MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 13 Januari 2018 06:10
Harga Naik, Dikawal Lebih Ketat
SESUAIKAN PRODUKSI: Di area Kalimantan, tahun ini harga rumah murah ditetapkan Rp 142 juta per unit.

PROKAL.CO, HARGA rumah murah bersubsidi dipastikan naik tahun ini, menyesuaikan perubahan harga komponen produksi. Bersama dengan itu, pemerintah juga akan memastikan, program ini dikawal lebih ketat.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti optimistis, saat kondisi properti yang mulai rebound pada tahun ini, minat masyarakat terhadap program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan meningkat. Meskipun, pemerintah sudah menetapkan harga hunian bersubsidi tersebut akan naik 5 persen.

“Tahun ini, akan ada kenaikan (harga rumah subsidi). Kenaikannya sebesar 5 persen per tahun. Ini sesuai dengan indeks kemahalan konstruksi dan menyesuaikan inflasi suatu daerah,” kata Lana, beberapa waktu lalu.

Untuk wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), harga rumah subsidi tahun ini naik menjadi Rp 130 juta, dari sebelumnya Rp 123 juta. Begitu pula untuk wilayah Sumatra (kecuali Kepulauan Riau dan Bangka Belitung).

Untuk wilayah Kalimantan, harga hunian bersubsidi juga akan meningkat menjadi Rp 142 juta. Sementara di Sulawesi, naik jadi Rp 136 juta.

Lalu di wilayah Maluku dan Maluku Utara, akan meningkat menjadi Rp 148,5 juta, dari tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 141 juta. Kemudian, di wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebesar Rp 148,5 juta, lalu Rp 205 juta untuk Papua dan Papua Barat.

Sebelumnya, selain harga, kualitas rumah subsidi memang menjadi sorotan, karena banyak ditemukan tak layak huni. Kondisi itu diduga karena pengawasan yang kurang optimal dari seluruh pihak terkait, dalam program yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengakui hal tersebut. Untuk itu, dia berjanji akan meningkatkan pengawasan untuk menjaga kualitas rumah subsidi yang dibangun.


“Saya enggak terlalu mengerti soal financing. Tapi saya mau bilang, ke depan saya ingin lebih melindungi customer. Banyak sekali selama ini komplain dari pengembang dan masyarakat. Sudah akad, tapi rumah belum dibangun. Sudah dibangun, belum ditempati. Saya bertanggung jawab untuk melindungi, karena ada uang rakyat di sana,” katanya di Jakarta, akhir Desember lalu.

Tahun ini, Kementerian PUPR melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) akan meningkatkan pengawasan soal kualitas rumah subsidi yang dibangun, lewat program registrasi kepada pengembang. Selanjutnya, PPDPP juga akan bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan fisiknya.

“Karena sekarang ini banyak sekali rumah FLPP yang kualitasnya tidak baik,” tutur Basuki. Adanya perubahan sertifikasi rumah layak huni juga diyakini akan menekan risiko kualitas hunian yang tak memenuhi standar kelayakan. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:44

Tertarik, tapi Terbentur Persyaratan

BALIKPAPAN - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI 7-day reverse repo rate sebesar 50…

Rabu, 20 Juni 2018 06:40

Juni, Inflasi Kaltim Diprediksi Terkendali

SAMARINDA - Meski beberapa harga pangan melambung sejak awal bulan, seperti ayam broiler, daging sapi,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:38

478 Daerah Sudah Terima Dana Desa

SAMARINDA - Pembangunan perdesaan di Bumi Etam dipastikan bakal semakin cepat. Pasalnya, saat ini penyaluran…

Rabu, 20 Juni 2018 06:37

Arus Balik Diprediksi Lebih Lama

BALIKPAPAN - Banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan jasa angkutan udara tidak menyurutkan minat…

Rabu, 20 Juni 2018 06:35

Meningkat 80 Persen, Maskapai Siapkan Extra Flight

SAMARINDA – Meski hanya memindahkan operasi Bandara Temindung, kepadatan penumpang juga terlihat…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Selasa, 19 Juni 2018 06:18

Suku Bunga Acuan Naik, Deposito Dilirik

BALIKPAPAN – Banyaknya instrumen investasi membuat deposito sempat ditinggalkan. Terlebih, tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:16

Diimbau Tidak Bawa Keluarga ke Kaltim

SAMARINDA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim mengimbau masyarakat yang mudik pada libur Lebaran tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:12

Lewati Prediksi, Penumpang Mudik Tumbuh 25 Persen

BALIKPAPAN – PT Angkasa Pura I Balikpapan memprediksi puncak arus balik di Bandara Internasional…

Selasa, 19 Juni 2018 06:11

Kunjungan Wisata di Samarinda Meningkat

SAMARINDA - Jelang berakhirnya libur Idulfitri, kunjungan masyarakat ke beberapa objek wisata di Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .