MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:22
Bakal Ada Tersangka Baru

Penyidik Korupsi Mobdin Periksa Saksi Tambahan

-

PROKAL.CO, TENGGARONG - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan mobil dinas (mobdin) Wabup Kukar Edi Damansyah tahun anggaran (TA) 2015 rupanya belum berhenti.

Selain menjerat empat tersangka, terendus potensi penetapan tersangka lain. "Untuk berkas empat tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan.

Tapi saat ini masih ada pengembangan kasus. Beberapa saksi telah dipanggil untuk klarifikasi temuan penyidik. Potensi penambahan tersangka memang ada, tapi lihat saja nanti," terang Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Yuliansyah kemarin.

Empat tersangka yang terjerat yaitu Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Fahrudin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Teguh Aviantara, Direktur CV Gema Cipta Utama Anton Hutabriansyah (rekanan), serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rachmadian Elfan Arif.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa 35 saksi. Rencana pengadaan dua mobdin untuk bupati dan wabup, pagu anggaran Rp 2,579 miliar. Belakangan, mobil yang datang hanya satu unit.

Pada nilai kontrak pengadaan mobil bupati dan wabup tersebut masing-masing unit seharga Rp 1,28 miliar. Adapun harga pembelian kedua mobil berbeda. Sebab, spesifikasi serta jenisnya berbeda antara mobil dinas bupati dan wabup.

Untuk rencana pengadaan mobil bupati yaitu jenis Alphard 2.5 G (A/T) dengan harga pembelian sebesar Rp 924.900.000. Untuk rencana pengadaan mobil wabup dengan jenis Toyota Vellfire 2.5 G (A/T) harga pembelian disebut Rp 906.070.000. Negara pun merugi hingga Rp 1,28 miliar.

Yuliansyah membeberkan, potensi tersangka lainnya yaitu dari pihak penyelenggara proyek yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) lebih dari dua orang. Para tersangka baru ini, kata dia, memiliki peran dan fungsi yang sama. Hanya, mantan Kapolsek Tenggarong itu menolak menyebutkan identitas para calon tersangka tersebut.

"Tapi yang pasti jumlahnya lebih dari dua orang. Ada tugas dan kewajiban mereka yang diduga tidak dilaksanakan sesuai ketentuan. Sehingga jadi celah pihak lain melakukan korupsi," tambahnya.

Media ini memperoleh sejumlah informasi terkait kewenangan para penyelenggara proyek pengadaan mobdin yang mestinya dilakukan. Setidaknya ada empat posisi jabatan strategis yang ditetapkan untuk penyelenggaraan mobdin tersebut. Yaitu, di PPTK, KPA, PPK, dan Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP).

Saat disinggung, apakah calon tersangka tersebut berasal dari pihak Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP)? Yuliansyah hanya

tersenyum. "Lihat nanti saja, yah. Kami tidak ingin proses yang berjalan nantinya akan terganggu. Kami masih mengumpulkan dokumen dan memeriksa saksi tambahan, yang juga berhubungan dengan pengembangan kasus ini. Tapi kelihatannya memang tidak lama lagi," urainya. (qi/her/k16)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 11:48

Diizinkan sebelum Ada Larangan

PENAJAM – Masih ada pejabat di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) yang menambah cuti setelah berakhirnya…

Kamis, 21 Juni 2018 11:47

Pemkab PPU Usulkan 175 Formasi CPNS

PENAJAM – Kepastian mengenai formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang ditetapkan untuk Kabupaten…

Kamis, 21 Juni 2018 11:46

Kenaikan Harga Daging Sapi Masih Normal

TANA PASER – Kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri lalu yakni daging sapi melonjak tinggi di…

Kamis, 21 Juni 2018 11:42

Halalbihalal Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris DPRD Kaltim

SAMARINDA – Momentum Idulfitri 1439 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Wakil Ketua…

Kamis, 21 Juni 2018 11:40

Perlu Perhatian Lebih Pemerintah

SANGATTA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta masih perlu perhatian lebih dari pemerintah.…

Kamis, 21 Juni 2018 11:39

Panwaslu Tangani Dugaan Pelanggaran

BONTANG – Sepekan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…

Kamis, 21 Juni 2018 11:39

Polres Ajak Semua Pihak Amankan Pilgub

TANJUNG REDEB – Untuk pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Polres Berau akan melibatkan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:23

Rumah Sakit Ini Perlu Perhatian Lebih Pemerintah

SANGATTA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta masih perlu perhatian lebih dari pemerintah.…

Kamis, 21 Juni 2018 08:20

Polres Ajak Semua Pihak Amankan Pilgub

TANJUNG REDEB – Untuk pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Polres Berau akan melibatkan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:20

Panwaslu Tangani Dugaan Pelanggaran

BONTANG – Sepekan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .