MANAGED BY:
MINGGU
29 MEI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 26 September 2013 09:08
DPR RI Panggil Pelindo IV Samarinda

Antikorupsi, Dahlan Iskan Bersih-Bersih di BUMN

BALIKPAPAN - Dugaan korupsi di PT Pelindo IV Cabang Samarinda berefek ganda. Tak hanya aspek hukum yang tentu jalan terus, DPR RI juga gerah dengan kasus yang mencuat ini.

Adalah Nanang Sulaiman, anggota Komisi VI DPR RI yang merespons kasus tersebut. Wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Kaltim ini, saat menghubungi Kaltim Post, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mengusut tuntas masalah yang mendera salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
Sebagai informasi, salah satu mitra Komisi VI adalah Kementerian BUMN. Pelindo merupakan satu dari 140 perusahaan negara di bawah Kemen-BUMN.

"Kasus ini harus diusut tuntas. Ini seperti mencoreng, saat Pak Dahlan (Dahlan Iskan, menteri BUMN) sedang melakukan bersih-bersih di internalnya, ada kasus yang tentu saja melibatkan oknum," kata politisi PPP itu.

Selain mendorong kasus ini terus didalami hingga tuntas oleh penegak hukum, komisinya juga berencana memanggil para petinggi PT Pelindo IV.

Pemanggilan, kata dia, salah satunya sebagai bentuk meminta penjelasan dari PT Pelindo IV yang membawahi cabang di Samarinda. Di sisi lain, dengan mencuatnya kasus ini, dirinya juga mengindikasi kasus serupa tak hanya terjadi di Sungai Mahakam, Samarinda.

Tapi juga sungai-sungai di daerah lain di Kaltim yang ada aktivitas pengangkutan batu bara. Bahkan tak hanya Pelindo, tak menutup kemungkinan unit usaha lainnya di Benua Etam ada juga yang melakukan kecurangan.

Diketahui, Kejati Kaltim mengungkap dugaan korupsi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 1,3 miliar di PT Pelindo IV Cabang Samarinda. Angka tersebut kemungkinan masih akan bertambah, karena yang ditelusuri baru PNBP 2012 di BUMN.

Kepada Kaltim Post, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltim Risal NF mengatakan, pihaknya sudah menetapkan dua tersangka. Yakni, Jhonson Simanjorang dan Edy Djoni MN dari PT Pelindo IV.

"JS (tersangka Jhonson Simanjorang, Red) adalah Bagian Keuangan di Pelindo IV. Sedangkan ED (tersangka Edy Djoni MN, Red) adalah general manager. Untuk sementara, dua orang itu tersangkanya," terang Risal, seperti diberitakan sebelumnya.

DAHLAN AUDIT

Nah, semangat DPR RI memperjelas kasus ini, sudah senada dengan niat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menekan kasus korupsi di perusahaan negara. Kemarin, Dahlan Iskan meluncurkan roadmap BUMN Bersih. Dengan program tersebut, hampir seluruh jajaran perusahaan yang ada dalam naungan Kementerian BUMN bakal diaudit menyeluruh.

Menteri BUMN Dahlan Iskan menerangkan, wacana BUMN bersih sudah muncul sejak 3 bulan lalu. Ide tersebut dicanangkan karena ditemukannya tindak korupsi pada BUMN yang sudah menerapkan tata kelola perusahaan baik (Good Corporate Government/GCG).

’’Selama ini, banyak BUMN sudah bangga dengan GCG (Good Corporate Governance) yang baik. Tapi, BUMN GCG yang sudah baik ternyata masih ditemukan korupsi. Jadi, GCG saja nggak cukup,’’ ujarnya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta.

Dalam acara tersebut, Dahlan menunjuk lima orang menjadi Tim BUMN Bersih. Antara lain, Staf Ahli Kementerian BUMN Hari Susetio, Direktur Utama PT KAI Ignatius Jonan, Komisaris PT PLN Zulifli Zaini, Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas, dan Drektur Utama PT PMN Suparman. “Timnya diketuai pak Hari. Tugasnya untuk merumuskan roadmap BUMN Bersih,” tambahnya.

Selain penerapan GCG (Good Corporate Governance), Dahlan meminta perusahaan pelat merah untuk menambah perangkat pendukung untuk meningkatkan transparansi. Misalnya, whistle blowing system, code of conduct, dan laporan harta kekayaan penyelenggara negara yang lengkap.

“Ada tiga jenjang jabatan yang akan diperiksa. Serta, service level agreement bagi BUMN yang memiliki PSO (Public Service Obligation), CSR (Corporate Social Responsibility), dan kewajiban-kewajiban lainnya secara hukum dan etika,” terangnya.

Dia merinci, tiga jenjang jabatan tersebut bakal dibagi dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama, proses BUMN Bersih bakal dilakukan di tingkat direksi dan komisaris BUMN. Jajaran petinggi perusahaan itu diberikan waktu selama tiga bulan untuk melakukan bersih-bersih. Setelah itu, Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP) akan melakukan assessment terhadap perusahaan tersebut.

“Komisaris dan direksi harus bersih sejak 1 Oktober ini. Ini bertujuan untuk mencegah korupsi. Nah, Kedudukan dia atas harus memberi contoh untuk yang di bawah-bawahnya,” ungkapnya.

Setelah itu, jabatan di bawah direksi seperti kepala divisi diberikan juga penilaian selama enam bulan. Evaluasi tersebut bakal dilakukan oleh direksi yang sudah lolos penilaian dan dibantu oleh BPKP. “Kemudian, bersih-bersih akan dilakukan penilaian terhadap jabatan level manajer. Direksi dan komisaris harus dijamin bahwa dia benar-benar bersih. Ini akan dinilai selama sembilan bulan,’’ jelasnya.

Menurut informasi, sudah ada 30 BUMN yang mengikuti program tersebut. Seperti, RNI, Mandiri, BNI, BRI, BTN, PLN, Pertamina. Sedangkan, bagi BUMN yang sudah siap, Dahlan mendorong agar perseroan cepat mendaftarkan diri kepada tim Roadmap BUMN Bersih (RBB) paling lambat 31 Oktober 2013.
“Bagi BUMN yang menyatakan siap, BPKP akan melakukan survei paling lambat akhir November 2013,” katanya. (bil/jpnn/far/che/k1)
 

BACA JUGA
Sabtu, 28 Mei 2016 12:01

SADIS..! Bocah Itu Dipukul di Kepala Pakai Ulin oleh Ibu Kandung Sendiri

TENGGARONG – MA (8), korban penyiksaan ibu kandungnya, Sinta Naoli (28), harus menjalani dobel…

Sabtu, 28 Mei 2016 12:01

Jalan Rusak, Ini Alasan Andalan Pejabat-Pejabat di Kaltim....

SAMARINDA – Status jalan kerap jadi tempat berlindung tatkala kondisi jalan rusak. Apalagi bila…

Sabtu, 28 Mei 2016 12:00

Titik Langganan Kecelakaan, Pemprov-Pemkot Lempar ke Pusat

TANJAKAN dan truk jumbo masih menjadi momok bagi warga Balikpapan. Khususnya di titik-titik yang…

Sabtu, 28 Mei 2016 11:45

Real Madrid vs Atletico Madrid, Ambisi Pembalasan Simeone

MILAN – Kapal nelayan melawan kapal perang. Demikian mantan allenatore AC Milan dan timnas Italia…

Sabtu, 28 Mei 2016 08:58

HORORR..!! Unta Sakit Hati, Kepala Majikan Digigit Hingga Copot

PEMBALASAN yang kejam dari seekor peliharaan kepada sang majikan. Pria di India tewas mengenaskan setelah…

Jumat, 27 Mei 2016 12:00

SADIS..!! IBU MACAM APA INI...? Anak Disiksa sampai Mata Buta dan Kuku Terkelupas

TENGGARONG - Sadis nian ibu yang satu ini.Sinta Naoli (28), namanya. Tinggaldi RT 16, Kelurahan Senipah,…

Jumat, 27 Mei 2016 12:00

Jalan Rusak, Disindir Bupati, Kuping Gubernur "Memerah", Ini Kata Awang Faroek

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tak mau disalahkan atas rusaknya jalan di Kecamatan Petung,…

Jumat, 27 Mei 2016 11:09

Parah, Tak Ada Solusi..!! Tanjakan Jalan MT Haryono Makan Korban Lagi

TANJAKAN di Jalan MT Haryono, Balikpapan, terus memakan korban. Kali ini sebuah truk molen hancur. Kejadiannya…

Jumat, 27 Mei 2016 11:03

Semaraknya Champions Festival, Pembuka Pesta di Kota Milan

Pesta dimulai. Kemeriahan final Liga Champions 2016 resmi dibuka kemarin. Ditandai dengan dirilisnya…

Jumat, 27 Mei 2016 08:10

Sofyan Masuk DPP Golkar, Bagaimana dengan Mahyudin?

BALIKPAPAN - Dokumen berisi susunan pengurus Partai Golkar bocor ke publik. Kertas yang beredar memuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.