MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 13 Januari 2018 06:39
Run or Fight!

Rules of Survival Saingi Popularitas Mobile Legends

PROKAL.CO, class="WW-Default">SEBAGAIMANA  gadget dan teknologi, tren game juga terus bergulir menuruti selera peminatnya. Hal yang sama juga terjadi pada game yang dikemas dalam platform mobile. Sedikit flash back, pada 2017, para pengguna smartphone sempat dibuat addicted dengan multiplayer online battle arena (MOBA) game. Sebut aja Mobile Legends: Bang Bang, Arena of Valor (AOV), hingga Vain Glory. Meski peminat game tersebut masih banyak, saat ini beberapa pemainnya mulai mengintip game lain yang tengah naik daun. Well, let’s meet Rules of Survival!

Tren MOBA game mulai tergerus sedikit demi sedikit sejak munculnya banyak pemain baru yang kurang profesional alias noob. Di samping itu, MOBA game yang running di mobile tersebut juga ’’dikotori’’ dengan kehadiran para joki hingga cheater yang berburu bintang. Nggak heran, mereka yang merindukan suportivitas mobile game mulai melirik game lain. Di situlah Rules of Survival hadir dan menjadi angin segar untuk pencinta mobile game.

Rules of Survival merupakan game terobosan NetEase, publisher yang dihadirkan dalam platform Android, iOS, dan Microsoft Windows. Game itu memiliki gameplay yang mirip dengan PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG). So, NetEase berusaha membawa keseruan battle royale game ke dalam platform mobile. Usaha NetEase cukup berhasil. Game yang dikemas dengan grafik apik dan detail tersebut berhasil menggaet peminat mobile game.

Ada empat server yang dapat dipilih pemain dalam game itu. Yakni, North America, Asia, Eropa, dan Jepang. Lokasi server tersebut menentukan jenis lawan yang ditemui dalam permainan. Berdasar pengamatan Zetizen, server Asia punya banyak pemain profesional yang bikin game jadi makin menantang.

Layaknya battle royale game, Rules of Survival menawarkan genre survival yang dipadukan dengan eksplorasi. Pada awal game, setiap pemain bertemu dengan pemain lain dengan jumlah maksimal 120 orang. Begitu dimulai, pemain harus berusaha survive dengan mengumpulkan item dan membunuh pemain lain hingga tersisa satu orang yang disebut the last man standing.

Nggak hanya bermain secara solo, pemain juga bisa memilih mode duo atau squad sebelum memulai game. Berbeda dengan mode solo, di mode duo dan squad, pemain bisa mendapatkan keuntungan dengan bermain bersama teammate. Keuntungan tersebut, antara lain, jika salah seorang pemain terbunuh, teman yang lain dapat memberikan bantuan berupa first aid kid teammate.

Game dimulai dengan situasi pemain berada di ruang tunggu permainan. Setelah beberapa detik, pemain menumpang di pesawat dan harus terjun ke lokasi permainan. Pemilihan lokasi mendarat cukup menentukan keberlangsungan game selanjutnya. Tagline Run or Fight menggambarkan situasi yang harus dijalani pemain dalam arena. Lari untuk menghindari musuh atau menghadapinya dan berhasil meraih kill.

Menariknya, game itu nggak cuma menawarkan aksi lari-larian dan tembak-tembakan. Ada safe zone yang harus diperhatikan para pemain. Setiap beberapa menit, safe zone menyempit. Nyawa pemain di luar safe zone akan berkurang sedikit demi sedikit. Safe zone tersebut diciptakan supaya nggak ada pemain yang stay pada suatu tempat. Jadi, game itu menuntut pemainnya agar selalu bergerak.

Bagi pemain baru, kesulitan game tersebut justru terletak pada analog control-nya. Bagian left stick digunakan untuk movement, sedangkan right stick untuk mengarahkan pandangan si pemain. Pemain membutuhkan cukup waktu untuk menguasai dual control itu. Selain harus menguasai analog control, pemain wajib menguasai maps. Hal tersebut diperlukan untuk menjaga diri tetap berada di safe zone dan membaca pergerakan lawan.

Mengutamakan pergerakan dengan fitur jongkok, merunduk, lompat, dan lari, game itu membutuhkan strategi yang baik dari pemainnya. Selain itu, pemain juga bisa memanfaatkan kendaraan untuk menunjang permainanya.

Dengan varian game yang berbeda dengan MOBA game, Rules of Survival perlahan menyaingi popularitas game sekelas Mobile Legends atau AOV . Akankah game tersebut menggeser kedudukan MOBA game pada 2018? We will see! (rid/c22/als)

 


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 07:40

Si Famous Thai Tea

BAKjamur di musim hujan, kedai thai tea menjalar di mana-mana. Dengan cepat menggantikan minuman-minuman…

Minggu, 18 Februari 2018 07:35

How to Make It

BEBERAPA waktu lalu, minuman buah mangga dari Thailand alias mango drink sempat hit di Kalimantan Timur.…

Minggu, 18 Februari 2018 07:32

Cita Rasa Olahan Teh Hitam

Mery Lespani (Barista Cafe Yuri Pastry and Coffee House)MINUMAN teh asal Thailand ini sudah ada sejak…

Minggu, 18 Februari 2018 07:28

Bentuk Karakter Calon Pemimpin Indonesia

SAMARINDA - Sebagai pengurus OSIS, tentunya menjadi sorotan semua warga sekolah. Para anggota yang telah…

Minggu, 18 Februari 2018 07:24

Awas Ada Copet!

JUMAT (16/2), CCTV salah satu toko yang berada di kawasan Pasar Pagi Samarinda merekam aksi dua orang…

Minggu, 18 Februari 2018 07:20

Dr Aime: Let’s Talk About Love!

HAI, Zet Rangers! Dr Aime kembali hadir untuk menjawab pertanyaan seputar percintaanmu. Kalian wajib…

Minggu, 18 Februari 2018 07:18

Kiat untuk Kebiasaan Makan Sehat!

KEBIASAAN makan jadi salah satu faktor yang menentukan kesehatan. Enggak sedikit orang menderita suatu…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:52

Dobrak Stigma Musik EDM

Waktu liburan sekolah yang cukup panjang, membuat anak-anak muda kreatif ini bergerak menyelenggarakan…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:49

Asyiknya Gali Ilmu ala Calon Guru

Awal  tahun 2018 ini, aku mendapat kesempatan mengikuti Camp Epic 4 2018. FYI, ini merupakan program…

Jumat, 16 Februari 2018 05:55

I am an Error Detector

PERNAH mengalami force close, hang,atau lemot saat menjalankan sebuah aplikasi di gadget?Pasti nggak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .