MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 15 Januari 2018 09:47
Sebar Informasi Hoax, Denda Rp 1 M
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Kebiasaan menyebar kabar bohong atau hoax ke media sosial (medsos), meski sekadar iseng mendistribusikan ke dunia maya, siap-siap didenda Rp 1 miliar. Tak mampu membayar, terpaksa kurungan penjara enam tahun wajib dijalani.

“Makanya, sebelum disebar, kroscek kebenaran dan bisa dipertanggungjawabkan,” sebut Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Yustan Alpiani, Minggu (14/1). Mantan kasat Reskrim Polres Kutai Timur itu menguraikan, pelakunya jika terbukti sengaja menyebarkan bisa dijerat Pasal 28 Ayat 1 dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pada pasal tersebut disebutkan, setiap orang sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar. “Walapun hanya bercanda, namun bisa berpotensi merugikan orang lain,” kata Yustan. Jadi, setiap orang kini harus berhati-hati dalam menyebarkan pesan berantai lewat perangkat elektronik.

Sekarang banyak pesan melalui medsos, SMS, maupun email, hoax yang berseliweran. Yang meneruskan, disadari atau tidak, juga bisa kena karena dianggap turut mendistribusikan kabar bohong. “Kalau dapat pesan berantai yang sekiranya hoax, jangan sembarang diteruskan. Laporkan ke polisi,” imbaunya. Yustan mengatakan, pesan hoax bisa dilaporkan pidana karena sudah masuk delik hukum.

“Laporan diproses dan mulai penyidikan bekerja sama Kominfo dan segenap operator telekomunikasi,” paparnya. Diketahui, peraturan perundangan di Indonesia mengenai penyebaran kabar bohong ada pada UU No 11/2008 tentang ITE. Di, antaranya, Pasal 1 berisi setiap orang sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.

Kemudian Pasal 2, setiap orang sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). (aim/iza/k8)

 

 


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…

Kamis, 06 Desember 2018 08:08

Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mulawarman Terbaik Ketiga

BALIKPAPAN – Pembinaan teritorial oleh Kodam VI/Mulawarman mendapat apresiasi dari…

Rabu, 05 Desember 2018 08:37

Terancam Penjara Seumur Hidup

BALIKPAPAN – Hukuman berat penanti Hasto Purnomo (47), tersangka pembakar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .