MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 11 Januari 2018 07:10
Indonesia Kembali Boleh Ekspor Manggis ke Tiongkok
SUDAH DAPAT IZIN: Manggis asal Indonesia dilarang masuk Tiongkok sejak 2013 lalu. (DOK/KP)

PROKAL.CO, BEIJING - Pemerintah Tiongkok disebut telah mengizinkan lagi Indonesia mengekspor manggis ke Negeri Tirai Bambu tersebut. Selama empat tahun sebelumnya, komoditas itu dilarang masuk ke negara tersebut, dengan alasan tidak memenuhi standar baku mutu.

“Per Januari ini, Tiongkok mengeluarkan keputusan baru, bahwa kita sudah bisa ekspor manggis lagi,” kata Kuasa Usaha Ad-Interim RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Listyowati kepada Kantor Berita Antara di Beijing, Rabu (10/1).

Dia mengatakan, protokol manggis ditandatangani Badan Karantina Pertanian Kementan RI dan Badan Karantina Tiongkok (AQSIQ) pada 11 Desember 2017. “Prosedur administrasi sudah selesai dan sudah ada pengumuman daftar rumah kemasnya. Sekarang tinggal pelaksanaannya,” ujar dia.

Listyowati menganggap, kebijakan tersebut menguntungkan bagi Indonesia dalam upaya meningkatkan nilai perdagangan dengan Tiongkok. Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI di Beijing, Dandy Satria Iswara menyebutkan, pada 2013 saat Indonesia terakhir kali mengekspor manggis ke sana, nilainya hanya USD 93 ribu. Padahal, pada tahun sebelumnya, sempat mencapai USD 36 juta.

“Pada 2012, ekspor manggis kita termasuk tinggi. Pangsa pasar kita di Tiongkok mencapai 18,84 persen, ujarnya.

Tiongkok menghentikan impor manggis dari Indonesia pada 2014, karena kandungan zat kimianya melebihi batas toleransi yang berlaku di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu. Pada 2016, Indonesia sempat mencoba mengekspor manggis ke Tiongkok. Namun nilainya sangat kecil, hanya USD 27 ribu. Kemudian tahun lalu, Indonesia sama sekali tidak mengekspor manggis ke sana.

Indonesia menduduki peringkat ketiga negara pengekspor manggis ke Tiongkok pada 2013 lalu, di bawah Thailand yang nilainya mencapai USD 222 juta dan Malaysia dengan USD 8 juta. Data Bea dan Cukai Tiongkok mencatat, peringkat Indonesia juga masih di bawah kedua negara tetangganya itu pada 2011 dan 2012.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik RI mencatat, pada 2012, Tiongkok menduduki peringkat teratas negara tujuan ekspor manggis Indonesia. Mengungguli Hong Kong dan Uni Emirat Arab.

Ketika Tiongkok menghentikan impor, Malaysia justru menjadi negara penyerap terbanyak manggis dari Indonesia. Pada 2014 lalu, negeri jiran itu mengimpor komoditas tersebut dengan nilai hingga USD 2,2 juta. Lalu naik menjadi USD 5,7 juta pada 2015, dan USD 5,36 juta pada tahun selanjutnya. (ant/man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 07:25

WADUH..!! Baru 36 Persen Perusahaan Jamin Pekerja

BALIKPAPAN - Tingkatkepesertaan dunia usaha Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Pengembang Berharap Perlakuan Khusus

BALIKPAPAN - Pengembang di segmen rumah subsidi masih keberatan dengan suku bunga kredit yang diterapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:23

Target Satu Juta Per Tahun Belum Tercapai

PROGRAM satu juta rumah belum terealisasi sesuai target. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat…

Selasa, 20 Februari 2018 09:17

Pengangguran Didorong Garap Sektor Nonformal

BALIKPAPAN - Selain memaksimalkan serapan industri dari investasi baru, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:16

Polytron Luncurkan Prime 7 Pro

POLYTRON tampaknya kian serius menjajal pasar smartphone nasional. Setelah Prime 7 meluncur ke pasaran…

Selasa, 20 Februari 2018 09:14

Gaya Hidup Tak Sehat Masyarakat Jadi Potensi Pasar

Pangsa pasar sektor consumer goods di Indonesia masih didominasi makanan pokok dan cepat saji. Produk…

Senin, 19 Februari 2018 07:25

Impor Barang Produksi Turun Tajam

SAMARINDA – Berbeda dengan ekspor yang melesat tajam, kinerja impor Kaltim sepanjang 2017 lalu…

Senin, 19 Februari 2018 07:24

Long Weekend, Hotel di Samarinda Perbaiki Okupansi

SAMARINDA - Momen long weekend edisi Imlek lalu membawa berkah bagi bisnis perhotelan di Samarinda.…

Senin, 19 Februari 2018 07:18

Tekan Biaya Produksi Padi, Petani Akan Kelola Kotoran Sapi

Salah satu cara membuat sektor pertanian tetap menarik adalah menjaga margin keuntungan dari si petani.…

Senin, 19 Februari 2018 07:09

Industri Makanan Beku Minim Penggarap

JAKARTA – Industri makanan beku di Tanah Air belum digarap maksimal. Padahal, jenis komoditas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .