MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 15 Januari 2018 09:29
Beda Nasib Saudara Kembar

PROKAL.CO, INSTITUT Seni dan Budaya Indonesia Kaltim dirintis bersama-sama Institut Teknologi Kalimantan. ISBI Kaltim didirikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, sedangkan ITK mengambil lokasi di Balikpapan. Dua institut itu mulai disiapkan pada 2012.

Pada mulanya, ITK dan ISBI berstatus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Mahasiswa ITK dititipkan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Mahasiswa ISBI Kaltim, oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ditaruh di Institut Seni Indonesia Jogjakarta. Seluruh mahasiswa kedua perguruan tinggi juga sama-sama menerima beasiswa Kaltim Cemerlang.

Penitipan mahasiswa berjalan sampai satuan kerja perguruan tinggi masing-masing dinyatakan siap. Proses itu tertuang dalam kerja sama antara perguruan tinggi pendamping, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), serta Pemprov Kaltim.

Enam tahun sejak dilahirkan, ISBI dan ITK berbeda jalan. Pada saat ITK sudah berbentuk satker dan membangun gedung kuliah, ISBI seperti diam di tempat. Institut itu justru menumpang di Kompleks Museum Mulawarman dan tetap berstatus rintisan sampai sekarang.

Nasib ITK jauh lebih baik. Kampus ITK berdiri di luar pusat kotadi Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Dua gedung perkuliahan yang dilapisi cat putih menjulang gagah. Bangunan dengan sentuhan desain minimalis menyimpan kesan modern dengan warna hijau di sekitarnya.

Gedung A dan Gedung B itulah yang menjadi pusat kegiatan ITK. Dua-duanya sama-sama difungsikan sebagai gedung kuliah. Kapasitas kedua struktur yang memiliki 40 kelas mampu menampung sekitar 3.000 mahasiswa. Satu kelas bisa diisi sampai 80 orang.

Tidak seperti saudaranya, ISBI Kaltim, ITK ditunjang fasilitas nan lengkap. Aula serbaguna, auditorium audio-visual, ruang musik, sembilan laboratorium, ruang rektorat, sampai perpustakaan telah tersedia. Kehadiran Pojok Bank Indonesia sampai kantor cabang BNI memberi tambahan kemudahan bagi mahasiswa. Begitu juga kehadiran ruang sekretariat organisasi mahasiswa, kantin, creative hall, tempat parkir bertingkat, hingga taman. Hanya konstruksi Gedung C dan Gedung D yang masih terbengkalai.

Pekan lalu, beberapa mahasiswa sibuk di Laboratorium Teknik Elektro dan Teknik Mesin ketika perkuliahan sedang libur semester ganjil. Mereka rupanya asyik mengadakan penelitian. Segudang peralatan dan perangkat praktik tersedia. Alat-alat tersebut kebanyakan bantuan perusahaan.

ITK, bersama-sama ISBI Kaltim, berdiri pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lewat ITK, pemerintah berharap mengurangi kesenjangan pembangunan manusia antara Pulau Jawa dan wilayah Indonesia bagian timur. ITK mendapatkan status perguruan tinggi negeri pada 6 Oktober 2014 melalui Peraturan Presiden 125/2014.

Kemajuan ITK hingga sekarang diakui Sulistijono selaku rektor. Guru besar itu menyatakan, Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan memiliki peran yang banyak. Pembebasan lahan, misalnya, sudah terealisasi 60 hektare dari 300 hektare yang direncanakan. Lahan sisa 240 hektare sekarang memasuki tahap pembebasan.

Sama pula dengan ISBI Kaltim, Pemprov Kaltim mengucurkan bantuan pendidikan kepada ratusan mahasiswa ITK melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang. “Mahasiswa juga mendapatkan beasiswa dari banyak pihak,” ujarnya.

Sumbangsih Pemkot Balikpapan adalah membangun jalan masuk ITK dari Kilometer 13 dan Kilometer 15. Jaringan listrik, air bersih, telepon, sampai izin praktikum, juga dibantu penuh.

"Koordinasi dan komunikasi adalah kunci penting pembangunan ITK," kata Sulis, sapaan akrab sang rektor.

Bagi-bagi tugas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, berjalan lancar. Pemerintah pusat membangun gedung perkuliahan, provinsi menyiapkan dana pengadaan lahan, pemkot membebaskan lahan. Bagian Perencanaan ITK mencatat, pemerintah pusat telah mengguyur Rp 50 miliar untuk pembangunan kampus. Gedung A selesai pada 2015, Gedung B menyusul setahun kemudian. ITK sempat mengajukan usulan pembangunan Gedung C dan Gedung D pada 2016 sebesar Rp 51,5 miliar. Namun, APBN perubahan yang cair hanya Rp 10 miliar per September 2016. Dana itu dipakai untuk mendirikan fondasi Gedung C dan D. Kondisi APBN yang kurang sehat membuat pembangunan tersendat.

Padahal, jumlah mahasiswa ITK terus bertambah. Sebanyak 2.091 mahasiswa saat ini terbagi dalam 13 program studi. Menurut rencana, ITK menambah seribu mahasiswa lagi tahun ini. Tanpa gedung kuliah baru, Sulis khawatir kampus makin sesak.

Untuk mengakalinya, rektorat mencari sumber dana alternatif. ITK mengajukan proposal hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Proposal juga dikirim kepada Japan International Cooperation Agency (JICA), Asian Development Bank (ADB), sampai hibah Islamic Development Bank (IDB).

“Belum membuahkan hasil," kata Sulis. Namun, ITK diundang pemerintah pusat mempresentasikan proposal SBSN beberapa hari lalu. "Mohon doanya,” kunci Sulis. (gel/riz/fel/k8)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 11:40

BPK Akui Sulit Awasi Desa

BALIKPAPAN - Alokasi dana desa yang saat ini pagunya bisa sampai 2-3 miliar per desa, menjadi tantangan…

Selasa, 13 November 2018 10:24

DUH PAYAH..!! Persentase Kelulusan CPNS Masih Rendah

TANA PASER–Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Assessment Center Kantor Badan…

Selasa, 13 November 2018 07:35

Tugboat Batu Bara Tenggelam di Perairan Bunyu, Dua ABK Belum Ditemukan

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi. Kali ini, sebuah…

Selasa, 13 November 2018 06:41

YESS..!! Merpati Siap Kembali Mengudara Tahun Depan

JAKARTA – Setelah mengalami penghentian operasi pada 2014 silam, maskapai pelat merah, Merpati,…

Senin, 12 November 2018 11:00

KENA PAJAK..?? Menteri Keuangan Bakal Wajibkan Mahasiswa Miliki NPWP

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana mewajibkan seluruh mahasiswa di Indonesia memiliki…

Senin, 12 November 2018 10:37

Angel dan Jose Makin Intim, Dikabarkan Sudah Menikah

Hubungan Angel Karamoy dengan sutradara Jose Poernomo makin intim. Buktinya, Jose Poernomo semakin sering…

Senin, 12 November 2018 10:28

Marquez Rayakan Gelar Dunia ke 7 di Kampung Halaman

UNTUK merayakan gelar juara dunia ketujuhnya, atau kelima di kelas MotoGP, Marc Marquez, pada Sabtu…

Senin, 12 November 2018 10:20

LUCU JUGA..!! Perusahaan Air Masih Terkendala Air

TANA PASER–Sepekan terakhir, masyarakat Paser, khususnya Kecamatan Tanah Grogot, mengeluhkan pelayanan…

Senin, 12 November 2018 08:49

Klasifikasikan Kualitas Pasangan, Kemampuan Biologis Juga Ditanya

Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah berhasil menyelenggarakan pernikahan mubarakah, Minggu (11/11).…

Minggu, 11 November 2018 11:11

Pulang, KRI Bima Suci Banyak Sabet Penghargaan

 Setelah mengelilingi lima negara selama 100 hari untuk mengikuti event internasional, Kapal Republik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .