MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Jumat, 12 Januari 2018 09:09
Pilgub dan Persiapan Pilpres

PROKAL.CO, Oleh: Ariful Amin
(Ketua Komunitas Pemerhati Balikpapan)

POLITIK itu dinamis dan cair sebagaimana bentuk cair dapat berubah bentuk sesuai yang ditempatinya. Termasuk berubah warna sesuai campuran warna di dalamnya. Begitu cair dan dinamisnya sehingga pilgub kali ini terjadi perubahan yang sangat cepat dari waktu ke waktu. Dari mulai bongkar pasang pasangan bakal calon sampai partai pengusung pun berubah-ubah.

Sebagaimana sifat cair adalah mudah sekali dipanasi, berbeda dengan sifat barang padat. Proses politik dalam pencalonan gubernur mengirim pesan ke masyarakat adanya situasi yang panas. Tapi, sebagaimana sifat barang cair mudah didinginkan tapi dalam hal ini tidak terjadi.

Politik yang cair dan dinamis sebenarnya diperlukan oleh masyarakat agar dapat pemimpin yang benar-benar mengerti dan paham kemauan yang punya mandat tertinggi, yakni rakyat. Namun, apakah cair dan dinamisnya ini dalam upaya tersebut? Bila dilihat dari perjalanan selama ini, masih jauh dengan kemauan masyarakat. 

Seperti halnya pasangan dibutuhkan chemistry dengan pasangannya. Chemistry tidak dapat dibangun hanya sesaat, namun harus terus-menerus mendalami satu sama lain. Kesamaan visi bukan karena kesamaan kepentingan sesaat. Karena ketidakadaan chemistry pasangan hanya berumur jagung dan pecah kongsi di tengah jalan yang merugikan rakyatnya.

Cairnya politik ternyata tidak disertai cairnya ke masyarakat. Politik lebih hanya sekadar mempertahankan kekuasaan, sehingga terlihat lebih besar titipan penguasa dibanding titipan rakyat.

Pilgub yang terjadi, akhirnya seperti pemanasan menuju Pilpres. Seakan-akan pemenang pilgub mempunyai kemampuan mengarahkan rakyat, yang juga punya hati dan pikiran untuk mendukung presiden pilihannya. Pasangan calon tidak lagi melihat akar di mana kaki berpijak dan menyerap sari pati. Tapi, hitungan strategi mengadang untuk meloloskan calon dalam kepentingan persiapan pilpres.

Kadang kala banyaknya calon diartikan sebagai keuntungan rakyat karena banyak pilihan, tapi tidak pernah dibahas bahwa banyaknya calon juga menunjukkan sulitnya calon pemimpin mempersatukan kepentingannya. Padahal, bila pemimpin benar lahir dari rakyat, rakyatlah yang berbondong-bondong memberikan amanahnya, bukan dengan cara mencalonkan diri. Pilpres biarlah berjalan dan menentukan sendiri lahirnya seorang pemimpin. Pilgub pun diberi ruang yang cukup untuk lahir seorang pemimpin, bukan lagi dengan cara mengemas dan dijadikan industri. Masyarakat lebih sehat diberi pemahaman tentang pemimpin yang baik, bukan dipengaruhi dengan tekanan dan menyodorkan pemimpin yang penuh rekayasa. (*/one/k15)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:24

Sisa Ruang Profesi Wartawan

Oleh Amir Machmud NS KEGELISAHAN konstruktif Ganjar Pranowo tentang masa…

Selasa, 22 Januari 2019 07:52

BPJS Perlu Belajar dari NHI Taiwan

OLEH: FERRY FADZLUL RAHMAN (Dosen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur) PERSOALAN…

Selasa, 22 Januari 2019 07:49

Bahasa Menunjang Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

OLEH: PERMIN (Warga Samarinda Seberang) SEBAGAI seorang ibu sekaligus sebagai…

Senin, 21 Januari 2019 07:19

Masih Fokus Pencegahan Stunting

OLEH: Prof Dr BERNATAL SARAGIH SP M Si (Guru Besar…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:59

Tumbler: Langkah Awal Peduli Kualitas Air Minum Isi Ulang

BARU - baru ini kita dikejutkan dengan video laut yang…

Kamis, 17 Januari 2019 08:37

Banjir Dungu

OLEH: SUNARTO SASTROWARDOJO (DOSEN SEKOLAH PASCA PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH…

Rabu, 16 Januari 2019 07:48

Berselancar di Atas Batu Bara

OLEH: NUGRA, ST(Competent Person Cadangan Coal) BATU BARA, barang Tuhan…

Selasa, 15 Januari 2019 07:59

Jangan Jadi Penyampah

Oleh: Hendrajati, S.Pd (Praktisi K3, Pendiri HSE Indonesia, Mahasiswa S-2…

Selasa, 15 Januari 2019 07:54

Ayo, Konsisten Cinta Persiba

Oleh: Andi Amirul Tarninda BP (Ketua Panpel Piala Soeratin U-17…

Senin, 14 Januari 2019 07:23

Kado Awal Tahun: Jaga Kebersamaan Umat

Oleh: Mukhmahad Ilyasin (Rektor IAIN Samarinda) MASYARAKAT Indonesia merupakan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*