 06:53

Tumbuh Subur, Suplai Hasil Panen ke Hotel dan Perusahaan

Tak banyak yang tahu kegiatan narapidana di dalam lapas. Selama ini, mereka hanya diidentikkan terisolasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .