MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:22
Bakal Ada Tersangka Baru

Penyidik Korupsi Mobdin Periksa Saksi Tambahan

-

PROKAL.CO, TENGGARONG - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan mobil dinas (mobdin) Wabup Kukar Edi Damansyah tahun anggaran (TA) 2015 rupanya belum berhenti.

Selain menjerat empat tersangka, terendus potensi penetapan tersangka lain. "Untuk berkas empat tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan.

Tapi saat ini masih ada pengembangan kasus. Beberapa saksi telah dipanggil untuk klarifikasi temuan penyidik. Potensi penambahan tersangka memang ada, tapi lihat saja nanti," terang Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Yuliansyah kemarin.

Empat tersangka yang terjerat yaitu Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Fahrudin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Teguh Aviantara, Direktur CV Gema Cipta Utama Anton Hutabriansyah (rekanan), serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rachmadian Elfan Arif.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa 35 saksi. Rencana pengadaan dua mobdin untuk bupati dan wabup, pagu anggaran Rp 2,579 miliar. Belakangan, mobil yang datang hanya satu unit.

Pada nilai kontrak pengadaan mobil bupati dan wabup tersebut masing-masing unit seharga Rp 1,28 miliar. Adapun harga pembelian kedua mobil berbeda. Sebab, spesifikasi serta jenisnya berbeda antara mobil dinas bupati dan wabup.

Untuk rencana pengadaan mobil bupati yaitu jenis Alphard 2.5 G (A/T) dengan harga pembelian sebesar Rp 924.900.000. Untuk rencana pengadaan mobil wabup dengan jenis Toyota Vellfire 2.5 G (A/T) harga pembelian disebut Rp 906.070.000. Negara pun merugi hingga Rp 1,28 miliar.

Yuliansyah membeberkan, potensi tersangka lainnya yaitu dari pihak penyelenggara proyek yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) lebih dari dua orang. Para tersangka baru ini, kata dia, memiliki peran dan fungsi yang sama. Hanya, mantan Kapolsek Tenggarong itu menolak menyebutkan identitas para calon tersangka tersebut.

"Tapi yang pasti jumlahnya lebih dari dua orang. Ada tugas dan kewajiban mereka yang diduga tidak dilaksanakan sesuai ketentuan. Sehingga jadi celah pihak lain melakukan korupsi," tambahnya.

Media ini memperoleh sejumlah informasi terkait kewenangan para penyelenggara proyek pengadaan mobdin yang mestinya dilakukan. Setidaknya ada empat posisi jabatan strategis yang ditetapkan untuk penyelenggaraan mobdin tersebut. Yaitu, di PPTK, KPA, PPK, dan Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP).

Saat disinggung, apakah calon tersangka tersebut berasal dari pihak Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP)? Yuliansyah hanya

tersenyum. "Lihat nanti saja, yah. Kami tidak ingin proses yang berjalan nantinya akan terganggu. Kami masih mengumpulkan dokumen dan memeriksa saksi tambahan, yang juga berhubungan dengan pengembangan kasus ini. Tapi kelihatannya memang tidak lama lagi," urainya. (qi/her/k16)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Belum Ada Daftar Lelang Jabatan

PENAJAM - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) PPU saat ini membuka lelang jabatan terbuka…

Rabu, 21 Februari 2018 09:59

SEMAKIN DEKAT

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar menggelar temu tatap muka dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:58

Petugas Razia Kendaraan yang Lalai Kir

SENDAWAR - Sebanyak 14 kendaraan roda empat dan roda enam ditilang petugas gabungan, saat razia kendaraan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:04

Reka Ulang Digelar di TKP

SANGATTA - Hari ini, Polres Kutim menggelar rekonstruksi ulang penembakan orangutan di tempat kejadian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:03

BMP Unjuk Gigi, Jadi Destinasi Favorit

BONTANG Mangrove Park (BMP) menjelma menjadi destinasi favorit bagi warga Bontang. Tak kurang 3.081…

Rabu, 21 Februari 2018 09:01

Totoh: Saya Tidak Memiliki Jiwa Politik

TANJUNG REDEB – Merasa tak memiliki kemampuan politis yang baik menjadi alasan kuat Kepala Dinas…

Rabu, 21 Februari 2018 08:58

Sakit, Tunjangan Dipotong

BONTANG - Pendidik dan tenaga kependidikan yang sakit, siap-siap dipotong insentifnya. Hal itu disampaikan…

Rabu, 21 Februari 2018 08:57

Dirakit Sendiri, untuk Berburu Hewan Buas

Tak hanya sering dijumpai di film-film dalam layar kaca, senjata api (senpi) juga sudah lumrah…

Selasa, 20 Februari 2018 10:27

Peluang Tampilkan Potensi Daerah

TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau terus berbenah untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak…

Selasa, 20 Februari 2018 10:24

Dari 100 Kampung, 43 Sudah Bentuk BUMK

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pemerintah kampung membentuk Badan Usaha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .