MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:16
ADD Belum Juga Cair

Diawasi Kepolisian, Kades Harap-Harap Cemas

Mugeni

PROKAL.CO, SANGATTA – Para kepala desa (kades) di Kutai Timur (Kutim) ternyata masih harus bersabar menanti guyuran tunjangan aparatur desa. Pihak Pemkab Kutim menyebut, kemungkinan anggaran tersebut cair Jumat (12/1). Kepolisian turut mengawal penyaluran anggaran ke desa-desa.

Seperti pernah diberitakan, Alokasi Dana Desa (ADD) Kutim 2016 dan ADD tahap II 2017 bersamaan dengan tunjangan aparatur desa triwulan III dan IV tak kunjung cair hingga pergantian atau memasuki 2018. Hal itu sempat membuat kantor desa di beberapa kecamatan di Kutim menutup pelayanan pada Desember dan awal masuk kerja Januari 2018.

Persoalan tersebut pun telah dimediasi oleh DPRD Kutim melalui hearing di Sekretariat DPRD Kutim, Selasa (9/1). Setelah dengar pendapat, Pemkab Kutim menjanjikan melakukan pencairan tunjangan aparatur desa sebesar Rp 28 miliar untuk 139 desa di Kutim, Rabu (10/1). Namun, hingga kemarin belum cair.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Daerah Indonesia (Apdesi) Kutim Khoirul Anam mengakui, belum ada tanda-tanda masuknya uang dari pemkab terkait tunjangan aparatur desa ke rekening desa. Bahkan, para kepala desa diminta untuk mengajukan surat lagi agar pencairan bisa dilakukan.

“Padahal, sebelumnya kami para kepala desa sudah diminta untuk membuat surat pengajuan permohonan untuk pencairan dana tersebut tahun lalu, dan dibatasi sampai 5 Desember 2017. Itu sudah kami penuhi, tapi malah diminta bikin surat lagi,” ucap Khoirul yang juga kepala Desa Tepian Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, kepada Kaltim Post.

Dia mengakui, hal tersebut sebenarnya wajar, karena merupakan aturan dalam birokrasi pemerintahan dalam mengurus pencairan anggaran. Kenyataan yang menjadi kendala, menurut dia, adalah para kepala desa yang bekerja di desa yang jauh dari pusat pemerintahan di Sangatta. Sebab, tak ada lagi anggaran untuk perjalanan dinas, kecuali menggunakan kocek pribadi.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten I Setkab Kutim Mugeni memastikan, tunjangan aparatur desa tersebut segera cair dalam pekan ini. “Bila tak ada halangan, Jumat (hari ini, Red) anggaran tersebut sudah bisa ditransfer ke rekening desa. Sebab, anggaran itu sudah kami urus sampai BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Red),” ucap Mugeni.

Selanjutnya dia meminta para kepala desa lebih bersabar dalam menjalankan tugas pemerintahan yang sedang terkena prahara defisit yang berakar dari pemerintah pusat. “Namanya pencairan dana, apalagi jumlahnya tidak sedikit (Rp 28 miliar), perlu proses yang mengikuti aturan birokrasi negara. Ikuti saja. Paling lambat, kira-kira Senin (14/1) sudah cair dana itu,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan menyatakan, pihaknya terus mengawal ADD, dana desa (DD), maupun tunjangan aparatur desa. Bukan berarti mengecam bahwa anggaran tersebut harus diperlakukan seperti kitab suci sehingga membuat aparatur desa ketakutan, tapi hanya sebagai tanggung jawab kepolisian untuk terlibat mengamankan negara.

“ADD dan DD itu memang tidak jarang ditemui diselewengkan oleh oknum aparatur desa di beberapa daerah, termasuk Kutim. Makanya, pengawasan dari kami juga untuk menghindari penyelewengan, dan berharap dana digunakan sebagaimana fungsi alokasinya,” ungkap Teddy Ristiawan, Rabu (10/1). (mon/san/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 08:32

Jadikan Berau Sentra Kakao dan Lada

TANJUNG REDEB – Sektor pertanian menjadi salah satu andalan yang terus dikembangkan Pemerintah…

Senin, 15 Januari 2018 08:31

Buka Lomba Ketinting di Muara Radak

TANJUNG REDEB – Masyarakat Muara Radak, Kampung Buyung-Buyung mengelar lomba ketinting dan kapal…

Senin, 15 Januari 2018 08:30

Bupati-Wabup Jalan Santai Bersama Guru

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram, bersama Wakil Bupati, Agus Tantomo serta Sekretaris Kabupaten,…

Jumat, 12 Januari 2018 11:29

Upaya Lindungi Konsumen

TANA PASER - Upaya memaksimalkan pelayanan metrologi legal untuk tera dan tera ulang terhadap alat-alat…

Jumat, 12 Januari 2018 11:28

“Ditunggu Sampai Penutupan Pendaftaran”

PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menutup pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) bupati…

Jumat, 12 Januari 2018 11:26

Agar Tidak Ada Lagi Buang Air Besar di Kebun

PASER - Korem 091/ASN melalui Kodim 0904/TNG terus melanjutkan pembangunan jamban (WC) untuk masyarakat…

Jumat, 12 Januari 2018 11:25

Daya Beli Turun, Jumlah UMKM Naik

TANA PASER - Dua tahun terakhir merupakan masa yang cukup berat untuk pemerintah daerah karena anggaran…

Jumat, 12 Januari 2018 11:22

Bakal Ada Tersangka Baru

TENGGARONG - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan mobil dinas (mobdin)…

Jumat, 12 Januari 2018 11:21

Jajanan Berbahaya Ancam Anak Didik

SENDAWAR - Jajanan di sekolah kerap lepas dari pengawasan sehingga anak didik mengonsumsi jajanan yang…

Jumat, 12 Januari 2018 11:21

Perbaikan Jalan Andalkan Perusahaan

TENGGARONG - Proyek perbaikan jalan poros Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun menuju Desa Tuana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .