MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:25
Daya Beli Turun, Jumlah UMKM Naik
KORBAN DEFISIT: Pertokoan Kandilo Plaza, salah satu sektor perbelanjaan yang paling merasakan dampak turunnya perekonomian di Paser.

PROKAL.CO, TANA PASER - Dua tahun terakhir merupakan masa yang cukup berat untuk pemerintah daerah karena anggaran dilanda defisit. Itu berdampak besar pada roda perekonomian di seluruh sektor, terutama pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Daya beli masyarakat Paser yang mayoritas pegawai dan pekerja di sektor perkebunan dan pertambangan pun menurun.

Uniknya, data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Paser menyebut, pertumbuhan UMKM justru meningkat terhitung sejak 2015 sampai 2018. Pada 2016, ada 13.726 UMKM dan pada 2017, naik menjadi 14.116 UMKM. Meski begitu, Kepala Disperindagkop Ardiansyah menuturkan, pertumbuhan itu berkat peran perbankan yang membantu para pelaku untuk permodalan.

Walaupun, diakuinya, jual beli di sejumlah pusat perbelanjaan di Paser cukup turun beberapa tahun terakhir. “Kita bakal terus berupaya mencarikan solusi agar daya beli masyarakat kembali bergairah. Semisal, rutin menghelat pameran, bazar, dan sejenisnya agar para pelaku usaha, khususnya mikro bisa terbantu menampilkan produknya bagi yang tidak memiliki outlet meskipun kini melalui media online sudah gampang memasarkannya,” ujar mantan staf ahli itu.

Sutrisno, salah seorang pedagang (mikro) makanan di sepanjang Siring Sungai Kandilo, mengatakan, penjualannya tiap bulan terbilang tidak menentu, kadang naik dan kadang menurun. Namun, dia optimis untuk jualan makanan, tidak akan mati seperti bidang usaha lainnya yang sulit mencari pembeli. “Yang penting bisa untuk kehidupan sehari-hari saja sudah syukur dan modal terus berputar,” ujar pedagang pentol itu.

Hal berbeda dirasakan pedagang kategori usaha kecil di Kandilo Plaza. Rustam Effendi, seorang pedagang kain, mengatakan, sejak maraknya pasar malam dadakan dan sejenisnya, cukup berdampak pada pembeli yang datang ke Kandilo Plaza. Ditambah lagi, daya beli masyarakat menengah ke atas yang kerap memilih berbelanja ke luar daerah atau online ketimbang di pertokoan.

“Di sinilah perlu peran pemerintah bagaimana perputaran ekonomi di semua level perdagangan bisa berputar karena pertokoan di sini membantu pemerintah dalam penerimaan retribusi. Tiap bulan, per toko menyetor ratusan ribu ke dinas. Bayangkan saja jika banyak yang tutup,” terangnya. (*/jib/iza/k11)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:55

Lebihi Batas Tarif, Sanksi Menanti

SAMARINDA–Memasuki akhir 2018, tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Pemprov Kaltim…

Jumat, 14 Desember 2018 10:50

Sisa ADD Dipertanyakan

PENAJAM–Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendatangi kantor DPRD Kabupaten…

Jumat, 14 Desember 2018 10:49

Harga Eceran Tabung Melon Sulit Dikendalikan

TANA PASER–Tabung melon atau elpiji 3 kilogram (kg) yang merupakan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:39

Keluhan Petani Sawit Belum Ada Solusi

SENDAWAR - Belum ada solusi dari pemerintah maupun asosiasi perkebunan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:38

Mes Perusahaan Jadi Arang

TENGGARONG – Peristiwa kebakaran kembali melanda Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis…

Jumat, 14 Desember 2018 10:34

Hoax Terpa Kutim Usai Pelaksanaan Porprov Kaltim VI, Kata Wakil Bupati Tidak Benar Ada Boikot

SANGATTA–Kabupaten Kutai Timur yang berhasil menjadi tuan rumah sekaligus meraih…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Satu Personel Polres Terindikasi Narkoba

BONTANG–Ratusan anggota Polres Bontang menjalani tes urine dadakan untuk memastikan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:31

Masih Banyak OPD Belum Setor RKA

SANGATTA–Semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Jumat, 14 Desember 2018 10:31

Jadi Penyadap Karet Sambil Jualan Sabu

BONTANG–Bekerja sebagai penyadap karet, penghasilan yang didapatkannya menurut anggapan PR…

Jumat, 14 Desember 2018 10:30

Masih Ada ASN GunakanElpiji Melon

TANJUNG REDEB–Persoalan tingginya harga elpiji 3 kilogram (kg) di tengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .