MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:13
Korban Kedua Keganasan Sungai Mahakam
-

PROKAL.CO, HUJAN lebat mengguyur sebagian besar Kota Tepian. Hal itu seolah menjadi pertanda musibah datang di tengah keluarga Ahmad dan Sumarni. Ibnu, anak pasangan suami-istri yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) itu, kembali ke rumah tinggal nama. Jumat (12/1), remaja tersebut menjadi korban keganasan Sungai Mahakam.

Kejadian sekitar pukul 15.15 Wita itu membuat Sumarni sedih bukan kepalang. Dia terkejut ketika dihampiri tetangganya yang mengabarkan Ibnu tenggelam saat bermain dengan teman-teman di lingkungan rumahnya, Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang.

Saksi mata dalam peristiwa tersebut adalah Sulbahri, bocah 10 tahun yang saat itu bersama korban. “Mainan sama-sama, tapi hujan nggak deras,” ujarnya. Bocah itu juga menyebut, dia bersama korban bermain di atas kapal. Lanjut Sulbahri, saat kejadian, dia tak melihat pasti. Hanya mendengar suara orang jatuh. “Langsung teriak minta tolong,” lanjutnya.

Sumarni, ibu kandung korban yang mendengar kabar tak diinginkan itu langsung menuju lokasi. Sumarni hanya bisa menangis. Sementara warga sekitar langsung berusaha mencari di sekitar lokasi. Matanya tak berhenti memandang ke sungai sepanjang 920 km itu.

Tak lama, tubuh Ibnu berhasil ditemukan. Meski tak butuh waktu lama, korban kedua ganasnya Sungai Mahakam itu tetap tak selamat. Jasad Ibnu dibawa ke RSUD Inche Abdoel Moeis. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan keluarga.

Perihal kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda Iptu Purwo Asmadi mengatakan terkejut. “Memang ada, terkait penyebabnya jelasnya masih kami telusuri,” sebutnya. Namun, orangtua dan beberapa teman korban sudah ada yang dimintai keterangan. Tewasnya Ibnu di Sungai Mahakam menambah daftar korban pada Januari. Sebelumnya Hairuddin (25), pemuda asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tenggelam pada Kamis (4/1). (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*