MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 12 Januari 2018 10:40
Empat Korban Nyaris Meregang Nyawa

Tabung Gas di Permukiman Padat Meledak

PORAK PORANDA: Kondisi dapur rumah Wulandari yang rusak karena ledakan tabung gas.

PROKAL.CO, AROMA gas menyengat dan hawa panas terasa di dapur rumah bangsal kayu, Jalan Muso Salim, Kelurahan Sungai Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota. Kamis (11/1), ledakan tabung gas elpiji di kediaman Wulandari membuat empat orang dirawat di RSUD AW Sjahranie.

Peristiwa itu bermula saat Wulandari membeli tabung gas di toko Sri yang rumahnya saling berhadapan. Lantaran tak bisa memasang, Wulan, sapaannya, meminta tolong kepada Sri. Saat hendak menancapkan slang penghubung dari kompor ke tabung, gas seketika bocor.

Tiba-tiba Wulan berlari keluar berteriak meminta pertolongan. Sofyan yang tinggal di sebelah lokasi kejadian berlari dan membuang tabung gas itu ke dalam drum berisi air. “Aroma gas semua dalam rumah itu,” ujar Sofyan saat dirawat di rumah sakit.

Setelahnya, dia melihat sepintas ada orang menyalakan lampu. Diduga kuat, terdapat percikan api yang muncul dari aliran listrik ke lampu yang dimaksud Sofyan. Duaarrrrr..!!! Tabung itu menggelegar. Ledakan tersebut sontak membuat warga di sekitar keluar rumah. Tauhid, pria yang rumahnya berjarak 200 meter dari lokasi kejadian menyebut, di kediamannya terasa getaran luar biasa. “Seperti bom meledak,” ujarnya.

Tergabung dalam relawan kemanusiaan, Tauhid lantas mencari tahu asal suara tersebut. Rupanya tabung elpiji melon di kediaman Wulan meledak. Melalui walkie talkie, Tauhid menyebarkan informasi kepada relawan dan petugas pemadam kebakaran di Samarinda.

Karena ledakan tabung gas tersebut, empat orang mengalami luka-luka. Tiga di antaranya dewasa dan satu lagi anak-anak. Mereka adalah Sri Sayuti (33), Sofyan Efendi (41), Erni Sulastri (47), dan M Dafa (5), sempat dilarikan ke RSU Darjad untuk mendapatkan penanganan awal. Selanjutnya dilarikan ke RS Dirgahayu hingga akhirnya dibawa ke RSUD AW Sjahranie.

Hingga kemarin pukul 16.00 Wita, kondisi Sri yang paling kritis dan harus menjalani perawatan khusus. Luka bakar karena ledakan tabung gas itu rata-rata menyerang korban sampai 50 persen, kecuali Dafa yang hanya luka di kepala sebelah kanan akibat benturan.

Oleh anggota Polsek Samarinda Kota, tabung gas dan kompor dibawa ke markas polisi di Jalan Bhayangkara untuk diteliti. “Kami belum bisa simpulkan, apakah ada kelalaian atau bagaimana masih kami dalami,” tegas Kapolsek Samarinda Kota Kompol Chandra Hermawan. (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 12:15

Pakai Seragam Perusahaan saat Beraksi

SAMARINDA – Jika beberapa hari terakhir layanan internet (Indihome) dan sambungan telepon Anda…

Jumat, 19 Januari 2018 12:14
Program Jaksa Menyapa Gandeng Kaltim Post

Laporan Kinerja biar Bisa Dikontrol Masyarakat

Kejaksaan punya cara baru agar semakin diketahui masyarakat. Melalui program Jaksa Menyapa, diharapkan,…

Kamis, 18 Januari 2018 09:54

Ratusan PSK Belum Dipulangkan

SAMARINDA – Program pemulangan ribuan pekerja seks komersial se-Kaltim ternyata tak berjalan.…

Kamis, 18 Januari 2018 09:53

PNBP Dialihkan Tanpa Revisi Dianggap Melanggar

SAMARINDA – Dugaan penyimpangan dana pendapatan nasional bukan pajak (PNBP) di Fakultas Pertanian…

Kamis, 18 Januari 2018 09:50

Diduga Mira Tewas Diracun

SAMARINDA – Di permukiman padat penduduk, Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan…

Kamis, 18 Januari 2018 09:49

Alasan Mau Bangun Perumahan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum “pasang” mata dan telinga untuk membongkar praktik…

Rabu, 17 Januari 2018 10:55
Hasil Tes Kesehatan Balon Kepala Daerah

Jangan Harap Detailnya

SAMARINDA – Hasil pemeriksaan kesehatan empat pasang bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil…

Rabu, 17 Januari 2018 10:53

Kebakaran pada Siang Bolong

SAMARINDA - "Api! Api! Api!" teriak puluhan orang panik kala si jago merah beraksi di Jalan Sejahtera…

Rabu, 17 Januari 2018 10:52

Ratusan Siswa Khataman Alquran

SEBANYAK 247 siswa SMP 22 Samarinda kelas 7, 8, dan 9 mengikuti khataman Alquran keempat, Selasa (16/1)…

Rabu, 17 Januari 2018 10:50

DANGER..!!! Satu Tahanan Positif Difteri

SAMARINDA – Bahaya difteri terus menghantui masyarakat ibu kota Kaltim. Jumlah kasus yang terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .