MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 15 Januari 2018 09:29
Beda Nasib Saudara Kembar

PROKAL.CO, INSTITUT Seni dan Budaya Indonesia Kaltim dirintis bersama-sama Institut Teknologi Kalimantan. ISBI Kaltim didirikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, sedangkan ITK mengambil lokasi di Balikpapan. Dua institut itu mulai disiapkan pada 2012.

Pada mulanya, ITK dan ISBI berstatus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Mahasiswa ITK dititipkan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Mahasiswa ISBI Kaltim, oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ditaruh di Institut Seni Indonesia Jogjakarta. Seluruh mahasiswa kedua perguruan tinggi juga sama-sama menerima beasiswa Kaltim Cemerlang.

Penitipan mahasiswa berjalan sampai satuan kerja perguruan tinggi masing-masing dinyatakan siap. Proses itu tertuang dalam kerja sama antara perguruan tinggi pendamping, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), serta Pemprov Kaltim.

Enam tahun sejak dilahirkan, ISBI dan ITK berbeda jalan. Pada saat ITK sudah berbentuk satker dan membangun gedung kuliah, ISBI seperti diam di tempat. Institut itu justru menumpang di Kompleks Museum Mulawarman dan tetap berstatus rintisan sampai sekarang.

Nasib ITK jauh lebih baik. Kampus ITK berdiri di luar pusat kotadi Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Dua gedung perkuliahan yang dilapisi cat putih menjulang gagah. Bangunan dengan sentuhan desain minimalis menyimpan kesan modern dengan warna hijau di sekitarnya.

Gedung A dan Gedung B itulah yang menjadi pusat kegiatan ITK. Dua-duanya sama-sama difungsikan sebagai gedung kuliah. Kapasitas kedua struktur yang memiliki 40 kelas mampu menampung sekitar 3.000 mahasiswa. Satu kelas bisa diisi sampai 80 orang.

Tidak seperti saudaranya, ISBI Kaltim, ITK ditunjang fasilitas nan lengkap. Aula serbaguna, auditorium audio-visual, ruang musik, sembilan laboratorium, ruang rektorat, sampai perpustakaan telah tersedia. Kehadiran Pojok Bank Indonesia sampai kantor cabang BNI memberi tambahan kemudahan bagi mahasiswa. Begitu juga kehadiran ruang sekretariat organisasi mahasiswa, kantin, creative hall, tempat parkir bertingkat, hingga taman. Hanya konstruksi Gedung C dan Gedung D yang masih terbengkalai.

Pekan lalu, beberapa mahasiswa sibuk di Laboratorium Teknik Elektro dan Teknik Mesin ketika perkuliahan sedang libur semester ganjil. Mereka rupanya asyik mengadakan penelitian. Segudang peralatan dan perangkat praktik tersedia. Alat-alat tersebut kebanyakan bantuan perusahaan.

ITK, bersama-sama ISBI Kaltim, berdiri pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lewat ITK, pemerintah berharap mengurangi kesenjangan pembangunan manusia antara Pulau Jawa dan wilayah Indonesia bagian timur. ITK mendapatkan status perguruan tinggi negeri pada 6 Oktober 2014 melalui Peraturan Presiden 125/2014.

Kemajuan ITK hingga sekarang diakui Sulistijono selaku rektor. Guru besar itu menyatakan, Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan memiliki peran yang banyak. Pembebasan lahan, misalnya, sudah terealisasi 60 hektare dari 300 hektare yang direncanakan. Lahan sisa 240 hektare sekarang memasuki tahap pembebasan.

Sama pula dengan ISBI Kaltim, Pemprov Kaltim mengucurkan bantuan pendidikan kepada ratusan mahasiswa ITK melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang. “Mahasiswa juga mendapatkan beasiswa dari banyak pihak,” ujarnya.

Sumbangsih Pemkot Balikpapan adalah membangun jalan masuk ITK dari Kilometer 13 dan Kilometer 15. Jaringan listrik, air bersih, telepon, sampai izin praktikum, juga dibantu penuh.

"Koordinasi dan komunikasi adalah kunci penting pembangunan ITK," kata Sulis, sapaan akrab sang rektor.

Bagi-bagi tugas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, berjalan lancar. Pemerintah pusat membangun gedung perkuliahan, provinsi menyiapkan dana pengadaan lahan, pemkot membebaskan lahan. Bagian Perencanaan ITK mencatat, pemerintah pusat telah mengguyur Rp 50 miliar untuk pembangunan kampus. Gedung A selesai pada 2015, Gedung B menyusul setahun kemudian. ITK sempat mengajukan usulan pembangunan Gedung C dan Gedung D pada 2016 sebesar Rp 51,5 miliar. Namun, APBN perubahan yang cair hanya Rp 10 miliar per September 2016. Dana itu dipakai untuk mendirikan fondasi Gedung C dan D. Kondisi APBN yang kurang sehat membuat pembangunan tersendat.

Padahal, jumlah mahasiswa ITK terus bertambah. Sebanyak 2.091 mahasiswa saat ini terbagi dalam 13 program studi. Menurut rencana, ITK menambah seribu mahasiswa lagi tahun ini. Tanpa gedung kuliah baru, Sulis khawatir kampus makin sesak.

Untuk mengakalinya, rektorat mencari sumber dana alternatif. ITK mengajukan proposal hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Proposal juga dikirim kepada Japan International Cooperation Agency (JICA), Asian Development Bank (ADB), sampai hibah Islamic Development Bank (IDB).

“Belum membuahkan hasil," kata Sulis. Namun, ITK diundang pemerintah pusat mempresentasikan proposal SBSN beberapa hari lalu. "Mohon doanya,” kunci Sulis. (gel/riz/fel/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 12:50

Lahan Perumahan Masuk Zona Hijau, Kapan Revisi RTRW Samarinda?

SAMARINDA – Para pengembang hunian di Kaltim saat ini masih…

Rabu, 20 Februari 2019 12:23

Hanya 62 Persen Siswa Yang Mendaftar SNMPTN

 JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)…

Rabu, 20 Februari 2019 09:20

Setelah Saling Serang, Dua Kampus Damai, Pasangan Diminta Putus

SAMARINDA–Keributan antarmahasiswa dua perguruan tinggi, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes)…

Selasa, 19 Februari 2019 14:27

TEPOK JIDAT..!! Ganti Rugi Rp 18 Triliun, Baru Dibayar Rp 32 Miliar

JAKARTA – Dalam debat calon presiden kemarin malam (17/2), Calon…

Selasa, 19 Februari 2019 14:01

Kejadian Lagi..!! Video Mesum Pelajar Samarinda Kembali Tersebar

DUA video durasi singkat dengan isi mengandung pornografi, menyebar. Diduga…

Selasa, 19 Februari 2019 12:22

BERANI NGGA? WALHI Tantang Jokowi Ungkap Lahan Negara yang Dikuasai Orang Dalam Timnya

JAKARTA- Terkait dengan lahan Hak Guna Usaha (HGU), Wahana Lingkungan…

Selasa, 19 Februari 2019 12:10

Jalan Samarinda - Muara Badak Berlubang, Bikin Suami Istri Tewas Ditabrak Truk

TENGGARONG - Sepasang suami istri tewas dalam kecelakaan di Jalan…

Selasa, 19 Februari 2019 12:08

Ada Tambang atau Tidak, Ngga Tau...

Debat calon presiden (capres), Minggu (17/2) malam, masih menyisakan banyak…

Selasa, 19 Februari 2019 10:31

Heboh Video Keributan saat Debat, Ini Kata TKN

Pendukung kedua pasangan calon presiden sempat terlibat adu mulut saat…

Selasa, 19 Februari 2019 10:13

Prabowo Diklaim Jujur daripada Jokowi, Bahkan BPN Bilang Wapres JK Mengakui

Penampilan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto saat debat capres…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*