MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 11 Januari 2018 07:19
Kuliner dan Properti Tetap Dicari Konsumen
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Tingginya konsumsi masyarakat terhadap sektor kuliner dan properti menjadi peluang bagi pengusaha daerah. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), alokasi pengeluaran konsumen untuk rumah dan makanan terus tumbuh.

Kepala BPS Balikpapan Nur Wahid mengatakan, perumahan merupakan kebutuhan mendasar. Minat penduduk untuk memiliki rumah pribadi, disebutnya sangat tinggi.

Rumah tangga yang memiliki rumah pribadi, kata dia, mencapai 61,48 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan rumah dengan status kontrak atau sewa sebesar 22,92 persen. Sementara sisanya, tinggal di fasilitas lain dari instansi tertentu.

Nur mengakui, Balikpapan merupakan salah satu kota dengan biaya hidup

yang cukup tinggi di Indonesia. Dari hasil Susenas 2017, rata-rata pengeluaran per

kapita per bulan mencapai Rp 1.843.111. Pengeluaran tertinggi berasal dari

kelompok bukan makanan yang mencapai Rp 1.072.511, dengan andil tertinggi dari kelompok perumahan sebesar Rp 571.354.

Sedangkan kelompok makanan menyumbang sebesar Rp 770.601. Tingginya pengeluaran per kapita pada kelompok bukan makanan menunjukkan bahwa ciri khas kota yang lebih mengutamakan aset daripada konsumsi harian. Selain itu, modernisasi dan tingginya kreativitas di bidang kuliner, juga membuat masyarakat lebih memilih mengonsumsi makanan dan minuman jadi ketimbang memasak sendiri. “Sebab, dipandang lebih cepat dan praktis,” urai dia.

Rektor Universitas Balikpapan Piatur Pangaribuan menambahkan, makanan merupakan biaya pengeluaran yang paling besar. Menurut dia, gaya hidup selalu beli makanan jadi mesti diubah. Sebab, lebih hemat dan sehat masak sendiri di rumah.

Mereka yang beli makanan jadi, hampir seluruhnya bermotif tak ingin repot. Tapi konsekuensinya, biaya konsumsi membengkak.

“Lebih sehat masak sendiri. Sebab, minyak goreng tidak dipakai berulang kali, dan makanan tidak dipanaskan beberapa kali,” sebut dia.

Menurut dia, gaya hidup seperti itu perlu diubah. Pengeluaran rumah tangga, disebutnya lebih baik ditabung untuk membeli kebutuhan primer lain, seperti rumah.

Piatur menjelaskan, di berbagai negara berkembang seperti Belanda dan Kroasia, rata-rata masyarakat masak sendiri di rumah. Jadi, tidak heran bila setiap rumah punya peralatan masak dan makanan yang lengkap.

“Beli di luar mahal. Makanya mereka masak sendiri untuk menghemat biaya hidup. Dengan demikian, kemampuan membeli rumah tercukupi,” papar dia.

Meski demikian, dia menegaskan adanya fakta ini menjadi peluang bagi pengusaha Kota Beriman. Yakni di sektor kuliner dan properti.

Usaha tersebut dapat menciptakan lapangan kerja dan menggairahkan ekonomi. “Apalagi pemkot masih lamban dalam upaya mengembangkan lapangan kerja. Ini bisa jadi solusi,” ujarnya. (*/hdd/man/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 06:36

Konsumsi Bright Gas Terus Naik

BALIKPAPAN  -  PT Pertamina terus mengupayakan agar masyarakat kalangan ekonomi mampu beralih…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:32

Peredaran Ponsel Bakal Diperketat

JAKARTA  -  Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan operator…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:31

Ratusan Perusahaan Tambang Lapor Ombudsman

JAKARTA  -  Pencabutan izin usaha sektor mineral dan batu bara yang tak memenuhi standar clean…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:29

BI: Perbankan Bakal Pangkas Bunga Kredit

JAKARTA   -   Bank Indonesia (BI) memproyeksi perbankan bakal kembali menurunkan suku…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:25

Pendapatan Negara Tetap Prioritas

JAKARTA   -  Kementerian Keuanganbelum dapat memutuskan langkah lanjutan terkait penghapusan…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:24

Eropa Akan Tetap Sulitkan Biodiesel Indonesia

JAKARTA  –   Kalangan produsen biofuel Indonesia baru saja menghirup angin segar karena…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:23

DJP Ingatkan Lembaga Keuangan Laporkan Nasabah

JAKARTA   -  Pemerintahkembali mengingatkan lembaga jasa keuangan untuk mendaftar sebagai…

Jumat, 16 Februari 2018 05:34

BTN Kaji Bunga Kredit Single Digit

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) akan mengkaji penurunan suku bunga kredit tahun…

Jumat, 16 Februari 2018 05:28

Jalur Pekerja Asing Bakal Dimuluskan

JAKARTA - Pemerintah akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kemudahan izin kerja bagi…

Jumat, 16 Februari 2018 05:27

Serapan Buruh Didominasi Sektor Kecil

PROGRAM percepatan investasi dan pengembangan industri di Tanah Air dinilai belum cukup berdampak terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .