MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:25
Daya Beli Turun, Jumlah UMKM Naik
KORBAN DEFISIT: Pertokoan Kandilo Plaza, salah satu sektor perbelanjaan yang paling merasakan dampak turunnya perekonomian di Paser.

PROKAL.CO, TANA PASER - Dua tahun terakhir merupakan masa yang cukup berat untuk pemerintah daerah karena anggaran dilanda defisit. Itu berdampak besar pada roda perekonomian di seluruh sektor, terutama pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Daya beli masyarakat Paser yang mayoritas pegawai dan pekerja di sektor perkebunan dan pertambangan pun menurun.

Uniknya, data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Paser menyebut, pertumbuhan UMKM justru meningkat terhitung sejak 2015 sampai 2018. Pada 2016, ada 13.726 UMKM dan pada 2017, naik menjadi 14.116 UMKM. Meski begitu, Kepala Disperindagkop Ardiansyah menuturkan, pertumbuhan itu berkat peran perbankan yang membantu para pelaku untuk permodalan.

Walaupun, diakuinya, jual beli di sejumlah pusat perbelanjaan di Paser cukup turun beberapa tahun terakhir. “Kita bakal terus berupaya mencarikan solusi agar daya beli masyarakat kembali bergairah. Semisal, rutin menghelat pameran, bazar, dan sejenisnya agar para pelaku usaha, khususnya mikro bisa terbantu menampilkan produknya bagi yang tidak memiliki outlet meskipun kini melalui media online sudah gampang memasarkannya,” ujar mantan staf ahli itu.

Sutrisno, salah seorang pedagang (mikro) makanan di sepanjang Siring Sungai Kandilo, mengatakan, penjualannya tiap bulan terbilang tidak menentu, kadang naik dan kadang menurun. Namun, dia optimis untuk jualan makanan, tidak akan mati seperti bidang usaha lainnya yang sulit mencari pembeli. “Yang penting bisa untuk kehidupan sehari-hari saja sudah syukur dan modal terus berputar,” ujar pedagang pentol itu.

Hal berbeda dirasakan pedagang kategori usaha kecil di Kandilo Plaza. Rustam Effendi, seorang pedagang kain, mengatakan, sejak maraknya pasar malam dadakan dan sejenisnya, cukup berdampak pada pembeli yang datang ke Kandilo Plaza. Ditambah lagi, daya beli masyarakat menengah ke atas yang kerap memilih berbelanja ke luar daerah atau online ketimbang di pertokoan.

“Di sinilah perlu peran pemerintah bagaimana perputaran ekonomi di semua level perdagangan bisa berputar karena pertokoan di sini membantu pemerintah dalam penerimaan retribusi. Tiap bulan, per toko menyetor ratusan ribu ke dinas. Bayangkan saja jika banyak yang tutup,” terangnya. (*/jib/iza/k11)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 13:00

Taman Bersemi Tidak Akan Dibongkar

SANGATTA–Taman Bersemi atau yang lebih dikenal dengan sebutan STQ, di Sangatta Utara, Kutai Timur,…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:46

SYUKURLAH..!! Di Daerah Ini, Kasus Bakar Hutan dan Lahan Mulai Kurang

TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:44

Main Togel, Dua Orang Diamankan

BONTANG–Dua pelaku perjudian toto gelap alias togel diamankan Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang.…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:10

KOK GITU? Siswa Diwajibkan Beli Kerajinan

SENDAWAR–Sangat ironis, masih ada pihak sekolah yang mewajibkan anak didiknya membeli kerajinan…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:00

Awali Kampanye di Muara Jawa

MANTAN Gubernur Katim Awang Faroek Ishak didapuk menjadi Ketua TIM Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo…

Selasa, 16 Oktober 2018 10:46

Kutim Rawan Konflik, Kata Kapolres Persaingan Parpol dan SARA Masih Kental

SANGATTA- Kabupaten Kutai Timur (Kutim) penduduknya  terdiri dari berbagai suku adat, masuk peta…

Selasa, 16 Oktober 2018 10:45

Alasan Ekonomi, Suami Istri Menjambret

BONTANG - Jajaran Polsek Bontang Selatan mengamankan pasangan suami istri (pasutri) pelaku jambret,…

Selasa, 16 Oktober 2018 10:44

Jangan Persoalkan Gaji, tapi Status Hukum

SANGATTA - Tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) Pemkab Kutim yang belum lama ini berunjuk rasa menuntut…

Selasa, 16 Oktober 2018 07:55

Akses MMB-Melak Rusak Parah

SENDAWAR –  Masyarakat di Kecamatan Mook Manar Bulatn (MMB), Kutai Barat (Kubar), resah dengan…

Senin, 15 Oktober 2018 10:25

Optimalkan Pengelolaan Siskeudes

SENDAWAR - Penyempurnaan pengetahuan dan pemahaman para pengelola keuangan desa mengenai Siskeudes…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .