MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 13 Januari 2018 06:12
Bankaltimtara Incar Rp 1 Triliun lewat Obligasi
CARI DANA EKSTERNAL: Sembari menyiapkan penerbitan obligasi, Bankaltimtara kini tengah mengupayakan perbaikan peringkat perusahaan.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -  Perubahan status badan hukum menjadi perseroan, dimaksimalkan PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) dengan memaksimalkan sumber pendapatan. Salah satunya, dengan melakukan penerbitan surat utang atau obligasi, yang tahun ini nilainya ditarget hingga Rp 1 triliun.

Memasuki 2018, bank yang sebelumnya berstatus perusahaan daerah itu memang menjadikan penerbitan surat utang sebagai salah satu lini pendapatan strategis. Terutama, setelah membaiknya persepsi pasar atas risiko pada industri perbankan, sekaligus meningkatnya kebutuhan modal bagi lembaga keuangan.

Bertambahnya kebutuhan dana untuk permodalan dan mengejar target kredit, dinilai sebagai momen tepat bagi perbankan untuk mencari pendanaan eksternal. Kepala Sekretariat Bankaltimtara, Abdul Haris Sahilin mengungkapkan, dengan berubah bentuk hukum menjadi perseroan terbatas, penerbitan obligasi bisa menjadi potensi baru. Saat masih berstatus perusda, langkah ini memang belum diperkenankan.

“Saat status perseroan diresmikan, penerbitan obligasi sudah ditarget Rp 500 miliar. Namun memasuki 2018, target itu dinaikkan jadi Rp 1 triliun. Langkah ini semua memang butuh banyak tahapan,” tutur Haris saat ditemui Kaltim Post di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda, Kamis (11/1).

Menurutnya, saat ini Bankaltimtara fokus pada pemeringkatan badan usaha. Hal itu, kata dia, akan memberi penaruh besar terhadap kepercayaan publik atas produk surat berharga yang diterbitkan perusahaan.

Haris menyebut, Bankaltimtara menargetkan label AA, atau setidaknya BB+. Kata dia, semakin bagus pemeringkatan, semakin murah syarat untuk menerbitkan obligasi.

“Karena jika peringkat kami tidak baik, harganya sangat mahal. Dalam  hal ini, maksudnya bunganya harus tinggi, untuk mengimbangi risiko,” ujarnya.

Haris melanjutkan, Bankaltimtara sudah menyiapkan alternatif jika opsi obligasi belum dapat segera terealisasi sebagai sumber pendapatan eksternal. Pilihan lain itu adalah penerbitan Medium Term Notes (MTN), yang memiliki kriteria hampir sama seperti surat utang, dengan jangka waktu 5 hingga 10 tahun.

“Persyaratan MPN itu lebih mudah, tidak perlu tercatat di bursa. Tapi penjualannya terbatas, sedangkan obligasi penjualannya umum. Makanya banyak yang lebih memilih penerbitan obligasi,” tutupnya. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…

Senin, 15 Oktober 2018 06:29

Kerek Okupansi Hotel

BALI – Gelaran pertemuan tahunan bertajuk Annual Meetings International Monetary Fund World Bang…

Senin, 15 Oktober 2018 06:28

Jaga Daya Beli, Jokowi Pastikan Premium Tidak Naik

JAKARTA - Pekan lalu publik sempat dihebohkan dengan pengumuman kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:53

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:08

Groceries Penopang Revenue Hypermart

BALIKPAPAN  -  Hypermart masih mengandalkan segmen groceries sebagai tulang punggung pendapatan.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:07

Waspada Migrasi ke Pertalite

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dex Series, serta…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:07

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Perbaikan Ekonomi

SAMARINDA  - Perekonomian Kaltim pada triwulan IV 2018 diprediksi masih berada pada nilai yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .