MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 13 Januari 2018 06:22
Produksi Masih di Bawah Prediksi

Serapan Batu Bara Domestik Belum Capai Target

TERHAMBAT IZIN: Produksi batu bara 461 juta ton tahun lalu masih di bawah rencana kerja perusahaan yang dilaporkan ke pemerintah.

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat produksi batu bara sepanjang tahun lalu mencapai 461 juta ton. Meski terjadi kenaikan dibanding 2016 yang tercatat 456 juta ton, angka itu disebut masih lebih rendah dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Batu Bara.

“Target produksi batu bara sesuai RKAP 2017 itu 477 juta ton. Jadi, realisasinya masih di bawah (target),” ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Bambang Gatot di Kementerian ESDM, Kamis (11/1). Menurutnya, realisasi produksi batu bara masih di bawah perkiraan RKAP, karena ada beberapa perusahaan yang mengalami kendala, misalnya terkait masalah perizinan. Melihat kondisi tersebut, pemerintah disebutnya masih harus bekerja keras untuk mengendalikan produksi.

Sesuai Rencana Pembangunan Jangan Pendek dan Menengah 2015-2019, pemerintah berharap bisa menekan produksi batu bara ke level 400 juta ton pada tahun 2019. Untuk mengendalikannya, pemerintah memberikan toleransi kenaikan produksi tahun depan sebesar 5 persen dibandingkan tahun lalu. Artinya, produksi tahun depan diperkirakan mencapai 484,05 juta ton. “Kalau mengikuti perusahaan, mungkin kenaikan produksinya bisa menjadi lebih dari 500 juta ton,” ujarnya.


Bambang mengungkapkan, produksi batu bara diutamakan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan sumber energi primer dalam energi. Sebagai catatan, lebih dari separuh pembangkit listrik di Indonesia sumber energinya berasal dari batu bara.
Selain itu, batu bara juga digunakan sebagai bahan baku dalam negeri serta pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Uap (PLTU) Mulut Tambang. Sisanya menjadi komoditas ekspor.

Sepanjang tahun lalu, jumlah batu bara yang dimanfaatkan di dalam negeri mencapai 97 juta ton. Angka itu memang lebih besar dari tahun sebelumnya, yang tercatat 90,5 juta ton. Namun, pemanfaatan tersebut masih di bawah target pemerintah, di angka 121 juta ton.
Tahun depan, pemerintah menargetkan pemanfaatan batu bara domestik mencapai 121 juta ton. “Kami berharap, pemanfaatan batu bara domestik meningkat,” ujar Bambang.

Proyeksi lebih tinggi atas produksi batu bara nasional bukan tanpa alasan. Sepanjang tahun lalu, harga emas hitam memang berada di level terbaik, setidaknya jika dibandingkan dalam lima tahun belakangan, atau sejak 2013 lalu.

Dalam harga batu bara acuan (HBA) yang dikeluarkan Ditjen Minerba Kementerian ESDM, perbaikan memang terjadi sejak Oktober 2016, dengan menyentuh kisaran USD 80 per metrik ton. Sebelumnya, dalam tiga tahun terakhir, harga komoditas tersebut lama tertahan di level USD 50-60.

Harga batu bara terus berfluktuasi, hingga sempat menyentuh USD 100 per metrik ton. Desember lalu, posisinya berada di level USD 94,04 per metrik ton. (ant/man2/k15)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 07:33
PAD Restoran Naik 100 Persen dalam Tiga Tahun

Masyarakat Konsumtif, Peluang di Depan Mata

SAMARINDA - Tak hanya menggenjot pertumbuhan ekonomi, sektor makanan dan minuman menjadi andalan Pemkot…

Kamis, 18 Januari 2018 07:28

Terkerek Tahun Politik

PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini berdampak beragam terhadap masing-masing sektor…

Kamis, 18 Januari 2018 07:26

Direct Call Tak Kunjung Jalan

BALIKPAPAN - Upaya mempercepat realisasi pelayaran internasional langsung atau direct call di Balikpapan…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Survive meski Pasang Harga 20 Kali Lebih Mahal

Merek kaca film V-Kool mungkin tak asing bagi pemilik mobil di Kaltim. Keberhasilan brand tersebut meraup…

Rabu, 17 Januari 2018 07:17

Kuliner Jadi Favorit Pemula

SAMARINDA - Perlambatan ekonomi Kaltim sejak 2013 lalu rupanya tak berlaku merata. Di level usaha mikro…

Rabu, 17 Januari 2018 07:14

Auto2000 Geber Program Undian

BALIKPAPAN - Beragamstrategi dijalankan diler untuk menggenjot penjualan unit roda empat tahun ini.…

Rabu, 17 Januari 2018 07:12

Mini University Cetak 359 Pengusaha Baru

SAMARINDA - Program Mini University yang dirintis Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw-BI) Kaltim sejak…

Rabu, 17 Januari 2018 07:11

WIDIH..!! Konsumen Lebih Suka Beras Mahal

BALIKPAPAN - Isu kelangkaan beras medium di beberapa daerah diyakini tak berlaku di Balikpapan. Di Kota…

Rabu, 17 Januari 2018 07:09

Petani Kaltim Belum Juga Surplus

SAMARINDA - Sektor pertanian belum juga menjanjikan untuk Kaltim. Hal itu tergambar dari nilai tukar…

Rabu, 17 Januari 2018 07:07

Krisis Regenerasi, Produk Kalah Saing dengan Kain Cetak

Permukiman penenun sudah terbangun puluhan tahun lalu di Samarinda Seberang. Oleh pemerintah, kawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .