MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:29
Upaya Lindungi Konsumen

Pemkab Paser dan Pemkot Balikpapan Lakukan MoU

KERJA SAMA DUA DAERAH: Rizal Effendi (kiri) bersama Yusriansyah Syarkawi (kanan) saat menandatangani MoU pelayanan tera di Kabupaten Paser kemarin (11/1) di halaman Balai Kota Balikpapan.

PROKAL.CO, TANA PASER - Upaya memaksimalkan pelayanan metrologi legal untuk tera dan tera ulang terhadap alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser. Ini untuk memberikan perlindungan bagi konsumen. Pemkab Paser melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi bersama Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, Kamis (11/1), saat upacara memperingati HUT ke-61 Provinsi Kaltim.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Paser Ardiansyah mengatakan, kerja sama dilaksanakan karena hingga kini, Paser belum dapat melaksanakan pelayanan tera dan tera ulang secara mandiri. Ini karena belum memiliki surat keterangan kemampuan pelayanan tera dan tera ulang (SKKPTTU), sedangkan pelayanannya harus dilaksanakan.

“Sebelumnya, pelaksanaan tera dilakukan oleh pemerintah provinsi. Namun, dengan adanya surat edaran bersama Menteri Dalam Negeri RI dan Menteri Perdagangan RI Nomor 557 Tahun 2017 menyebutkan, pelaksanaan metrologi legal berupa tera dan tera ulang diserahkan ke pemerintah kabupaten atau kota,” kata Ardiansyah.

Untuk itu, katanya, Paser memilih Pemkot Balikpapan yang telah memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal untuk bersinergi bersama. Jadi, pelaksanaan tera dan tera ulang dapat sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ada.

Dia menjelaskan, nantinya, UPT Metrologi Disperindagkop Balikpapan akan melakukan pengawasan dan pelayanan tera serta tera ulang di UPT yang berada di Paser. “Sesungguhnya, UPT kami sudah siap dibentuk, namun masih terkendala oleh SDM. Kami sudah memiliki gedung yang disiapkan di kantor Disperindagkop lama, peralatan hingga perda dan pergub. Namun, sambil menunggu persiapan SDM sebagai salah satu syarat pembentukan UPTD Metrologi Legal, kerja sama dengan Pemkot Balikpapan akan tetap berjalan,” ujarnya.

Selain melakukan pengukuran alat-alat timbang yang ada di beberapa UPT di Paser, lanjut dia, dilakukan pengukuran dan pengawasan di seluruh pasar hingga di SPBU. Itu dilakukan agar diketahui kesetaraan terhadap suatu timbangan barang sehingga setiap konsumen tidak akan dirugikan dalam hal pembelian barang.

Terkait keinginan Pemkab Paser memiliki UPTD Metrologi Legal sendiri, pihaknya telah mempersiapkan segala persyaratan terutama SDM. “Agar SDM kita memiliki kualitas, tahun ini kita akan melakukan pelatihan yang rencananya dilakukan di Direktorat Metrologi Bandung. Bila semua sudah lengkap, kami bisa menjalankan tera serta tera ulang secara mandiri,” tegasnya.

Di lain pihak, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sangat menyambut baik adanya kerja sama tersebut. Dia berharap, dengan adanya penandatanganan kesepakatan bersama itu, tidak ada lagi masyarakat di Kabupaten Paser yang kesulitan dalam mendapatkan pelayanan tera dan tera ulang alat ukur takar timbang. “Saya menilai, kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan iklim usaha yang kondusif, baik produsen pedagang maupun konsumen perlu mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam hal penggunaan alat takar dan alat ukur yang memenuhi standar," ujarnya. (mra/iza/k11)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…

Senin, 24 September 2018 12:48

Warga Kampung Ongko Asa Minta Aparat Tangkap Pelaku Ilegal Mining di Kampung Mereka

BARONG TONGKOK- Kasus illegal mining yang terjadi di Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .