MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 13 Januari 2018 06:10
Harga Naik, Dikawal Lebih Ketat
SESUAIKAN PRODUKSI: Di area Kalimantan, tahun ini harga rumah murah ditetapkan Rp 142 juta per unit.

PROKAL.CO, HARGA rumah murah bersubsidi dipastikan naik tahun ini, menyesuaikan perubahan harga komponen produksi. Bersama dengan itu, pemerintah juga akan memastikan, program ini dikawal lebih ketat.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti optimistis, saat kondisi properti yang mulai rebound pada tahun ini, minat masyarakat terhadap program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan meningkat. Meskipun, pemerintah sudah menetapkan harga hunian bersubsidi tersebut akan naik 5 persen.

“Tahun ini, akan ada kenaikan (harga rumah subsidi). Kenaikannya sebesar 5 persen per tahun. Ini sesuai dengan indeks kemahalan konstruksi dan menyesuaikan inflasi suatu daerah,” kata Lana, beberapa waktu lalu.

Untuk wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), harga rumah subsidi tahun ini naik menjadi Rp 130 juta, dari sebelumnya Rp 123 juta. Begitu pula untuk wilayah Sumatra (kecuali Kepulauan Riau dan Bangka Belitung).

Untuk wilayah Kalimantan, harga hunian bersubsidi juga akan meningkat menjadi Rp 142 juta. Sementara di Sulawesi, naik jadi Rp 136 juta.

Lalu di wilayah Maluku dan Maluku Utara, akan meningkat menjadi Rp 148,5 juta, dari tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 141 juta. Kemudian, di wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebesar Rp 148,5 juta, lalu Rp 205 juta untuk Papua dan Papua Barat.

Sebelumnya, selain harga, kualitas rumah subsidi memang menjadi sorotan, karena banyak ditemukan tak layak huni. Kondisi itu diduga karena pengawasan yang kurang optimal dari seluruh pihak terkait, dalam program yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengakui hal tersebut. Untuk itu, dia berjanji akan meningkatkan pengawasan untuk menjaga kualitas rumah subsidi yang dibangun.


“Saya enggak terlalu mengerti soal financing. Tapi saya mau bilang, ke depan saya ingin lebih melindungi customer. Banyak sekali selama ini komplain dari pengembang dan masyarakat. Sudah akad, tapi rumah belum dibangun. Sudah dibangun, belum ditempati. Saya bertanggung jawab untuk melindungi, karena ada uang rakyat di sana,” katanya di Jakarta, akhir Desember lalu.

Tahun ini, Kementerian PUPR melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) akan meningkatkan pengawasan soal kualitas rumah subsidi yang dibangun, lewat program registrasi kepada pengembang. Selanjutnya, PPDPP juga akan bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan fisiknya.

“Karena sekarang ini banyak sekali rumah FLPP yang kualitasnya tidak baik,” tutur Basuki. Adanya perubahan sertifikasi rumah layak huni juga diyakini akan menekan risiko kualitas hunian yang tak memenuhi standar kelayakan. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 07:03

Pengusaha Mamin Keluhkan Masalah Gula Lokal

JAKARTA - Penggunaan gula rafinasi impor untuk industri makanan dan…

Selasa, 22 Januari 2019 06:53

Kenaikan Harga Diklaim Wajar

BALIKPAPAN - Otoritas bandara berencana mengajukan perubahan tarif batas atas…

Selasa, 22 Januari 2019 06:47

Produksi Udang Windu Dituntut Meningkat

SAMARINDA - Udang windu Kaltim saat ini menjadi andalan Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 06:45

Perjuangkan Bea Masuk Ekspor Perhiasan 0 Persen

JAKARTA – Industri perhiasan masih menjadi salah satu andalan untuk…

Selasa, 22 Januari 2019 06:41

Inka Ekspor Gerbong ke Bangladesh

SURABAYA – Kebutuhan sarana transportasi kereta di berbagai negara masih…

Selasa, 22 Januari 2019 06:40

2020, Target Kirim 30,3 Juta Ton Batu Bara

PALEMBANG - PT Bukit Asam (BA) Tbk terus meningkatkan pengiriman…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

PGN Optimistis Capai 244.043 Pelanggan

JAKARTA - Setelah resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

Maret, VietJet Air Buka Rute Vietnam-RI

JAKARTA - Maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air akan membuka…

Selasa, 22 Januari 2019 06:38

BTN Pacu Pembiayaan Perumahan di Sektor Nonformal

JAKARTA - Skema pembiayaan perumahan untuk pekerja informal jadi peluang…

Senin, 21 Januari 2019 06:57

Infrastruktur Jadi kendala

SAMARINDA – Pemprov Kaltim diminta memberi perhatian lebih kepada jalur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*