MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 11 Januari 2018 07:10
Indonesia Kembali Boleh Ekspor Manggis ke Tiongkok
SUDAH DAPAT IZIN: Manggis asal Indonesia dilarang masuk Tiongkok sejak 2013 lalu. (DOK/KP)

PROKAL.CO, BEIJING - Pemerintah Tiongkok disebut telah mengizinkan lagi Indonesia mengekspor manggis ke Negeri Tirai Bambu tersebut. Selama empat tahun sebelumnya, komoditas itu dilarang masuk ke negara tersebut, dengan alasan tidak memenuhi standar baku mutu.

“Per Januari ini, Tiongkok mengeluarkan keputusan baru, bahwa kita sudah bisa ekspor manggis lagi,” kata Kuasa Usaha Ad-Interim RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Listyowati kepada Kantor Berita Antara di Beijing, Rabu (10/1).

Dia mengatakan, protokol manggis ditandatangani Badan Karantina Pertanian Kementan RI dan Badan Karantina Tiongkok (AQSIQ) pada 11 Desember 2017. “Prosedur administrasi sudah selesai dan sudah ada pengumuman daftar rumah kemasnya. Sekarang tinggal pelaksanaannya,” ujar dia.

Listyowati menganggap, kebijakan tersebut menguntungkan bagi Indonesia dalam upaya meningkatkan nilai perdagangan dengan Tiongkok. Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI di Beijing, Dandy Satria Iswara menyebutkan, pada 2013 saat Indonesia terakhir kali mengekspor manggis ke sana, nilainya hanya USD 93 ribu. Padahal, pada tahun sebelumnya, sempat mencapai USD 36 juta.

“Pada 2012, ekspor manggis kita termasuk tinggi. Pangsa pasar kita di Tiongkok mencapai 18,84 persen, ujarnya.

Tiongkok menghentikan impor manggis dari Indonesia pada 2014, karena kandungan zat kimianya melebihi batas toleransi yang berlaku di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu. Pada 2016, Indonesia sempat mencoba mengekspor manggis ke Tiongkok. Namun nilainya sangat kecil, hanya USD 27 ribu. Kemudian tahun lalu, Indonesia sama sekali tidak mengekspor manggis ke sana.

Indonesia menduduki peringkat ketiga negara pengekspor manggis ke Tiongkok pada 2013 lalu, di bawah Thailand yang nilainya mencapai USD 222 juta dan Malaysia dengan USD 8 juta. Data Bea dan Cukai Tiongkok mencatat, peringkat Indonesia juga masih di bawah kedua negara tetangganya itu pada 2011 dan 2012.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik RI mencatat, pada 2012, Tiongkok menduduki peringkat teratas negara tujuan ekspor manggis Indonesia. Mengungguli Hong Kong dan Uni Emirat Arab.

Ketika Tiongkok menghentikan impor, Malaysia justru menjadi negara penyerap terbanyak manggis dari Indonesia. Pada 2014 lalu, negeri jiran itu mengimpor komoditas tersebut dengan nilai hingga USD 2,2 juta. Lalu naik menjadi USD 5,7 juta pada 2015, dan USD 5,36 juta pada tahun selanjutnya. (ant/man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 06:45

MAUNYA SIH..!! Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA - Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…

Senin, 15 Oktober 2018 06:29

Kerek Okupansi Hotel

BALI – Gelaran pertemuan tahunan bertajuk Annual Meetings International Monetary Fund World Bang…

Senin, 15 Oktober 2018 06:28

Jaga Daya Beli, Jokowi Pastikan Premium Tidak Naik

JAKARTA - Pekan lalu publik sempat dihebohkan dengan pengumuman kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:53

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:08

Groceries Penopang Revenue Hypermart

BALIKPAPAN  -  Hypermart masih mengandalkan segmen groceries sebagai tulang punggung pendapatan.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:07

Waspada Migrasi ke Pertalite

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dex Series, serta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .