MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 12 Januari 2018 07:22
Siap Tampung 25 Ribu Ton Ikan

Pekan Depan, PPI Selili Operasikan Gedung Pemasaran

TERBESAR DI KALTIM: Dengan cold storage 25 ribu ton di gedung pemasaran baru nanti, PPI Selili diharapkan bisa menghadirkan ikan dengan harga lebih murah. (SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sektor perikanan di Kaltim diyakini bakal tergarap lebih maksimal. Hal tersebut didukung pembangunan gedung pemasaran di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili, Samarinda yang akan diresmikan 17 Januari mendatang.

Gedung pemasaran tersebut memiliki cold storage dengan kapasitas 25 ribu ton. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kaltim, Nursigit mengatakan, jika tak ada halangan, pekan depan fasilitas tersebut sudah bisa digunakan. Penggunaan gedung tersebut, diakuinya meleset dari target awal, pada akhir 2017 lalu.

“Dalam rangka percepatan penggunaan gedung, kami sudah rapat persiapan beberapa kali. Nanti peresmiannya akan menghadirkan pak gubernur dan wali kota,” ucapnya saat ditemui Kaltim Post di kantornya, Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda, Rabu (10/1).

Nursigit menjelaskan, gedung dengan fasilitas cold storage itu akan menjadi tempat para nelayan berjualan. Di Kaltim, kata dia, ada delapan PPI. Selain di Selili, ada di PPI Senaken di Paser, PPI Api-api di PPU, lalu PPI Manggar di Balikpapan. Selanjutnya, di Kutai Timur ada PPI Sangatta, lalu di Bontang ada Tanjung Limau, PPI Semangko di Kukar, dan PPI Sambaliung di Berau.

“Dari kedelapan PPI tersebut, PPI Selili merupakan yang paling besar. Tangkapannya sekitar 8.000 ton per hari. Itu belum termasuk yang di pangkalan rakyat,” tuturnya.

Nursigit menyebut, PPI  Selili Samarinda yang berdiri sejak 1991 terus dikembangkan fasilitasnya. Selain pembangunan fisik yang sudah selesai 100 persen sejak 30 November lalu, tempat ini juga telah memiliki gedung pemasaran ikan.

“Ini untuk meningkatkan prasarana, agar mempercepat pelayanan dan distribusi bongkar-muat ikan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Dengan diresmikannya gedung ini, diharapkan distribusi dan pembagian ikan bisa lebih cepat. Selain Samarinda, PPI Selili juga menjadi pusat bongkar-muat untuk memenuhi kebutuhan di Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.  

“Tentunya, jika distribusi ikan lebih maksimal, harga ikan akan lebih murah. Ini yang tentunya akan sangat dirasakan masyarakat, serta mendukung gerakan gemar makan ikan,” ujarnya.

Gedung tersebut, tambahnya, dibangun dengan panjang lantai dasar 48 meter dan lebar 15 meter. Terdapat 15 unit los agen, dengan ukuran masing-masing 6x6 meter.

Lalu di lantai dua, dengan panjang 48 meter dan lebar 15 meter, terdapat 15 unit ruang agen 15, dengan ukuran masing-masing 2x2,5 meter, serta ruang pusat jajanan serba-ikan berukuran 30x15 meter. 

“Gedung tersebut dua lantai. Lantai dasar untuk menampung hasil tangkapan, dan transaksi. Sementara lantai duanya untuk pengembangan UKM seperti untuk warung kopi dan makan bagi para pengunjung PPI,” pungkasnya. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Kamis, 20 September 2018 07:56

Ini Dia, Bakal Jadi Ikon Wisata Balikpapan

BALIKPAPAN - Tidak mudah meyakinkan masyarakat untuk beralih ke hunian apartemen. Pasalnya, saat ini…

Kamis, 20 September 2018 07:53

2019, Pemerintah Utang Subsidi Rp 15 T ke Pertamina dan PLN

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan, utang subsidi yang belum dibayarkan pemerintah…

Kamis, 20 September 2018 07:48

Jaga Kinerja Ekspor

JAKARTA - Satu dari 28 produk baja dari Indonesia, yaitu non-alloy and other alloy quarto plates dikenakan…

Kamis, 20 September 2018 07:46

Kredit UMKM Kian Tumbuh

SAMARINDA - Meski masih negatif, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kaltim menunjukkan perbaikan.…

Kamis, 20 September 2018 07:45

Tonjolkan Pariwisata dan Biodiesel

JAKARTA - Penyelenggaraan International Monetary Fund (IMF) World Bank Group di Nusa Dua, Bali, tinggal…

Kamis, 20 September 2018 07:44

Pemerintah Beri Relaksasi Debitur KUR

JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terkena dampak gempa Lombok bisa…

Rabu, 19 September 2018 07:03

Rupiah Kembali Bergolak

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali tidak berdaya di hadapan dolar Amerika Serikat (USD). Berdasar…

Rabu, 19 September 2018 07:01

Transaksi Tunai Meningkat

SAMARINDA - Jumlah transaksi tunai di Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan…

Rabu, 19 September 2018 06:56

Siapkan 1,4 Juta Ton Pupuk

BONTANG – Kebutuhan pupuk dalam negeri dipastikan aman. Terutama saat musim tanam pada Oktober…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .