MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Senin, 15 Januari 2018 09:46
Ngaku Sudah Nikah, Nginap Seminggu Lapor Polisi

Polisi Tak Bosan Beri “Pelajaran” ke Pasangan Mesum

TERJARING RAZIA: Sejumlah pasangan bukan suami-istri dibawa ke Polsek Sungai Pinang dini hari kemarin setelah didapati sekamar.

PROKAL.CO, Penyakit masyarakat, misalnya kencan di kamar hotel bagi pasangan bukan suami-istri, tentunya tidak dibenarkan. Polisi juga tak tinggal diam. Demi mengurangi aktivitas tersebut, seluruh jajaran kepolisian di ibu kota Kaltim melaksanakan operasi.

JELANG dini hari, polisi berpakaian sipil dan berseragam lengkap bertolak dari markas di Jalan DI Pandjaitan. Anggota Polsek Sungai Pinang mengarah ke dua hotel kelas melati di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang. “Kan akhir pekan, biasanya mereka (pasangan bukan suami-istri) ada yang sewa kamar untuk kencan,” sebut Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ervin Suryatna.

Hotel Rahmat Abadi adalah yang pertama diperiksa polisi. Di sana, tiga pasangan dari kamar berbeda kedapatan tengah menikmati kencan. Mereka yang terjaring tak bisa berbuat banyak saat diminta polisi menunjukkan surat atau bukti pernikahan. “Sudah nikah, tapi siri,” celetuk seorang pasangan. Namun, petugas yang tak percaya lantas membawa mereka ke markas kepolisian.

Meski sudah dewasa, pasangan bukan suami-istri itu terkejut dengan kedatangan aparat bersama personel gabungan dari Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM). Polisi juga mencurigai kamar yang berisi pengunjung namun tak keluar. Setelah diketuk berkali-kali, suara perempuan merespons dari dalam. “Iya ya, Pak, sebentar,” teriaknya. Gestur terburu-buru dan napas tak beraturan tampak saat seseorang dari dalam membuka pintu. Polisi langsung masuk. Rupanya, ada empat orang. Polisi lantas menggeledah. Hasilnya, petugas mendapati dua paket narkoba. Diduga, empat orang yang identitasnya belum dibeberkan aparat itu sedang pesta narkoba.

Ditegaskan Ervin, khusus narkoba, pihaknya meminta keterangan mereka. “Dari mana beli barangnya,” sebut Ervin. Tak hanya hotel kelas melati, polisi memeriksa beberapa tempat hiburan, antara lain biliar dan kafe. “Kami antisipasi pendatang ilegal,” sambungnya. Khusus kepada penyedia jasa penginapan, agar memperhatikan benar-benar identitas penyewa dan barang bawaan. “Kalau lebih dari seminggu menginap, segera hubungi polisi,” tegasnya. Sebab, polisi tak ingin kecolongan ada aktivitas pendatang yang diduga kelompok radikal atau terorisme. (*/dra/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 07:23

“Awalnya Getaran, lalu Suara Menggelegar, Kami Pun Langsung Lari”

Ketika Gunung Merapi mengalami letusan freatik kemarin (11/5), ratusan pendaki tengah memasak, mengopi,…

Sabtu, 12 Mei 2018 06:30

Jelang Ramadan, Penjualan Meningkat 300 Persen

Perabotan dari jati jepara masih menjadi idola masyarakat karena memiliki kualitas mumpuni. Sempat kehilangan…

Sabtu, 05 Mei 2018 11:36

Istri Lebih Enjoy dengan Sex Toys, Suami Pilih Cerai

Salah satu tujuan menikah adalah untuk menyalurkan hasrat biologis. Namun, bagaimana jadinya jika suami…

Sabtu, 05 Mei 2018 07:45

Inisialnya Ada di Pemandian Air Panas, Lokasi Jet Ski, sampai Makam

Di saat Mustofa Kamal Pasa tersandung kasus korupsi, belum ada rencana mengubah nama berbagai tempat…

Sabtu, 28 April 2018 06:22

Pariwisata Harusnya Sumbang Porsi Ekonomi Lebih Besar

Kendati punya surga bernama Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua, nyatanya kontribusi sektor pariwisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .