MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 16 Januari 2018 10:50
Samarinda KLB Difteri, Tak Perlu Panik
Nusyirwan Ismail

PROKAL.CO, SAMARINDA – Seturut dengan Kota Minyak, petaka difteri di Samarinda juga masuk kejadian luar biasa (KLB). Dengan demikian, warga patut waspada dan mulai jaga diri agar tidak terjangkit. Sebab, difteri sangat mudah menular lewat droplet. Yakni, melalui bersin, batuk, dan kontak langsung dengan penderita.

“Namun, masyarakat tak perlu khawatir,” ucap Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail, kemarin. Demi mereduksi penyebaran, kata dia, Pemkot Samarinda melakukan vaksin. Dimulai dari SMK 4, kemudian berlanjut ke kawasan Sungai Pinang. Sebanyak 1.300 orang terdiri dari siswa, guru, dan petugas sekolah divaksin, Senin (15/1) lalu. Yang menjadi perhatian adalah keluarga yang memiliki bayi atau anak. “Yang jelas, warga jangan panik. Bakteri ini ada obatnya dan bebas dari bahan turunan babi. Jadi, jangan takut,” tuturnya.

Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda juga melakukan gerakan imunisasi cegah difteri di seluruh Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu (Posyandu) Kota Tepian. “Silakan datang ke posyandu terdekat untuk mendapatkan vaksin khusus anak usia 2 bulan dan kurang dari 7 tahun,” imbaunya. Lanjut dia, untuk usia 7–19 tahun, vaksin dilakukan di sekolah secara selektif dan bertahap.

Dia menambahkan, selain memperkuat imun tubuh, dianjurkan untuk menerapkan tindakan pencegahan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sebab, bakteri mudah berkembang di lingkungan kotor. Kemudian, jaga sistem imun dengan mengonsumsi makanan sehat. “Ingat, vaksin tak dipungut biaya. Sebab, obatnya ditanggung pemerintah alias gratis,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda Slamet Soebagio memaparkan, bila masyarakat menemukan tanda-tanda difteri, misalnya demam atau nyeri ketika menelan, sebaiknya menghubungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan. Jadi, tak perlu panik, difteri penyakit bakterial yang bisa disembuhkan dengan imunisasi. “Sampai saat ini belum ada kematian,” ucapnya.

Hingga kini, lanjut dia, sudah 13 suspect–pasien memiliki gejala-gejala klinis khas difteri–yang ada di Samarinda. Enam orang diperbolehkan pulang lantaran telah mendapatkan pengobatan. “Sisanya masih tujuh yang diobservasi,” jelasnya. Untuk itu, kata dia, gunakan masker demi mencegah penyebaran. Perlu dipahami, penggunaan masker harus terbalik jika hendak menahan bakteri dari luar. Jadi, yang berwarna di bagian dalam (biru atau hijau) sementara yang putih di luar. Kecuali, hendak menahan bakteri keluar–khusus yang sakit–dianjurkan bagian putih di dalam dan yang berwarna di bagian luar.

“Mulai sekarang hindari pusat keramaian seperti mal atau pasar. Boleh pergi namun pakai masker,” pungkasnya. (ypl/iza/k8)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 08:00

MUI Kaltim Turut Mengecam

SAMARINDA – Perbuatan tak senonoh Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di lingkungan rumahnya,…

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Kamis, 15 November 2018 07:28

Pemkab Siap Hibahkan Lahan untuk Markas Kodim

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Selasa (13/11) lalu, menerima kunjungan…

Rabu, 14 November 2018 08:46

Ada Kemungkinan Korban Lain

SAMARINDA – Ulah Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di Jalan Rejo Mulyo, Kelurahan Lempake,…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…

Rabu, 14 November 2018 07:21

Raperda Harus Sesuai Kondisi Masyarakat

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh mengharapkan rancangan peraturan daerah…

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang mendidik kepada…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda masih minim. Terutama di…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Bahkan, Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .