MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:16
Mayoritas OPD Ingin Tambah Pegawai

Proses Anjab-ABK Rampung, Penetapan SK Formasi CPNS Masih Berproses

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Rencana perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemkot Samarinda masih berproses. Formasi CPNS hingga kini masih disusun. Penyusunan itu diperkirakan rampung bulan ini. Saat ini, analisis jabatan dan analisis beban kerja (anjab-ABK) terkait usulan CPNS telah rampung dibuat Bagian Organisasi Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda. Selanjutnya, menunggu bagian hukum membuat telaah hukum lalu menerbitkan surat keputusan (SK) tentang formasi CPNS.

Meski begitu, telaahan tersebut akan dikoreksi lagi oleh Badan Pendidikan Kepegawaian Daerah (BPKD) Samarinda. Hal itu disampaikan Kabag Organisasi Setkot Samarinda Siami Misnam. Analisis tersebut diakuinya tidak mudah dan memakan waktu cukup lama. Pihaknya bahkan menyusun sejak November tahun lalu.

Adapun tugas analisis yang dilakukannya adalah mengkaji usulan dari semua organisasi perangkat daerah (OPD). “Seperti perlukah melakukan perekrutan baru atau cukup dengan formasi awal. Sebagian besar OPD mengusulkan penambahan pegawai. Alasannya karena beberapa PNS ada yang memasuki masa purnatugas sehingga butuh regenerasi,” ujarnya.

Siami mencontohkan, Dinas Perpustakaan yang butuh tenaga kebersihan untuk taman edukasi yang bertempat di Jalan Kusuma Bangsa. Cakupan kerjanya hingga ke Taman Makam Pahlawan (TMP), Jalan Pahlawan. Jadi, estimasi tenaga yang dibutuhkan mencapai enam orang. Memang jumlah SDM berpengaruh terhadap kinerja OPD. “Semakin banyak orang ternyata tugas semakin ringan,” jelasnya.

Namun, jumlah tenaga yang kemungkinan diberikan bisa tidak sesuai keinginan OPD. Apabila OPD terkait tetap bersikeras, maka pilihannya cuma dua. Mempekerjakan tenaga baru dengan sistem outsourcing atau pembaruan kontrak. “Atau masuk di jabatan struktural tapi jumlahnya dibatasi,” katanya.

Dan hal itu pun diberlakukan bagi semua OPD. Contoh lain ada pada bidang pengelolaan data di sejumlah OPD yang diusulkan ditambah. Namun, pilihan itu dianggap dilematis. Sebab, masih ada tenaga honorer yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja. “Masing-masing OPD itu kasusnya berbeda, enggak sama. Itu yang kami analisis jadi tugas kami cukup berat,” sebutnya.

Meski demikian, tidak semua OPD mengajukan penambahan. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), salah satunya. Menurut Saimi, SDM di OPD tersebut masih cukup. Alasan lain adalah Balitbangda sudah mengajukan permohonan pada tahun lalu. Meski begitu, Balitbangda diharapkan tidak hanya mengajukan. Melainkan dapat mencari sendiri tenaga peneliti. “Masih ada peneliti dari pemprov yang bisa ditarik ke sini (pemkot). Statusnya hanya pindah jabatan, tapi pangkat tetap,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pendidikan Kepegawaian Daerah (BPKD) Samarinda Arliansyah membenarkan usulan penambahan formasi itu. Pihaknya mengatakan saat ini pemkot masih lakukan analisis kebutuhan pegawai. Hasil analisis itu akan diserahkan kepada kementerian. Atas dasar itu pula, pihaknya belum bisa membeber berapa jumlah PNS yang dibutuhkan saat ini. “Untuk analisis jabatan, kami masih persiapkan sarana dan prasarananya. Kami akan usulkan secepatnya. Kalau bisa bulan ini diusulkan,” katanya.

Termasuk pula kapan jadwal dan seleksi CPNS, Arliansyah mengaku belum tahu. Jadwal nantinya ditentukan oleh kementerian. Kemudian, usulan formasi PNS pun belum tentu dikabulkan sepenuhnya. “Belum tentu semua jumlah dan formasi yang diusulkan diterima. Keputusan tetap pada kementerian,” tegas Arliansyah. (*/dq/iza/k8)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*