MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 11 Januari 2018 08:39
Optimalkan Retribusi Sektor Perizinan

Urus IMB Hanya Bayar 25 Persen

KEUANGAN: Wakil Bupati Agus Tantomo (kiri) memimpin pertemuan dengan DPMPTSP dalam upaya mengoptimalkan PAD dari sektor perizinan.(HMS)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pemkab Berau fokus dalam menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu yang akan digenjot adalah retribusi sektor perizinan. Terutama izin mendirikan bangunan (IMB) yang selama ini belum termanfaatkan. Pemkab telah mengeluarkan kebijakan dengan memberikan potongan dalam pengurusan IMB.

Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo menginstruksikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk segera menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan sistem jemput bola. Menurut dia, IMB bukan sekadar memberikan gambaran arah pengembangan kawasan, namun juga menyangkut aspek keamanan bangunan. Jadi, tidak merugikan masyarakat lain.

“80 persen bangunan di Berau, termasuk gedung-gedung dan rumah warga itu belum memiliki IMB. Saya koordinasi dengan DPMPTSP karena instansi ini yang menangani,” ujarnya.

Karena itu, Agus meminta kepada masyarakat yang hendak mendirikan bangunan agar terlebih dulu mengurus IMB. Demikian pula dengan warga yang sudah telanjur membangun rumah, Agus menginstruksikan secara langsung kepada Kepala DPMPTSP Datu Kesuma agar membentuk tim khusus untuk mengurusi masalah tersebut.

“Pertama, saya minta DPMPTSP bentuk tim untuk jemput bola untuk mengurus IMB. Selain agar pembangunan lebih tertata rapi, juga untuk meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dia menilai, IMB merupakan salah satu kewajiban sebagai warga negara. Sayangnya, tidak semua mematuhi ketentuan ini. Untuk mendorong masyarakat agar tertib secara administrasi sekaligus meningkatkan potensi PAD, pihaknya juga menginstruksikan agar DPMPTSP melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Kepala DPMPTSP Berau Datu Kesuma mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan bangunan dan terus memperbarui data bangunan yang belum mengurus IMB. “Sudah mulai kita jalankan di akhir tahun lalu dan sekarang sudah mulai aksi,” katanya.

Tidak hanya mendata dan mendatangi warga, untuk mempercepat pengurusan IMB, DPMPTSP memberikan “diskon” atau pengurangan tarif pengurusan IMB. “Untuk bangunan rumah atau permukiman warga hanya perlu membayar 25 persen. Untuk bangunan yang digunakan usaha, cukup membayar 50 persen dari total nilai pengurusan IMB,” kata Datu Kesuma.

Namun, ketentuan tersebut hanya berlaku untuk bangunan yang tidak melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB). Adapun bangunan yang melanggar GSB, pihaknya menyerahkan persoalan ini kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain untuk melakukan penindakan.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di empat kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Talisayan, dan Biduk-Biduk terkait kebijakan ini. Begitu juga dengan syarat mendirikan bangunan agar mengurus IMB terlebih dulu. Dengan IMB, kata Datu Kesuma, selain memaksimalkan PAD, hal tersebut juga dimaksudkan agar penataan kawasan sesuai perencanaan program pembangunan pemerintah.

“Jadi, mari urus segera IMB kita karena belum tentu tahun depan ada lagi kebijakan ini,” pungkasnya. (hms5/kri/k16)


BACA JUGA

Jumat, 12 Januari 2018 11:29

Upaya Lindungi Konsumen

TANA PASER - Upaya memaksimalkan pelayanan metrologi legal untuk tera dan tera ulang terhadap alat-alat…

Jumat, 12 Januari 2018 11:28

“Ditunggu Sampai Penutupan Pendaftaran”

PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menutup pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) bupati…

Jumat, 12 Januari 2018 11:26

Agar Tidak Ada Lagi Buang Air Besar di Kebun

PASER - Korem 091/ASN melalui Kodim 0904/TNG terus melanjutkan pembangunan jamban (WC) untuk masyarakat…

Jumat, 12 Januari 2018 11:25

Daya Beli Turun, Jumlah UMKM Naik

TANA PASER - Dua tahun terakhir merupakan masa yang cukup berat untuk pemerintah daerah karena anggaran…

Jumat, 12 Januari 2018 11:22

Bakal Ada Tersangka Baru

TENGGARONG - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan mobil dinas (mobdin)…

Jumat, 12 Januari 2018 11:21

Jajanan Berbahaya Ancam Anak Didik

SENDAWAR - Jajanan di sekolah kerap lepas dari pengawasan sehingga anak didik mengonsumsi jajanan yang…

Jumat, 12 Januari 2018 11:21

Perbaikan Jalan Andalkan Perusahaan

TENGGARONG - Proyek perbaikan jalan poros Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun menuju Desa Tuana…

Jumat, 12 Januari 2018 11:17

Diiming-imingi Permen, Dua Bocah Dicabuli

BONTANG –Kepolosan Kembang (5) dan Bunga (7), keduanya nama samaran, dijadikan celah bagi SAT…

Jumat, 12 Januari 2018 11:16

ADD Belum Juga Cair

SANGATTA – Para kepala desa (kades) di Kutai Timur (Kutim) ternyata masih harus bersabar…

Jumat, 12 Januari 2018 11:15

Mendapat Kehormatan Negara Asing

Dandim 0909 Sangatta yang baru bertugas di Kutim mengatakan senang berada di daerah ini. Sebab, ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .