MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 11:16
ADD Belum Juga Cair

Diawasi Kepolisian, Kades Harap-Harap Cemas

Mugeni

PROKAL.CO, SANGATTA – Para kepala desa (kades) di Kutai Timur (Kutim) ternyata masih harus bersabar menanti guyuran tunjangan aparatur desa. Pihak Pemkab Kutim menyebut, kemungkinan anggaran tersebut cair Jumat (12/1). Kepolisian turut mengawal penyaluran anggaran ke desa-desa.

Seperti pernah diberitakan, Alokasi Dana Desa (ADD) Kutim 2016 dan ADD tahap II 2017 bersamaan dengan tunjangan aparatur desa triwulan III dan IV tak kunjung cair hingga pergantian atau memasuki 2018. Hal itu sempat membuat kantor desa di beberapa kecamatan di Kutim menutup pelayanan pada Desember dan awal masuk kerja Januari 2018.

Persoalan tersebut pun telah dimediasi oleh DPRD Kutim melalui hearing di Sekretariat DPRD Kutim, Selasa (9/1). Setelah dengar pendapat, Pemkab Kutim menjanjikan melakukan pencairan tunjangan aparatur desa sebesar Rp 28 miliar untuk 139 desa di Kutim, Rabu (10/1). Namun, hingga kemarin belum cair.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Daerah Indonesia (Apdesi) Kutim Khoirul Anam mengakui, belum ada tanda-tanda masuknya uang dari pemkab terkait tunjangan aparatur desa ke rekening desa. Bahkan, para kepala desa diminta untuk mengajukan surat lagi agar pencairan bisa dilakukan.

“Padahal, sebelumnya kami para kepala desa sudah diminta untuk membuat surat pengajuan permohonan untuk pencairan dana tersebut tahun lalu, dan dibatasi sampai 5 Desember 2017. Itu sudah kami penuhi, tapi malah diminta bikin surat lagi,” ucap Khoirul yang juga kepala Desa Tepian Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, kepada Kaltim Post.

Dia mengakui, hal tersebut sebenarnya wajar, karena merupakan aturan dalam birokrasi pemerintahan dalam mengurus pencairan anggaran. Kenyataan yang menjadi kendala, menurut dia, adalah para kepala desa yang bekerja di desa yang jauh dari pusat pemerintahan di Sangatta. Sebab, tak ada lagi anggaran untuk perjalanan dinas, kecuali menggunakan kocek pribadi.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten I Setkab Kutim Mugeni memastikan, tunjangan aparatur desa tersebut segera cair dalam pekan ini. “Bila tak ada halangan, Jumat (hari ini, Red) anggaran tersebut sudah bisa ditransfer ke rekening desa. Sebab, anggaran itu sudah kami urus sampai BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Red),” ucap Mugeni.

Selanjutnya dia meminta para kepala desa lebih bersabar dalam menjalankan tugas pemerintahan yang sedang terkena prahara defisit yang berakar dari pemerintah pusat. “Namanya pencairan dana, apalagi jumlahnya tidak sedikit (Rp 28 miliar), perlu proses yang mengikuti aturan birokrasi negara. Ikuti saja. Paling lambat, kira-kira Senin (14/1) sudah cair dana itu,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan menyatakan, pihaknya terus mengawal ADD, dana desa (DD), maupun tunjangan aparatur desa. Bukan berarti mengecam bahwa anggaran tersebut harus diperlakukan seperti kitab suci sehingga membuat aparatur desa ketakutan, tapi hanya sebagai tanggung jawab kepolisian untuk terlibat mengamankan negara.

“ADD dan DD itu memang tidak jarang ditemui diselewengkan oleh oknum aparatur desa di beberapa daerah, termasuk Kutim. Makanya, pengawasan dari kami juga untuk menghindari penyelewengan, dan berharap dana digunakan sebagaimana fungsi alokasinya,” ungkap Teddy Ristiawan, Rabu (10/1). (mon/san/k8)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:10

Kinerja Oke, Miliaran Rupiah Selamat

SENDAWAR - Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar), sangat…

Selasa, 22 Januari 2019 08:07

Pekerjaan Melambat, Termin II Tak Cair

TENGGARONG - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdik Kukar HM Marsandi…

Selasa, 22 Januari 2019 08:00

Ribuan Siswa Baru, Seragam Ditanggung Pemkab, Habiskan Duit Segini...

PENAJAM - Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, orangtua siswa tak…

Senin, 21 Januari 2019 11:44

Pencuri Motor di Bawah Umur

TANA PASER – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 11:32

“Data BPJS Kesehatan Enggak Benar”

PENAJAM – Ribuan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…

Senin, 21 Januari 2019 11:20

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA–Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang paling lambat…

Senin, 21 Januari 2019 11:18

Tetap Gunakan Desain Sebelumnya

TANJUNG REDEB–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau…

Senin, 21 Januari 2019 11:17

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB–Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan tersangka oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:22

Jembatan Tering 17 Tahun Mangkrak

SENDAWAR - Dua proyek jembatan menyeberangi Sungai Mahakam di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Tumpuk Tanah, Izin Belakangan

TENGGARONG - Manajemen PT Gerbang Daya Mandiri (GDM) mengklaim belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*