MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 11 Januari 2018 10:19
Bikin Perkada Pertanahan

Perda Tak Tuntas, Tinggal Tunggu Naskah Akademik

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Regulasi yang memayungi perizinan tanah, khususnya izin membuka tanah negara (IMTN), belum sepenuhnya rampung. Kebutuhan mendesak akan beleid tersebut disiasati pemkot lewat peraturan kepala daerah (perkada) bernomor 38/2017 tentang IMTN. Dasar pemkot menerbitkan perkada ini agar administrasi penerbitan izin lahan yang sering tumpang-tindih, bisa dibenahi.

Penerbitan perkada tak terlepas dari gagal rampungnya rancangan peraturan daerah (raperda) IMTN di program penyusunan peraturan daerah (properda) kumulatif terbuka di DPRD Samarinda medio Juli 2017. “Kendala utama dari naskah akademik belum ada hingga akhir tahun,” ucap Jasno, ketua Badan Peraturan Daerah (Baperda) DPRD Samarinda.

Meski raperda usulan pemkot telah masuk dalam tugas Baperda, Jasno menegaskan, naskah akademik tak bisa asal susun. Harus meninjau kebutuhan pemkot selaku eksekutif yang menjalankan aturan. Turut pula, tak asal salin-rekat aturan serupa di daerah lain. Dengan begitu, usulan itu dialihkan ke Properda 2018 bersanding bersama 22 raperda lain.

“Draf mulai disusun bertahap, paling cepat awal Maret baru mulai pembahasan. Tahun ini yakin disahkan,” ungkap dia. Hadirnya perkada yang resmi diterapkan pada 2 Januari lalu itu tak begitu memengaruhi pembahasan raperda nantinya. Justru, lanjut politikus PAN Samarinda ini, kian mempermudah implementasi perda. “Karena sudah lebih dulu disosialisasikan. Perkada itu sudah dikomunikasikan ke kami kok sebelum diterbitkan. Jadi, tinggal menambah poin-poin kajian. Teknis, pasti sudah terakomodasi di perkada. Cukup memperkuat payung hukum,” ulas anggota Komisi III DPRD Samarinda ini.

Ditemui terpisah, Sekretaris Kota Samarinda (Sekkot) Sugeng Chairuddin menuturkan, sejauh ini, penerbitan perkada itu untuk memberi arahan yang jelas dan pasti pada Dinas Pertanahan Samarinda dalam menata penerbitan izin yang dulu bernama surat pernyataan penguasaan tanah (SPPT) yang diterbitkan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) di setiap kecamatan se-Samarinda. “Kalau keperluannya mendesak tentu bisa lewat perkada, tapi memang tak sekuat perda. Kan semua perlu solusi selama tak ada yang dilanggar,” ucapnya.

Hadirnya Perkada 38/2017 itu, sebut Sugeng, bakal mempercepat penerapan jika Raperda IMTN disahkan. “Dinas pertanahan rutin sosialisasi dan bimtek (bimbingan teknis) di setiap kecamatan dan kelurahan untuk menjalankan pengurusan izin tanah,” tuturnya.

Diketahui, dari peraturan itu, penerbitan izin dibagi berdasarkan luasan. Ukuran lahan di bawah 5.000 meter persegi menjadi kewenangan kecamatan, luas lahan di atas 5.000 meter persegi hingga 2 hektare menjadi kewenangan Dinas Pertanahan. Sementara 2–5 hektare ditangani langsung oleh sekkot. Ukuran di atas luasan itu menjadi kewenangan BPN.

Selain pembagian kewenangan, ada pola penerbitan yang diperbarui. Lahan yang dimohonkan izin tak sekadar ditinjau dan diukur luasan. Ada tim khusus dari Dinas Pertanahan yang akan meninjau dan memproses pengukuran. Proses ini rampung, lahan yang dimohonkan penerbitan izin disosialisasikan selama sebulan untuk mengantisipasi adanya tumpang tindih. (*/ryu/iza/k8)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:39

Buaya Muncul di Sungai Karang Mumus

SAMARINDA – Kurang dari sepekan, warga yang beraktivitas di Sungai Karang Mumus (SKM) gempar.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:38

Awalnya Anti, Kini Cinta Mati

Semangat Bunga Jelitha Ibrani untuk terus menggaungkan semangat menjaga hutan dan isinya terus bergema.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:37

Anggaran Bertambah, Utang Tetap Ada

SAMARINDA – Polres Samarinda mendapat tambahan anggaran pada 2018. Sebelumnya aparat berseragam…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:36

Bosan Dituduh Selingkuh

“Aduh, Pak. Sakit”. Demikian rintihan Diana Dewati sembari memegang tangan dan wajahnya…

Jumat, 16 Februari 2018 12:39

Masyarakat Tak Perlu Khawatir

SAMARINDA - Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:37

Fender Jembatan Mahakam yang Dihantam Ponton, Keputusan di Tangan Gubernur

SAMARINDA –Benturan yang mengakibatkan fender atau pelindung pilar Jembatan Mahakam miring sudah…

Jumat, 16 Februari 2018 12:35

Imlek 2569 Kebhinekaan di Nusantara

TAHUN Baru Imlek 2569 (lunar) bertepatan pada Jumat, 16 Februari 2018. Ini merupakan perayaan budaya…

Jumat, 16 Februari 2018 12:34

Cuti Kampanye, Mobil Dinas Ditinggal

SAMARINDA - Terhitung 15 Februari hingga 23 Juni 2018, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang resmi cuti…

Jumat, 16 Februari 2018 12:33

Agar Manusia Bisa Menjaga Alam

Ketika masalah perburuan hewan mendunia dan nyaris tak ada yang selesai kasusnya, saat itu pula, Bunga…

Kamis, 15 Februari 2018 10:06

Pjs Wali Kota Beber Rencana

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dan Wakilnya Nusyirwan Ismail telah mengambil cuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .