MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 11 Januari 2018 08:39
Optimalkan Retribusi Sektor Perizinan

Urus IMB Hanya Bayar 25 Persen

KEUANGAN: Wakil Bupati Agus Tantomo (kiri) memimpin pertemuan dengan DPMPTSP dalam upaya mengoptimalkan PAD dari sektor perizinan.(HMS)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pemkab Berau fokus dalam menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu yang akan digenjot adalah retribusi sektor perizinan. Terutama izin mendirikan bangunan (IMB) yang selama ini belum termanfaatkan. Pemkab telah mengeluarkan kebijakan dengan memberikan potongan dalam pengurusan IMB.

Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo menginstruksikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk segera menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan sistem jemput bola. Menurut dia, IMB bukan sekadar memberikan gambaran arah pengembangan kawasan, namun juga menyangkut aspek keamanan bangunan. Jadi, tidak merugikan masyarakat lain.

“80 persen bangunan di Berau, termasuk gedung-gedung dan rumah warga itu belum memiliki IMB. Saya koordinasi dengan DPMPTSP karena instansi ini yang menangani,” ujarnya.

Karena itu, Agus meminta kepada masyarakat yang hendak mendirikan bangunan agar terlebih dulu mengurus IMB. Demikian pula dengan warga yang sudah telanjur membangun rumah, Agus menginstruksikan secara langsung kepada Kepala DPMPTSP Datu Kesuma agar membentuk tim khusus untuk mengurusi masalah tersebut.

“Pertama, saya minta DPMPTSP bentuk tim untuk jemput bola untuk mengurus IMB. Selain agar pembangunan lebih tertata rapi, juga untuk meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dia menilai, IMB merupakan salah satu kewajiban sebagai warga negara. Sayangnya, tidak semua mematuhi ketentuan ini. Untuk mendorong masyarakat agar tertib secara administrasi sekaligus meningkatkan potensi PAD, pihaknya juga menginstruksikan agar DPMPTSP melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Kepala DPMPTSP Berau Datu Kesuma mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan bangunan dan terus memperbarui data bangunan yang belum mengurus IMB. “Sudah mulai kita jalankan di akhir tahun lalu dan sekarang sudah mulai aksi,” katanya.

Tidak hanya mendata dan mendatangi warga, untuk mempercepat pengurusan IMB, DPMPTSP memberikan “diskon” atau pengurangan tarif pengurusan IMB. “Untuk bangunan rumah atau permukiman warga hanya perlu membayar 25 persen. Untuk bangunan yang digunakan usaha, cukup membayar 50 persen dari total nilai pengurusan IMB,” kata Datu Kesuma.

Namun, ketentuan tersebut hanya berlaku untuk bangunan yang tidak melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB). Adapun bangunan yang melanggar GSB, pihaknya menyerahkan persoalan ini kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain untuk melakukan penindakan.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di empat kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Talisayan, dan Biduk-Biduk terkait kebijakan ini. Begitu juga dengan syarat mendirikan bangunan agar mengurus IMB terlebih dulu. Dengan IMB, kata Datu Kesuma, selain memaksimalkan PAD, hal tersebut juga dimaksudkan agar penataan kawasan sesuai perencanaan program pembangunan pemerintah.

“Jadi, mari urus segera IMB kita karena belum tentu tahun depan ada lagi kebijakan ini,” pungkasnya. (hms5/kri/k16)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…

Senin, 24 September 2018 12:48

Warga Kampung Ongko Asa Minta Aparat Tangkap Pelaku Ilegal Mining di Kampung Mereka

BARONG TONGKOK- Kasus illegal mining yang terjadi di Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .