MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 12 Januari 2018 07:17
Fintech Sudah Salurkan Rp 2,5 Triliun
GANDENG PERBANKAN: Beberapa perusahaan fintech meyakini nominal pinjaman yang mereka salurkan bisa tumbuh pesat tahun ini. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA - Sistem pembiayaan gotong royong secara online atau melalui perusahaan teknologi keuanganatau financial technology (fintech)dengan pola peer to peer (P2P) lending terus tumbuh. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, nilai total dana yang disalurkan sudah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun sepanjang tahun lalu.

“Pendanaan fintech P2P lending telah memberikan kontribusi yang baik bagi langkah awal upaya inklusi finansial di Indonesia dengan pendanaan lebih dari Rp 2,5 triliun sepanjang tahun 2017,” ujar Direktur Pengaturan Perizinan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi, dalam keterangan resminya, Rabu (10/1).

OJK pun, lanjut dia, berharap model pendanaan gotong royong online ini akan lebih banyak memberikan dukungan pendanaan di sektor hulu pertanian, nelayan, dan UMKM. Selama ini, sektor tersebut belum sepenuhnya dilayani industri keuangan konvensional.

Menurut data otoritas, terdapat kebutuhan kredit bagi UMKM sebesar Rp 1.700 triliun per tahun di Indonesia. Saat ini, lembaga keuangan yang ada hanya dapat memenuhi Rp 700 triliun dari kebutuhan tersebut, sehingga ada kekurangan pendanaan bagi UMKM sebesar Rp 1.000 triliun setiap tahunnya.

Situasi ini tak hanya merugikan industri usaha kecil, tetapi juga melemahkan ekonomi negara. Studi Oliver Wyman dan Modalku (salah satu perusahaan fintech) menemukan bahwa kurangnya akses terhadap pinjaman bagi UMKM Indonesia yang ingin berkembang, menyebabkan kerugian sebesar 14 persen dari total PDB nasional pada 2015 lalu. Oleh karena itu, diperlukan sumber pendanaan alternatif bagi UMKM Indonesia, terutama karena kontribusi UMKM yang besar bagi negara sebesar 60,34 persen dari PDB nasional dan memperkerjakan 97 persen dari tenaga kerja Indonesia.

Adapun dari total pinjaman Rp 2,5 triliun, tersalur ke beberapa perusahaan fintech. Baru-baru ini, UangTeman mengumumkan penyaluran pinjaman mereka sudah mencapai Rp 150 miliar tahun lalu. Perusahaan tersebut juga optimistis dapat mengucurkan pinjaman hingga Rp 1 triliun tahun ini.

Perusahaan lainnya, PT Mitrausaha Indonesia Grup melalui brand ModalKu, tahun lalu juga telah mengucurkan pinjaman hingga Rp 520 miliar. “Kami sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih ModalKu selama 2017, khususnya mendapatkan pengakuan dunia bahwa kami memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Indonesia serta mendukung inklusi keuangan nasional,” ujar Co-Founder dan CEO ModalKu, Reynold Wijaya.

Selain menyalurkan pinjaman melalui mekanisme P2P lending di Indonesia, ModalKu juga menyalurkan pinjaman ke Malaysia dan Singapura. Total pinjaman ModalKu di tiga negara tersebut mencapai sekitar Rp 1 triliun. (man2/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 Mei 2019 10:38

Penerapan Tarif Baru, Maskapai Diapresiasi

JAKARTA – Kemarin (18/5) merupakan hari pertama penerapan Keputusan Menteri…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:13

Begini Inovasinya agar Produk UMKM Makin Jaya

INOVASI yang dilakukan Toko Purnama di Pasar Inpres Kebun Sayur,…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:12

Alokasi Belanja Pemerintah Turun

SAMARINDA- Alokasi belanja dan transfer seluruh pemerintah daerah di Kaltim…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:11

Jasa Pengiriman Kembali Melejit

BALIKPAPAN- PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Sultan Aji Muhammad…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:10

Berencana Tambah Dua Extra Flight ke Jakarta

BALIKPAPAN – Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan tarif batas atas…

Jumat, 17 Mei 2019 21:42

Pertamina Bantu Branding Usaha Mikro yang Tak Gunakan Elpiji Subsidi

SAMARINDA - Pertamina berjanji akan lebih banyak membantu pelaku usaha…

Jumat, 17 Mei 2019 14:09

Indosat Tambah Kapasitas Traffic

BALIKPAPAN - Indosat Ooredoo menambah kapasitas traffic hingga 20 persen…

Jumat, 17 Mei 2019 14:07

Pajak Daerah Dominasi PAD Kaltim

SAMARINDA- Pada triwulan I 2019, realisasi pendapatan asli daerah (PAD)…

Jumat, 17 Mei 2019 00:00

Kembali Hadir di Samarinda dan Balikpapan, Smartfren Luncurkan Produk Double Berkah Silaturahmi

SAMARINDA - Tepat di bulan Ramadan dan menyambut hari raya…

Kamis, 16 Mei 2019 13:43

KPPU Pantau Tarif Baru, Awasi Potensi Kartel

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyambut baik keputusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*