MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 06:56
Ketakutan saat Janin Keluar

Rekonstruksi Pasangan Kekasih Hanya 30 Menit

JALANI REKONSTRUKSI: Pelaku pembuang janin (kiri) dibawa kembali ke ruang tahananPolres Tarakan setelah menjalani rekonstruksi, Jumat (12/1).

PROKAL.CO, TARAKAN  –  Kasus pembuangan janin yang dilakukan sepasang kekasih berinisial Ir dan Ar di pinggir sungai RT 7, Kelurahan Juata Kerikil, Tarakan, memasuki tahap rekonstruksi, Jumat (12/1). Pembuangan janin terjadi Sabtu (2/12) lalu.

Rekonstruksi dilakukan di Mako Polres Tarakan Jalan Yos Sudarso. Berdasar keterangan dari Polres Tarakan, selama kurang lebih 30 menit yang dimulai pukul 10.00 Wita, Ir dan Ar memperagakan 18 adegan dalam rekonstruksi tersebut.

“Kedua pelaku melakukan adegan sebanyak 18 kali dengan rentang waktu yang sangat cepat. Yakni, kurang lebih 30 menit,” ungkap Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto.

Keduanya memperlihatkan dengan jelas bagaimana peran masing-masing. Dimulai saat keduanya mendatangi sebuah toko untuk membeli obat dan jamu untuk menggugurkan kandungan.

Namun, tidak dijelaskan kapan mereka membeli obat dan jamu tersebut. Setelah membeli, keduanya pulang. Ir langsung meminum obat dan jamu tersebut.

Dalam adegannya, ternyata Ir tidak melakukannya sekali, tetapi justru berulang kali meminumnya. Setelah itu, perut Ir mulas dan merasa ada sesuatu yang ingin keluar dari perutnya. Akhirnya dia mengeluarkan janin dari perutnya saat berada di dalam kamar.

Karena ketakutan, dia menelepon sang pacar, Ar, untuk segera datang ke rumahnya. Dalam adegan tersebut, Ar mengambil alih dengan membungkus janin.

Namun, Ir mengaku tidak melihat bagaimana cara sang kekasih membungkusnya. Saat itu dia membelakangi sang pacar karena merasa takut. Setelah membungkus, Ar kemudian membuang janin tersebut ke Sungai Bengawan. Dalam rekonstruksi, polisi juga menghadirkan dua saksi yang melihat Ar membuang sesuatu ke sungai. (mrs/fen/san/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 07:52

Tambah Lima Rute Penerbangan

TANJUNG SELOR – Guna membantu masyarakat di wilayah perbatasan, pemerintah baik pusat maupun daerah…

Selasa, 25 September 2018 07:52

Kaltara Perlukan ASN yang Miliki Komitmen

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara H Udin Hianggio mengungkapkan, Kaltara…

Selasa, 25 September 2018 07:51

Lima Tahun, Enam Bandara Dikucur Rp 1,1 T

TANJUNG SELOR – Perkembangan pembangunan bandar udara (bandara) di wilayah Kaltara dibahas pada…

Senin, 24 September 2018 08:12

Harus Penuhi 12 Persyaratan

TANJUNG SELOR – Danabergulir senilai Rp 100 miliar untuk mengembangkan koperasi dan pelaku usaha…

Senin, 24 September 2018 08:11

35 Mahasiswa Kaltara Studi ke Tiongkok

SURABAYA – Sebanyak 35 calon mahasiswa asal Kalimantan Utara akan menempuh studi di sejumlah perguruan…

Senin, 24 September 2018 08:10

Irianto Sambut Jamaah Haji di Balikpapan

BALIKPAPAN – Bertempat di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (22/9) pagi, Gubernur Irianto Lambrie…

Minggu, 23 September 2018 11:22

Rusus Hanya Hunian Sementara

TARAKAN - Pemerintah pusat membangun rumah khusus (rusus) untuk membantu warga yang belum punya rumah.…

Minggu, 23 September 2018 11:21

SLRT Wajib Dibentuk

TANJUNG SELOR - Kementerian Sosial (Kemensos) membangun Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) guna membantu…

Minggu, 23 September 2018 11:20

Guru Minim di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Sebagai provinsi termuda di Indonesia, tentu harus memacu pendidikannya. Apalagi, selama…

Minggu, 23 September 2018 11:20

Infrastruktur Cepat Rusak

TARAKAN - Insfrastruktur masih menjadi keluhan masyarakat Bumi Paguntaka. Khususnya masyarakat yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .