MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:28
“Ditunggu Sampai Penutupan Pendaftaran”

Berniat Daftar ke KPU, Dayang Donna Faroek Tak Kunjung Datang

Feri Mei Efendi

PROKAL.CO, PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menutup pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2018. Hingga Rabu (10/1) pukul 24.00 Wita, hanya ada tiga bakal paslon yang resmi mendaftarkan diri ke KPU PPU, yakni pasangan Andi Harahap dan Fadly Imawan (Partai Golkar dan PDIP), Mustaqim MZ dan Sofian Nur (Partai Gerindra, PBB, dan PKB), serta Abdul Gafur Mas’ud dan Hamdam (Partai Demokrat, PKS, Partai NasDem, PAN, dan Hanura).

Komisioner KPU PPU Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu Saharuddin Yunus mengatakan, tim bakal paslon dari Dayang Donna Faroek dan Hermanto Kewot sempat datang ke KPU untuk berkonsultasi sebelum penutupan pendaftaran sekira pukul 21.30 Wita. “Ada tiga orang yang datang ke KPU. Mereka mengonfirmasi bahwa (Dayang Donna Faroek) masih berusaha mencari surat rekomendasi. Sampai pukul 24.00 Wita, mereka tidak datang,” katanya. 

Mereka yang datang ke KPU PPU salah satunya Faturrahman, Tim Internal DDF (Dayang Donna Faroek) dari Samarinda. Fatur menyampaikan kepada Sahar—biasa Saharuddin Yunus disapa—bahwa Dayang Donna Faroek masih berupaya mengumpulkan surat rekomendasi agar bisa mendaftar sebagai bakal paslon sampai pukul 24.00 Wita. “Donna sedang mencari rekom PAN, Hanura, dan berusaha mengambil kembali rekom dari PDIP. Tapi, sampai ditutup pendaftaran, tidak ada konfirmasi lagi,” ucapnya.     

Ketua KPU PPU Feri Mei Efendi menambahkan, berkas administrasi yang diserahkan para bakal paslon telah dinyatakan lengkap. Pagi ini (12/1), akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan jasmani. Termasuk pemeriksaan apakah bakal paslon terbukti menggunakan narkoba atau tidak. Esoknya (13/1), dilakukan pemeriksaan kesehatan rohani, melingkupi tes psikologi dan kejiwaan.

Pemeriksaan ini akan dilaksanakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). “Hasil pemeriksaannya adalah MS (memenuhi syarat) atau TMS (tidak memenuhi syarat) sesuai dengan indikator yang mereka punya. Jadi, KPU tidak punya kewenangan untuk meneliti kembali hasil itu,” ucapnya.

Bahkan, tambah Feri, paslon pun tidak memiliki kewenangan jika tidak puas dengan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tiga lembaga tersebut. Selain itu, tidak dibolehkan mencari pendapat yang berbeda atau dissenting opinion untuk membandingkan hasil dari pemeriksaan yang telah dilakukan dari IDI, BNN, dan HIMPSI tersebut. “Tidak bisa. Itu sudah instruksi resmi. Tiga institusi itu akan mengeluarkan rekomendasi, apakah paslon memenuhi syarat atau tidak sebagai calon kepala daerah,” kata dia.

Mantan pewarta itu memberikan contoh, apabila ada salah satu dari paslon dinyatakan TMS, secara otomatis statusnya digugurkan dari pencalonan bupati dan wakil bupati PPU 2018-2023. Namun, partai pengusung tetap bisa menggantinya dengan calon pengganti yang lain. “Kalau ada yang TMS, bisa digantikan dengan calon yang lain. Baik itu calon bupati maupun calon wakil bupati,” pungkasnya.

Sebagai informasi, KPU PPU membuka pendaftaran bakal paslon pada 8–10 Januari 2018. Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan pada 8–15 Januari 2018. Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan dilakukan pada 15 dan 16 Januari 2018. Pada 10–16 Januari 2018, pemberitahuan hasil penelitian syarat pencalonan. Dilanjutkan 17 dan 18 Januari 2018 untuk pemberitahuan hasil penelitian. Perbaikan syarat pencalonan dilakukan pada 18–20 Januari 2018. Penelitian perbaikan syarat calon dilakukan pada 19–27 Januari 2018. Penetapan paslon yang diusung parpol pada 12 Februari 2018. Serta, pengundian dan pengumuman nomor urut paslon pada 13 Februari 2018. (*/kip/iza/k11)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 11:14

Indisipliner, Dua ASN Diberhentikan

PENAJAM - Pegawai negeri sipil (PNS), selanjutnya disebut aparatur sipil negara (ASN), indisipliner…

Senin, 21 Mei 2018 11:12

Internet Belum Sampai ke Desa Bukit Subur

PENAJAM – Masih ada desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terisolasi jaringan internet,…

Senin, 21 Mei 2018 11:08

Selama Ramadan, Jam Kerja ASN Dikurangi

TANA PASER – Selama bulan suci Ramadan, jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Paser…

Senin, 21 Mei 2018 11:06

Q-Hotel Sangatta Bukber Bersama Pondok Pesantren Darul Khairat

SANGATTA - Q-Hotel Sangatta menggelar buka puasa bersama (bukber) dengan santri Pondok Pesantren Darul…

Senin, 21 Mei 2018 11:03

Sisa 22 KK Belum Teraliri Listrik

TALISAYAN - Hingga saat ini, puluhan rumah di wilayah RT 2, Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan,…

Senin, 21 Mei 2018 11:02

Bersenggolan, Satu Tongkang Nyaris Tenggelam

TANJUNG REDEB – Sebuah kapal tongkang yang bermuatan batu bara dari PT Rantaupanjang Utama Bhakti…

Senin, 21 Mei 2018 10:58

RSUD “Tolak” Kerja Sama dengan Disdukcapil?

SANGATTA - Semua rumah sakit (RS) swasta sudah menjalin kesepakatan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Senin, 21 Mei 2018 10:42

AISS PARAH..!! Pedagang Buang Sampah ke Laut

BONTANG – Abrasi hanya satu di antara sejumlah permasalahan dalam pengelolaan Pulau Beras Basah.…

Minggu, 20 Mei 2018 10:10

Transportasi Pendukung Akan Disiapkan

JAKARTA – Persiapan arus mudik yang dilakukan pemerintah tidak hanya untuk jalur mudik dan angkutan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:25

Beasiswa 2018 untuk Stiper Muhammadiyah

TANA PASER – Defisit keuangan yang dialami Pemkab Paser sejak dua tahun terakhir, berdampak pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .