MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 12 Januari 2018 10:31
Mira Dikira Tidur, Endang Posisi Sujud, Rudy Diduga Sakit

Tiga Hari, Tiga Jasad di Dalam Rumah

DIDUGA SAKIT: Petugas mengevakuasi jenazah Rudy Salbianto dari indekosnya.

PROKAL.CO, Kurun tiga hari sejak Selasa hingga kemarin (11/1), publik Samarinda digemparkan dengan temuan jasad. Yang pertama adalah Mira. Penyebab tewasnya masih misterius. Kemudian Endang Puspaningrum dan teranyar adalah Rudy Salbianto, pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim yang ditemukan tewas di indekosnya.

BERALASKAN karpet, sesosok perempuan rebah di lantai menghadap dinding dekat pintu utama. Mira, gadis 23 tahun itu sudah tak bernyawa. Jasadnya ditemukan pertama kali oleh Reza Febrian Dani Swara (13), keluarga korban menjelang matahari terbit pada Selasa (9/1). Dari rumah di Jalan Kertak Hanyar, RT 30, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, jasad Mira dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie.

Reza menyebut sempat melihat mobil berhenti di depan rumah. Tetapi, dia tak melihat jelas jenis mobil dan siapa yang turun lantaran jaraknya tak begitu dekat. “Karena ada mobil lewat, makanya sempat keluar dari warnet. Samar-samar begitu,” ujarnya.

Namun, dia bisa memastikan mobil tersebut berhenti di depan rumahnya dan langsung bergegas pergi. Nah menjelang pukul 05.00 Wita, Reza pulang untuk tidur. Mengetahui ada Mira, dia berusaha membangunkan. “Mbak! Mbak! Geser sedikit. Saya juga mau istirahat (tidur),” ucapnya.

Karena tak merespons dan mengira Mira masih dalam keadaan terlelap, remaja 13 tahun itu memilih tidur di rumah sebelah, yang juga milik keluarganya. Sebelum meninggalkan Mira untuk tidur di ruang tamu, mata Reza sempat melihat pergelangan dan telapak kaki Mira sudah membiru.

Mira adalah dara asal Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar). Perempuan muda dengan rambut sebahu itu dikabarkan sedang menjalin hubungan dengan seorang pria di Samarinda. Menjelang Selasa petang, rekan pria yang dimaksud sedang menjalani pemeriksaan. Ada yang janggal dengan meninggalnya Mira.

Pantauan Kaltim Post di lokasi kejadian, tak ditemukan identitas Mira. Dari dalam rumah, anggota Polsek Sungai Kunjang membawa plastik hitam berukuran sedang. Sepintas isinya barang-barang milik Mira. Kejanggalan lain adalah pintu rumah yang tak terkunci saat Reza menemukan korban. Hingga Rabu (10/1) polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. “Kami tunggu hasil visum,” terang Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Suyatno. Tanda-tanda bekas penganiayaan juga tak ditemukan di tubuh Mira.

Sementara itu, Rabu pagi, Endang Puspaningrum, tenaga honorer di RSKD Atma Husada Mahakam, ditemukan tak bernyawa. Hanya menggunakan pakaian tidur, Endang ditemukan dengan posisi sujud, sembari tangan memegang dada. Di dalam rumah perempuan 41 tahun itu, didapati banyak jenis obat. Dari penuturan Gunawan (30), tetangga Endang, dia merasa aneh karena sejak pagi Endang tak kunjung keluar.

“Biasanya sudah beraktivitas pagi-pagi,” sebutnya. Walhasil, bersama warga lain, pintu rumah Endang didobrak. Lanjut Gunawan, Endang adalah perempuan yang ramah dengan tetangga. Di rumah, perempuan paruh baya itu tinggal sendiri. “Anaknya di Jawa,” sambung Gunawan. Jasadnya langsung dikebumikan setelah warga menolak untuk dilakukan visum.

Terbaru, Rudy didapati tak bernyawa di dalam kamar indekosnya di Jalan Juanda 7, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, sekitar pukul 10.00 Wita, Kamis (11/1). Dari keterangan Aldrie, rekan satu kantor Rudy, Senin siang, pria 49 tahun itu terakhir berada di kantor bercanda bersama rekan kerja. “Memang punya riwayat penyakit. Di kantor sering batuk-batuk dan penyakit mag sudah akut,” sebut Aldrie. Di dalam kamar indekos bercat hijau yang disewa Rudy, tampak obat-obatan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Iptu Yunus Kello menjelaskan, sejauh ini, kesimpulan awal meninggalnya Rudy karena sakit. “Tapi kami tetap menunggu hasil pemeriksaan dokter dari rumah sakit,” tegas Yunus. (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:06

Ada Kelompok Laki-Laki Penyuka Sesama Jenis di Samarinda?

SAMARINDA  –  Apakah ada kelompok gay di Samarinda? Pertanyaan ini terus menggelayut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:03

Tak Banyak yang Mau Jadi Sekwan, Wali Kota Pesan Ngga Usah Ikut-ikutan Berpolitik

SAMARINDA –  Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang meminta PNS termasuk sekretaris DPRD…

Sabtu, 13 Oktober 2018 09:46

Mampu Jangkau Kawasan Terpencil

SAMARINDA - Keberadaan Tim Relawan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila untuk Sulawesi Tengah…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:04

ANDA BERNYALI? Berenang Nyebrang Sungai Mahakam, Hadiahnya Rp.50 Juta

SAMARINDA- Festival Mahakam selalu mengadakan Lomba Berenang menyeberangi Sungai Mahakam yang dikemas…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:02

Gubernur Puji Kepala Desa dan Tenaga Pendamping

SAMARINDA- Apresiasi dan pujian mengalir dari mulut Gubernur Kaltim, Isran Noor kepada para 12 orang…

Kamis, 11 Oktober 2018 23:06

Perhari Sambangi 3 Tenda Pengungsian

SAMARINDA - Memasuki hari kelima keberadaan tim relawan MPW PP Kaltim untuk Sulteng, tim medis yang…

Kamis, 11 Oktober 2018 22:48

KKA Jadi Indikator Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

SAMARINDA- Indeks Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) di Kaltim dinilai terus mengalami peningkatan.…

Kamis, 11 Oktober 2018 22:47

Tablik Akbar, Sempaja Macet Total

SAMARINDA- Ribuan kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi tempat parkir Stadion Madya Sempaja, bahkan…

Kamis, 11 Oktober 2018 12:45

Pemilihan Rektor Unmul, Masjaya Terpilih Lagi

SAMARINDA- Rapat Senat Tertutup Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda secara aklamasi memilih Prof.…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:42

Gubernur Evaluasi Kinerja Kepala OPD Setiap Hari

SAMARINDA-   Samarinda, Gubernur  Kaltim Isran Noor menegaskan akan melakukan mengevaluasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .