MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 13 Januari 2018 06:12
Bankaltimtara Incar Rp 1 Triliun lewat Obligasi
CARI DANA EKSTERNAL: Sembari menyiapkan penerbitan obligasi, Bankaltimtara kini tengah mengupayakan perbaikan peringkat perusahaan.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -  Perubahan status badan hukum menjadi perseroan, dimaksimalkan PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) dengan memaksimalkan sumber pendapatan. Salah satunya, dengan melakukan penerbitan surat utang atau obligasi, yang tahun ini nilainya ditarget hingga Rp 1 triliun.

Memasuki 2018, bank yang sebelumnya berstatus perusahaan daerah itu memang menjadikan penerbitan surat utang sebagai salah satu lini pendapatan strategis. Terutama, setelah membaiknya persepsi pasar atas risiko pada industri perbankan, sekaligus meningkatnya kebutuhan modal bagi lembaga keuangan.

Bertambahnya kebutuhan dana untuk permodalan dan mengejar target kredit, dinilai sebagai momen tepat bagi perbankan untuk mencari pendanaan eksternal. Kepala Sekretariat Bankaltimtara, Abdul Haris Sahilin mengungkapkan, dengan berubah bentuk hukum menjadi perseroan terbatas, penerbitan obligasi bisa menjadi potensi baru. Saat masih berstatus perusda, langkah ini memang belum diperkenankan.

“Saat status perseroan diresmikan, penerbitan obligasi sudah ditarget Rp 500 miliar. Namun memasuki 2018, target itu dinaikkan jadi Rp 1 triliun. Langkah ini semua memang butuh banyak tahapan,” tutur Haris saat ditemui Kaltim Post di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda, Kamis (11/1).

Menurutnya, saat ini Bankaltimtara fokus pada pemeringkatan badan usaha. Hal itu, kata dia, akan memberi penaruh besar terhadap kepercayaan publik atas produk surat berharga yang diterbitkan perusahaan.

Haris menyebut, Bankaltimtara menargetkan label AA, atau setidaknya BB+. Kata dia, semakin bagus pemeringkatan, semakin murah syarat untuk menerbitkan obligasi.

“Karena jika peringkat kami tidak baik, harganya sangat mahal. Dalam  hal ini, maksudnya bunganya harus tinggi, untuk mengimbangi risiko,” ujarnya.

Haris melanjutkan, Bankaltimtara sudah menyiapkan alternatif jika opsi obligasi belum dapat segera terealisasi sebagai sumber pendapatan eksternal. Pilihan lain itu adalah penerbitan Medium Term Notes (MTN), yang memiliki kriteria hampir sama seperti surat utang, dengan jangka waktu 5 hingga 10 tahun.

“Persyaratan MPN itu lebih mudah, tidak perlu tercatat di bursa. Tapi penjualannya terbatas, sedangkan obligasi penjualannya umum. Makanya banyak yang lebih memilih penerbitan obligasi,” tutupnya. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Lima Bulan, 4.343 Izin Usaha Masuk

MANADO — Iklim investasi di Manado menjanjikan. Buktinya, periode Januari hingga Mei tahun ini,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:31

Pacu Inflasi Tinggi

MANADO — Omzet sejumlah ritel meningkat saat momen Lebaran. Bahkan, sejak tiga hari sebelum perayaan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:30

Minta Kelonggaran Aturan KPR

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Selasa, 19 Juni 2018 06:10

RI Ambil Peluang dari Perang Dagang Tiongkok–AS

JAKARTA – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok bakal membuat perekonomian global…

Selasa, 19 Juni 2018 06:09

Pasokan BBM Aman

JAKARTA – Perayaan Idulfitri tahun ini ikut mendongkrak penyaluran BBM jenis gasoline sebesar…

Selasa, 19 Juni 2018 06:05

Dilarang Berpuas Diri

JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menilai pencabutan larangan terbang…

Selasa, 19 Juni 2018 06:03

Jepang Ikut Terdampak

JAKARTA – Perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat berimbas kepada Jepang. Tercatat,…

Selasa, 19 Juni 2018 06:02

Makna Idulfitri di Mata Bos KSEI

JAKARTA - Seluruh umat muslim di dunia merayakan Hari Raya Idulfitri dengan saling bersilaturahmi bersama…

Selasa, 19 Juni 2018 05:59

Asa Berinvestasi

JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan sistem perizinan investasi daring…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .