MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:25
Daya Beli Turun, Jumlah UMKM Naik
KORBAN DEFISIT: Pertokoan Kandilo Plaza, salah satu sektor perbelanjaan yang paling merasakan dampak turunnya perekonomian di Paser.

PROKAL.CO, TANA PASER - Dua tahun terakhir merupakan masa yang cukup berat untuk pemerintah daerah karena anggaran dilanda defisit. Itu berdampak besar pada roda perekonomian di seluruh sektor, terutama pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Daya beli masyarakat Paser yang mayoritas pegawai dan pekerja di sektor perkebunan dan pertambangan pun menurun.

Uniknya, data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Paser menyebut, pertumbuhan UMKM justru meningkat terhitung sejak 2015 sampai 2018. Pada 2016, ada 13.726 UMKM dan pada 2017, naik menjadi 14.116 UMKM. Meski begitu, Kepala Disperindagkop Ardiansyah menuturkan, pertumbuhan itu berkat peran perbankan yang membantu para pelaku untuk permodalan.

Walaupun, diakuinya, jual beli di sejumlah pusat perbelanjaan di Paser cukup turun beberapa tahun terakhir. “Kita bakal terus berupaya mencarikan solusi agar daya beli masyarakat kembali bergairah. Semisal, rutin menghelat pameran, bazar, dan sejenisnya agar para pelaku usaha, khususnya mikro bisa terbantu menampilkan produknya bagi yang tidak memiliki outlet meskipun kini melalui media online sudah gampang memasarkannya,” ujar mantan staf ahli itu.

Sutrisno, salah seorang pedagang (mikro) makanan di sepanjang Siring Sungai Kandilo, mengatakan, penjualannya tiap bulan terbilang tidak menentu, kadang naik dan kadang menurun. Namun, dia optimis untuk jualan makanan, tidak akan mati seperti bidang usaha lainnya yang sulit mencari pembeli. “Yang penting bisa untuk kehidupan sehari-hari saja sudah syukur dan modal terus berputar,” ujar pedagang pentol itu.

Hal berbeda dirasakan pedagang kategori usaha kecil di Kandilo Plaza. Rustam Effendi, seorang pedagang kain, mengatakan, sejak maraknya pasar malam dadakan dan sejenisnya, cukup berdampak pada pembeli yang datang ke Kandilo Plaza. Ditambah lagi, daya beli masyarakat menengah ke atas yang kerap memilih berbelanja ke luar daerah atau online ketimbang di pertokoan.

“Di sinilah perlu peran pemerintah bagaimana perputaran ekonomi di semua level perdagangan bisa berputar karena pertokoan di sini membantu pemerintah dalam penerimaan retribusi. Tiap bulan, per toko menyetor ratusan ribu ke dinas. Bayangkan saja jika banyak yang tutup,” terangnya. (*/jib/iza/k11)


BACA JUGA

Kamis, 15 Februari 2018 22:46

LIHAT NIH..!! Anak Punk Ditangkapi Satpol PP

PENAJAM – Tujuh belas pemuda punk dijaring personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Penajam…

Kamis, 15 Februari 2018 22:43

“Panwaslu Lemah Pengawasan di Media Sosial”

PENAJAM – Pelanggaran kampanye di media sosial (medsos) diperkirakan bakal marak pada Pemilihan…

Kamis, 15 Februari 2018 22:40

Tower Bermasalah Sudah Disegel

TENGGARONG – Pemkab Kukar akhirnya menjelaskan tindak lanjut temuan empat tower yang tak memiliki…

Kamis, 15 Februari 2018 22:39

Petak Pasar Olah Bebaya Kurang

SENDAWAR – Pembangunan kembali Pasar Olah Bebaya di Jalan Akhmad Yani, Kecamatan Melak, Kutai…

Kamis, 15 Februari 2018 22:38

Kecamatan Tak Miliki Kewenangan

BERDIRINYA tower milik sebuah provider yang tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) di sejumlah…

Kamis, 15 Februari 2018 22:35
Tabrakan Kapal Pemancing dan Tongkang

Korban Belum Ketemu, Dicari hingga Sabtu

SANGATTA – Kasus tabrakan kapal pemancing dengan tugboat pengangkut tongkang di laut Tanjung Mangkalihat,…

Kamis, 15 Februari 2018 22:33

GARA-GARA PELAKOR..!! PNS Kutim Cerai

SANGATTA - Perceraian di lingkungan Pemkab Kutai Timur maupun instansi vertikal seperti kepolisian maupun…

Kamis, 15 Februari 2018 22:32

Gara-Gara Orangutan Mati, Minta Pengawasan Senapan Angin Diperketat

BONTANG – Organisasi perlindungan satwa liar meminta kepolisian menindak tegas penyalahgunaan…

Kamis, 15 Februari 2018 22:31
Ketika Kutim Lebih Tertib dan Aman

CCTV di Objek Vital, Ada Audio Penegur, Laporan lewat Smartphone

Polres Kutai Timur (Kutim) bakal memasang closed circuit television (CCTV) yang bisa mengeluarkan suara…

Kamis, 15 Februari 2018 22:30

Kembangkan Produk Batik Khas Berau

TANJUNG REDEB - Industri Kecil Menengah (IKM) Berau ikut mengembangkan batik khas Berau. Meski masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .