MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 11 Januari 2018 07:19
Kuliner dan Properti Tetap Dicari Konsumen
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Tingginya konsumsi masyarakat terhadap sektor kuliner dan properti menjadi peluang bagi pengusaha daerah. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), alokasi pengeluaran konsumen untuk rumah dan makanan terus tumbuh.

Kepala BPS Balikpapan Nur Wahid mengatakan, perumahan merupakan kebutuhan mendasar. Minat penduduk untuk memiliki rumah pribadi, disebutnya sangat tinggi.

Rumah tangga yang memiliki rumah pribadi, kata dia, mencapai 61,48 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan rumah dengan status kontrak atau sewa sebesar 22,92 persen. Sementara sisanya, tinggal di fasilitas lain dari instansi tertentu.

Nur mengakui, Balikpapan merupakan salah satu kota dengan biaya hidup

yang cukup tinggi di Indonesia. Dari hasil Susenas 2017, rata-rata pengeluaran per

kapita per bulan mencapai Rp 1.843.111. Pengeluaran tertinggi berasal dari

kelompok bukan makanan yang mencapai Rp 1.072.511, dengan andil tertinggi dari kelompok perumahan sebesar Rp 571.354.

Sedangkan kelompok makanan menyumbang sebesar Rp 770.601. Tingginya pengeluaran per kapita pada kelompok bukan makanan menunjukkan bahwa ciri khas kota yang lebih mengutamakan aset daripada konsumsi harian. Selain itu, modernisasi dan tingginya kreativitas di bidang kuliner, juga membuat masyarakat lebih memilih mengonsumsi makanan dan minuman jadi ketimbang memasak sendiri. “Sebab, dipandang lebih cepat dan praktis,” urai dia.

Rektor Universitas Balikpapan Piatur Pangaribuan menambahkan, makanan merupakan biaya pengeluaran yang paling besar. Menurut dia, gaya hidup selalu beli makanan jadi mesti diubah. Sebab, lebih hemat dan sehat masak sendiri di rumah.

Mereka yang beli makanan jadi, hampir seluruhnya bermotif tak ingin repot. Tapi konsekuensinya, biaya konsumsi membengkak.

“Lebih sehat masak sendiri. Sebab, minyak goreng tidak dipakai berulang kali, dan makanan tidak dipanaskan beberapa kali,” sebut dia.

Menurut dia, gaya hidup seperti itu perlu diubah. Pengeluaran rumah tangga, disebutnya lebih baik ditabung untuk membeli kebutuhan primer lain, seperti rumah.

Piatur menjelaskan, di berbagai negara berkembang seperti Belanda dan Kroasia, rata-rata masyarakat masak sendiri di rumah. Jadi, tidak heran bila setiap rumah punya peralatan masak dan makanan yang lengkap.

“Beli di luar mahal. Makanya mereka masak sendiri untuk menghemat biaya hidup. Dengan demikian, kemampuan membeli rumah tercukupi,” papar dia.

Meski demikian, dia menegaskan adanya fakta ini menjadi peluang bagi pengusaha Kota Beriman. Yakni di sektor kuliner dan properti.

Usaha tersebut dapat menciptakan lapangan kerja dan menggairahkan ekonomi. “Apalagi pemkot masih lamban dalam upaya mengembangkan lapangan kerja. Ini bisa jadi solusi,” ujarnya. (*/hdd/man/k15)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 08:18

Putar Omzet Puluhan Juta dan Ciptakan Lapangan Kerja

Keterbatasan fisik kerap dianggap membatasi kesempatan bersaing dengan yang lain. Namun hal itu dibantah…

Jumat, 19 Januari 2018 08:14

Pilkada Tak Hambat Investasi

JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memprediksi pertumbuhan ekonomi…

Jumat, 19 Januari 2018 08:13

Bappenas: Efek Krisis 1998

JAKARTA - Upaya pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur bukan tanpa alasan. Pasalnya, rasio…

Jumat, 19 Januari 2018 08:12

Pajak Berat, Jenis Produksi Mobil Terbatas

JAKARTA - Kinerja negara tetangga dalam produksi otomotif diakui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor…

Jumat, 19 Januari 2018 08:11

Tahun Ini Pemerintah Lelang 43 Blok Migas

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) alan melelang 43 blok minyak dan gas (migas)…

Kamis, 18 Januari 2018 07:33
PAD Restoran Naik 100 Persen dalam Tiga Tahun

Masyarakat Konsumtif, Peluang di Depan Mata

SAMARINDA - Tak hanya menggenjot pertumbuhan ekonomi, sektor makanan dan minuman menjadi andalan Pemkot…

Kamis, 18 Januari 2018 07:31

LCGC Sumbang 75 Persen Pangsa Pasar

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan kendaraan…

Kamis, 18 Januari 2018 07:28

Terkerek Tahun Politik

PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini berdampak beragam terhadap masing-masing sektor…

Kamis, 18 Januari 2018 07:26

Direct Call Tak Kunjung Jalan

BALIKPAPAN - Upaya mempercepat realisasi pelayaran internasional langsung atau direct call di Balikpapan…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Peluang Menang Masih Terbuka

BALIKPAPAN - Program Strukvaganza sudah memasuki bulan ketiga sejak diluncurkan pada November lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .