MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 20 Januari 2018 12:46
Dua Siswi Kecanduan Seks, Diberi Penurun Libido
ilustrasi

PROKAL.CO, SURABAYA- Komisi D DPRD Surabaya ikut menyoroti kasus dua bocah perempan kecanduan seks, yang selama ini dibesarnya di kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak. Pemkot Surabaya diminta memberikan penanganan serius terhadap Putri dan Bunga (bukan nama sebenarnya) yang mengalami kecanduan seks. Rehabilitasi harus dilakukan agar kedua bocah perempuan itu bisa kembali normal.

Sebenarnya, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya juga sudah melakukan tindakan cepat, dengan langsung melakukan pendampingan secara berkala. Dinkes Surabaya memberikan pendampingan psikolog dan psikiater terhadap kondisi YK dan MT, nama samaran kedua bocah tersebut.

Sejak 2014 lalu YK  diberikan pemahaman tentang tingkah lakunya yang tidak tepat dilakukan oleh anak seusianya.  “Perlahan tetapi pasti akhirnya ya hilang juga kecanduannya meski kami tetap pantau,” kata Kepala Dinkes Surabaya drg Febria Rachmanita.

Diberitakan JPNN.com, dia mengungkapkan, psikiater dan psikolog bekerja keras juga untuk menyembuhkan YK. Bahkan, obat penurun libido juga akan diberikan jika kondisi YK terus kecanduan seks. Ketua Komisi D Agustin Poliana mengatakan, rehabilitasi dengan didampingi psikiater dan psikolog memang harus dilakukan. Sehingga tingkat kecanduan seks yang dialami bisa menurun drastis dan hilang. Harus bisa dihilangkan kecanduannya, kasihan bisa mempengaruhi masa depannya," terangnya, Jumat (19/1).

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, dalam rehabilitasi tersebut, dua bocah tersebut bisa diberikan kesibukan atau pekerjaan yang menyita waktu. Sehingga, pikiran anak tersebut tidak lagi berpikir tentang seks. "Pikirannya biar tidak lagi mengarah ke sisi negatif, tetapi akan berpikir positif dan bisa beristirahat," ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya juga harus bisa menghindarkan kedua anak itu dari lingkungan yang "rawan".

Dikarenakan jika masih di lingkungan yang sama seperti lokalisasi Dolly dan Jarak maka akan kembali seperti semula. "Harus diawasi baik itu tingkah laku dan kesehariannya," ucapnya. Kepala DP5A Nanis Chairani mengatakan, tidak hanya mengawasi YK dan MT, pihaknya juga memberikan pendampingan terhadap tiga adik YK yang bisa terpengaruh kakaknya.

Adik YK yang masih berusia tujuh tahun, empat tahun dan satu tahun sering berinteraksi dengan YK. "Kami tidak ingin adiknya ikut-ikutan," terangnya. Menurutnya, bantuan psikater dan psikolog menjadi senjata utama untuk bisa menurunkan kecanduan seks. Peran keluarga akan diterjunkan untuk memberikan support terhadap YK dan adik-adiknya. "Kita terus pantau, termasuk juga saat sekolah," pungkasnya. (vga/nur/jpnn)


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 19:07

WAJIB BACA! Tes CPNS setelah Pilkada

Kapan kepastian tes CPNS tengah dimatangkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Minggu, 18 Februari 2018 19:02

Habib Rizieq: Ada Tiket, Besok Pulang

Dikabarkan tengah mengurus kepulangan ke Tanah Air, Imam Besar Front Pembela Indonesia (FPI) Habib…

Minggu, 18 Februari 2018 18:57

Menjijikkan, Memalukan, Anies Dilarang Ikut Jokowi ke Podium Piala Presiden

Aksi Paspampres melarang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mendampingi Presiden Joko Widodo naik…

Minggu, 18 Februari 2018 18:49

Ustad Somad Dicatut untuk Galang Dana

Jadi orang tenar ada juga tak enaknya. Inilah yang terjadi pada Ustaz Abdul Somad.  Sebagai pendakwah…

Jumat, 16 Februari 2018 19:39

Ongkos Pilkada Selangit, Korupsi Tak Terbendung

Sudah jadi rahasia umum, ongkos untuk bisa menjadi kepala daerah sangatlah mahal. Nah kondisi ini mendapat…

Jumat, 16 Februari 2018 19:36

Parpol Gagal, Banyak Calon di Pilkada Kena OTT KPK

Tertangkapnya sejumlah kepala daerah yang mencalonkan diri kembali di Pilkada 2018 merupakan bukti kegagalan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:28

Imlek Lepas Burung, Apa Maknanya?

Ada tradisi unik mengiringi perayaan Imlek.  Warga Tionghoa biasanya menjalankan tradisi melepas…

Jumat, 16 Februari 2018 19:22

Adakah Peluang Habib Rizieq Jadi Capres 2019

Di tengah maraknya pemberitaan persaingan Jokowi dan Prabowo, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib…

Jumat, 16 Februari 2018 19:17

Albothyl Berbahaya, DPR Kritik BPOM

Anggota DPR gerah dan mengkritik habis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ini berkait hasil bahaya…

Selasa, 13 Februari 2018 19:58

Belanja di Pasar, Tentara Tewas Didor

TNI berduka. Serangan separatis bersenjata di Papua menewaskan Anggota TNI Satgas Ban Timsus Sinak,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .