MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 15 Januari 2018 09:29
Beda Nasib Saudara Kembar

PROKAL.CO, INSTITUT Seni dan Budaya Indonesia Kaltim dirintis bersama-sama Institut Teknologi Kalimantan. ISBI Kaltim didirikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, sedangkan ITK mengambil lokasi di Balikpapan. Dua institut itu mulai disiapkan pada 2012.

Pada mulanya, ITK dan ISBI berstatus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Mahasiswa ITK dititipkan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Mahasiswa ISBI Kaltim, oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ditaruh di Institut Seni Indonesia Jogjakarta. Seluruh mahasiswa kedua perguruan tinggi juga sama-sama menerima beasiswa Kaltim Cemerlang.

Penitipan mahasiswa berjalan sampai satuan kerja perguruan tinggi masing-masing dinyatakan siap. Proses itu tertuang dalam kerja sama antara perguruan tinggi pendamping, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), serta Pemprov Kaltim.

Enam tahun sejak dilahirkan, ISBI dan ITK berbeda jalan. Pada saat ITK sudah berbentuk satker dan membangun gedung kuliah, ISBI seperti diam di tempat. Institut itu justru menumpang di Kompleks Museum Mulawarman dan tetap berstatus rintisan sampai sekarang.

Nasib ITK jauh lebih baik. Kampus ITK berdiri di luar pusat kotadi Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Dua gedung perkuliahan yang dilapisi cat putih menjulang gagah. Bangunan dengan sentuhan desain minimalis menyimpan kesan modern dengan warna hijau di sekitarnya.

Gedung A dan Gedung B itulah yang menjadi pusat kegiatan ITK. Dua-duanya sama-sama difungsikan sebagai gedung kuliah. Kapasitas kedua struktur yang memiliki 40 kelas mampu menampung sekitar 3.000 mahasiswa. Satu kelas bisa diisi sampai 80 orang.

Tidak seperti saudaranya, ISBI Kaltim, ITK ditunjang fasilitas nan lengkap. Aula serbaguna, auditorium audio-visual, ruang musik, sembilan laboratorium, ruang rektorat, sampai perpustakaan telah tersedia. Kehadiran Pojok Bank Indonesia sampai kantor cabang BNI memberi tambahan kemudahan bagi mahasiswa. Begitu juga kehadiran ruang sekretariat organisasi mahasiswa, kantin, creative hall, tempat parkir bertingkat, hingga taman. Hanya konstruksi Gedung C dan Gedung D yang masih terbengkalai.

Pekan lalu, beberapa mahasiswa sibuk di Laboratorium Teknik Elektro dan Teknik Mesin ketika perkuliahan sedang libur semester ganjil. Mereka rupanya asyik mengadakan penelitian. Segudang peralatan dan perangkat praktik tersedia. Alat-alat tersebut kebanyakan bantuan perusahaan.

ITK, bersama-sama ISBI Kaltim, berdiri pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lewat ITK, pemerintah berharap mengurangi kesenjangan pembangunan manusia antara Pulau Jawa dan wilayah Indonesia bagian timur. ITK mendapatkan status perguruan tinggi negeri pada 6 Oktober 2014 melalui Peraturan Presiden 125/2014.

Kemajuan ITK hingga sekarang diakui Sulistijono selaku rektor. Guru besar itu menyatakan, Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan memiliki peran yang banyak. Pembebasan lahan, misalnya, sudah terealisasi 60 hektare dari 300 hektare yang direncanakan. Lahan sisa 240 hektare sekarang memasuki tahap pembebasan.

Sama pula dengan ISBI Kaltim, Pemprov Kaltim mengucurkan bantuan pendidikan kepada ratusan mahasiswa ITK melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang. “Mahasiswa juga mendapatkan beasiswa dari banyak pihak,” ujarnya.

Sumbangsih Pemkot Balikpapan adalah membangun jalan masuk ITK dari Kilometer 13 dan Kilometer 15. Jaringan listrik, air bersih, telepon, sampai izin praktikum, juga dibantu penuh.

"Koordinasi dan komunikasi adalah kunci penting pembangunan ITK," kata Sulis, sapaan akrab sang rektor.

Bagi-bagi tugas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, berjalan lancar. Pemerintah pusat membangun gedung perkuliahan, provinsi menyiapkan dana pengadaan lahan, pemkot membebaskan lahan. Bagian Perencanaan ITK mencatat, pemerintah pusat telah mengguyur Rp 50 miliar untuk pembangunan kampus. Gedung A selesai pada 2015, Gedung B menyusul setahun kemudian. ITK sempat mengajukan usulan pembangunan Gedung C dan Gedung D pada 2016 sebesar Rp 51,5 miliar. Namun, APBN perubahan yang cair hanya Rp 10 miliar per September 2016. Dana itu dipakai untuk mendirikan fondasi Gedung C dan D. Kondisi APBN yang kurang sehat membuat pembangunan tersendat.

Padahal, jumlah mahasiswa ITK terus bertambah. Sebanyak 2.091 mahasiswa saat ini terbagi dalam 13 program studi. Menurut rencana, ITK menambah seribu mahasiswa lagi tahun ini. Tanpa gedung kuliah baru, Sulis khawatir kampus makin sesak.

Untuk mengakalinya, rektorat mencari sumber dana alternatif. ITK mengajukan proposal hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Proposal juga dikirim kepada Japan International Cooperation Agency (JICA), Asian Development Bank (ADB), sampai hibah Islamic Development Bank (IDB).

“Belum membuahkan hasil," kata Sulis. Namun, ITK diundang pemerintah pusat mempresentasikan proposal SBSN beberapa hari lalu. "Mohon doanya,” kunci Sulis. (gel/riz/fel/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 15:00
Real Madrid vs Liverpool

Asal Bukan Real

KIEV  –  Sentimen anti-Real Madrid sudah telanjur terbentuk. Terutama sejak Real melangkah…

Sabtu, 26 Mei 2018 14:11

Kerja Sama dengan AP I Operasikan APT Pranoto, Pemprov Kejar Pendapatan

SAMARINDA  –  Pemprov Kaltim disebut telah menandatangani nota kesepahaman dengan Angkasa…

Sabtu, 26 Mei 2018 14:00
Stadion Palaran yang Rusak

AIIHH..!! Ternyata, Gubernur Enggak Kuat Merawat

SAMARINDA  –  Rusaknya sejumlah fasilitas Stadion Utama Palaran, Samarinda memang tidak…

Sabtu, 26 Mei 2018 02:23

Mangkrak sejak Era Bupati Isran Noor

LAMA tak terdengar, Pembangkit Listrik Tenaga Gas Batu Bara (PLTGB) Kabo di Jalan Kabo Jaya, Desa Swarga…

Jumat, 25 Mei 2018 21:00
Bandara APT Pranoto Sejarah Baru Samarinda

Sementara Buka Rute Kaltim-Kaltara, Mimpi Selanjutnya, Layani Penerbangan ke Tanah Suci

SAMARINDA – Mimpi warga Kota Tepian memiliki bandara representatif akhirnya terwujud. Sejarah…

Jumat, 25 Mei 2018 09:00

Delapan Anak Tangga ke Museum Jadi Tempat Mengenang

Sebulan jelang peringatan dua tahun teror truk di Nice, Prancis, tidak tampak pengamanan berlebihan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:00
Tiga Tahun Minim Perawatan, Sana Sini Stadion Palaran Rusak

YA ALLAH..!! Lihatlah Kondisi Stadion Utama Palaran, Dulu Disayang, Kini “Dibuang”

SAMARINDA -  Pemprov Kaltim begitu menggebu-gebu membangun Stadion Utama Palaran, Samarinda, saat…

Kamis, 24 Mei 2018 13:10

Anggaran Menyusut, Banjir Berlarut-larut

SAMARINDA – Pemkot Samarinda dinilai tak serius mencegah banjir. Program yang dijalankan tidak…

Kamis, 24 Mei 2018 13:00

Saksi Rita Tegaskan Keberadaan Tim 11

JAKARTA – Keberadaan tim khusus yang terlibat langsung dalam roda pemerintahan Bupati Kutai Kartanegara…

Kamis, 24 Mei 2018 08:46

No Tibo No Party

SAMARINDA - Paceklik kemenangan Borneo FC di enam laga akhirnya pecah di Stadion Segiri, semalam (23/5).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .