MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 11 Januari 2018 10:15
Si Pembuang Bayi Masih Misterius

Polisi Kewalahan, Telusuri Tempat Persalinan

-Ilustrasi.

PROKAL.CO, KEHADIRAN si buah hati tentu menjadi dambaan bagi setiap pasangan yang baru menikah. Namun, tak sedikit pasangan kekasih yang sudah melahirkan hasil dari hubungan terlarang. Karena malu dan tak ingin diketahui kerabat serta keluarga, hasil hubungan gelap ditelantarkan. Bahkan, tak sedikit yang berujung hilangnya nyawa.

Terbaru, kasus penemuan jasad bayi perempuan di Jalan KS Tubun, Kompleks Bhimex, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Minggu sore (7/1). Keberadaan bayi yang diduga hasil hubungan terlarang itu tentu mengejutkan warga.

Kaltim Post kembali ke lokasi penemuan jasad bayi tersebut. Ditemukan terbungkus plastik kuning dengan balutan kain hitam oleh sekelompok bocah, bayi yang diperkirakan berumur satu hari itu dalam posisi tertelungkup. Kepalanya mengarah ke dalam gang. Plastik untuk membungkus itu nyaris tertutup keseluruhan.

Nah, satu-satunya closed circuit television (CCTV) yang mengarah tepat ke lokasi ditemukannya bayi berada di kediaman Ari. Seorang pemilik jasa penginapan di perumahan tersebut. Kamera itu, sejatinya, menyorot teras rumah dua lantai bercat krem tersebut. Namun, polisi turut memeriksa rekaman CCTV di kediaman Ari dan beberapa kamera lain yang terpasang di rumah warga sekitar.

Penyusuran pun dilakukan petugas kepolisian. Akan tetapi, hasilnya belum maksimal. Polisi kewalahan lantaran minimnya saksi pendukung di lokasi kejadian. “Anak-anak itu sebatas menemukan. Tapi kami sedang berusaha mencari saksi lain di TKP,” sebut Kanit Polsek Samarinda Ulu Iptu Yunus Kello. Polisi juga masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. Perwira balok dua itu menjelaskan, sepintas, bayi lahir secara normal. “Semuanya masih lengkap dan kelihatannya gemuk,” lanjutnya.

Menanggapi temuan bayi tersebut, ketua harian Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Samarinda, Aji Suwignyo, menyayangkan adanya penelantaran bayi yang berujung kematian. “Saya yakin, dipastikan pelakunya adalah orang dekat (lokasi sekitar kejadian),” tegasnya. Pemerhati anak itu merasa, ada hukuman yang kurang maksimal terhadap pelaku pembuang bayi. Bahkan, Aji menuturkan, setiap kasus penelantaran bayi sudah direncanakan sebelumnya.

Terulangnya kasus bayi, sebut dia, karena masih banyak pasangan kekasih yang hanya memikirkan kesenangan sesaat. “Khususnya remaja. Karena rata-rata pelakunya dari kalangan umur segitu,” tegasnya. Jika dilihat dari kondisi badan saat ditemukan, bayi tersebut diperkirakan baru lahir Minggu pagi dan diletakkan di gang itu dengan kondisi sudah tak bernyawa.

Yunus menyampaikan, polisi sedang menelusuri beberapa tempat persalinan di sekitar lokasi dan daerah lain. “Dari penelusuran itu bisa kita peroleh informasi lain,” pungkasnya. (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 08:16

Syarat Disebut Kurang, BK Tak Transparan

SAMARINDA – Keseriusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Samarinda mengevaluasi disiplin, etika, dan…

Selasa, 25 September 2018 08:15

MUI: Apa Susahnya Minta Maaf

LEBIH sepekan sudah, semenjak dua warga Balikpapan, WS dan AD yang mengendarai Yamaha Jupiter MX KT…

Selasa, 25 September 2018 08:11

Jalan Meranti dan Anggi Bakal Ditutup

SAMARINDA – Hari ini (25/9), belasan ribu masyarakat bakal ramai-ramai memadati Masjid Baitul…

Selasa, 25 September 2018 08:07

Senat “Dicekal” ke Luar Daerah

SAMARINDA – Hasil penelusuran rekam jejak tiga calon rektor Universitas Mulawarman (Unmul) oleh…

Selasa, 25 September 2018 07:48

Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Elektro

SAMARINDA - Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), menggelar penyuluhan mengenai…

Senin, 24 September 2018 08:42

BK Siapkan Agenda Konfrontasi

SAMARINDA – Satu persatu penanganan kasus dugaan persekusi yang melibatkan tiga oknum anggota…

Senin, 24 September 2018 08:40
Masih Soal Persekusi 3 Anggota DPRD Samarinda dari PDIP

“Wakil Rakyat Harus Memberi Contoh”

PERSEKUSI atau pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang kemudian disakiti,…

Senin, 24 September 2018 08:39

Ada Lokasi Terbatas hingga Terlarang

SAMARINDA – Kepekaan Pemkot Samarinda terhadap seni dan keindahan tata kota diuji. Berdasarkan…

Senin, 24 September 2018 07:12

Belanja Daerah Naik Rp 1,5 Triliun

SAMARINDA – Nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran…

Senin, 24 September 2018 07:11

Segera Urus KTP Elektronik sebelum Disanksi

SAMARINDA­ – Ketua Komisi I DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman mengimbau seluruh masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .