MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:13
Korban Kedua Keganasan Sungai Mahakam
-

PROKAL.CO, HUJAN lebat mengguyur sebagian besar Kota Tepian. Hal itu seolah menjadi pertanda musibah datang di tengah keluarga Ahmad dan Sumarni. Ibnu, anak pasangan suami-istri yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) itu, kembali ke rumah tinggal nama. Jumat (12/1), remaja tersebut menjadi korban keganasan Sungai Mahakam.

Kejadian sekitar pukul 15.15 Wita itu membuat Sumarni sedih bukan kepalang. Dia terkejut ketika dihampiri tetangganya yang mengabarkan Ibnu tenggelam saat bermain dengan teman-teman di lingkungan rumahnya, Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang.

Saksi mata dalam peristiwa tersebut adalah Sulbahri, bocah 10 tahun yang saat itu bersama korban. “Mainan sama-sama, tapi hujan nggak deras,” ujarnya. Bocah itu juga menyebut, dia bersama korban bermain di atas kapal. Lanjut Sulbahri, saat kejadian, dia tak melihat pasti. Hanya mendengar suara orang jatuh. “Langsung teriak minta tolong,” lanjutnya.

Sumarni, ibu kandung korban yang mendengar kabar tak diinginkan itu langsung menuju lokasi. Sumarni hanya bisa menangis. Sementara warga sekitar langsung berusaha mencari di sekitar lokasi. Matanya tak berhenti memandang ke sungai sepanjang 920 km itu.

Tak lama, tubuh Ibnu berhasil ditemukan. Meski tak butuh waktu lama, korban kedua ganasnya Sungai Mahakam itu tetap tak selamat. Jasad Ibnu dibawa ke RSUD Inche Abdoel Moeis. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan keluarga.

Perihal kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda Iptu Purwo Asmadi mengatakan terkejut. “Memang ada, terkait penyebabnya jelasnya masih kami telusuri,” sebutnya. Namun, orangtua dan beberapa teman korban sudah ada yang dimintai keterangan. Tewasnya Ibnu di Sungai Mahakam menambah daftar korban pada Januari. Sebelumnya Hairuddin (25), pemuda asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tenggelam pada Kamis (4/1). (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 10:55
Hasil Tes Kesehatan Balon Kepala Daerah

Jangan Harap Detailnya

SAMARINDA – Hasil pemeriksaan kesehatan empat pasang bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil…

Rabu, 17 Januari 2018 10:50

DANGER..!!! Satu Tahanan Positif Difteri

SAMARINDA – Bahaya difteri terus menghantui masyarakat ibu kota Kaltim. Jumlah kasus yang terus…

Rabu, 17 Januari 2018 08:37

Gubernur Hadiri Harlah Ke-92 NU

BALIKPAPAN – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memuji kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam…

Rabu, 17 Januari 2018 08:34

Awang: Kaltim Belum KLB Difteri

BALIKPAPAN - Kaltim belum KLB difteri. Demikian ditegaskan Gubernur Awang Faroek Ishak kepada para wartawan…

Rabu, 17 Januari 2018 08:33

Pandailah Melihat Peluang Usaha

SAMARINDA - Sebanyak 359 peserta Mini University Bank Indonesia (MUBI) angkatan 2017 mengikuti prosesi…

Rabu, 17 Januari 2018 08:31

Kepala OPD Harus Cepat Ambil Keputusan

SAMARINDA - Gubernur  Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta kepada kepala organisasi perangkat…

Rabu, 17 Januari 2018 08:30

Jadikan Pekerjaan sebagai Ibadah

SAMARINDA - Pemprov Kaltim tahun ini melaksanakan tahun terakhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Selasa, 16 Januari 2018 10:50

Samarinda KLB Difteri, Tak Perlu Panik

SAMARINDA – Seturut dengan Kota Minyak, petaka difteri di Samarinda juga masuk kejadian luar biasa…

Selasa, 16 Januari 2018 10:49

SP3 Pelindo Tak Cacat Hukum

SAMARINDA – Praperadilan yang menyoal penghentian penyidikan dugaan korupsi pendapatan nasional…

Selasa, 16 Januari 2018 10:49

Rumah Dibongkar, Akses Jalan BSB Segera Diaspal

SAMARINDA – Akses jalan masuk ke Bandara Samarinda Baru (BSB) atau Bandara APT Pranoto memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .