MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:22
Bakal Ada Tersangka Baru

Penyidik Korupsi Mobdin Periksa Saksi Tambahan

-

PROKAL.CO, TENGGARONG - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan mobil dinas (mobdin) Wabup Kukar Edi Damansyah tahun anggaran (TA) 2015 rupanya belum berhenti.

Selain menjerat empat tersangka, terendus potensi penetapan tersangka lain. "Untuk berkas empat tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan.

Tapi saat ini masih ada pengembangan kasus. Beberapa saksi telah dipanggil untuk klarifikasi temuan penyidik. Potensi penambahan tersangka memang ada, tapi lihat saja nanti," terang Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Yuliansyah kemarin.

Empat tersangka yang terjerat yaitu Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Fahrudin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Teguh Aviantara, Direktur CV Gema Cipta Utama Anton Hutabriansyah (rekanan), serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rachmadian Elfan Arif.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa 35 saksi. Rencana pengadaan dua mobdin untuk bupati dan wabup, pagu anggaran Rp 2,579 miliar. Belakangan, mobil yang datang hanya satu unit.

Pada nilai kontrak pengadaan mobil bupati dan wabup tersebut masing-masing unit seharga Rp 1,28 miliar. Adapun harga pembelian kedua mobil berbeda. Sebab, spesifikasi serta jenisnya berbeda antara mobil dinas bupati dan wabup.

Untuk rencana pengadaan mobil bupati yaitu jenis Alphard 2.5 G (A/T) dengan harga pembelian sebesar Rp 924.900.000. Untuk rencana pengadaan mobil wabup dengan jenis Toyota Vellfire 2.5 G (A/T) harga pembelian disebut Rp 906.070.000. Negara pun merugi hingga Rp 1,28 miliar.

Yuliansyah membeberkan, potensi tersangka lainnya yaitu dari pihak penyelenggara proyek yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) lebih dari dua orang. Para tersangka baru ini, kata dia, memiliki peran dan fungsi yang sama. Hanya, mantan Kapolsek Tenggarong itu menolak menyebutkan identitas para calon tersangka tersebut.

"Tapi yang pasti jumlahnya lebih dari dua orang. Ada tugas dan kewajiban mereka yang diduga tidak dilaksanakan sesuai ketentuan. Sehingga jadi celah pihak lain melakukan korupsi," tambahnya.

Media ini memperoleh sejumlah informasi terkait kewenangan para penyelenggara proyek pengadaan mobdin yang mestinya dilakukan. Setidaknya ada empat posisi jabatan strategis yang ditetapkan untuk penyelenggaraan mobdin tersebut. Yaitu, di PPTK, KPA, PPK, dan Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP).

Saat disinggung, apakah calon tersangka tersebut berasal dari pihak Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP)? Yuliansyah hanya

tersenyum. "Lihat nanti saja, yah. Kami tidak ingin proses yang berjalan nantinya akan terganggu. Kami masih mengumpulkan dokumen dan memeriksa saksi tambahan, yang juga berhubungan dengan pengembangan kasus ini. Tapi kelihatannya memang tidak lama lagi," urainya. (qi/her/k16)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…

Senin, 24 September 2018 12:48

Warga Kampung Ongko Asa Minta Aparat Tangkap Pelaku Ilegal Mining di Kampung Mereka

BARONG TONGKOK- Kasus illegal mining yang terjadi di Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .