MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 10 Januari 2018 09:17
Momen Pilkada Rawan Upal

Kepolisian Pelajari Kasus-Kasus Lama

Ade Yaya Suyana

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pelaku kejahatan ditengarai memanfaatkan pilkada serentak untuk menyebar uang palsu (upal). Polda Kaltim mengambil langkah-langkah guna mengantisipasinya. “Tim terus memantau di lapangan. Reserse dan intel,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suyana.

Polda juga menelusuri dan mulai menggali informasi di lapangan. Membuka file data kasus seputar upal yang pernah diungkap dan lainnya. Ini juga berkaitan dengan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Menurutnya, untuk mengantisipasi upal dan politik membagi-bagikan duit, kepolisian sudah sosialisasi ke masyarakat. Upal tak hanya beredar di perkotaan. Bahkan, daerah pelosok desa yang jauh dari perkotaan, berpotensi jadi sasaran peredaran upal.

Hal ini terjadi, kata dia, karena ketidaktahuan masyarakat dan kurangnya waspada. Bila telanjur mendapat uang palsu, dia meminta segera melaporkan pada kepolisian terdekat maupun ke Bank Indonesia.

Seperti diketahui, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim telah mengumumkan penurunan peredaran uang palsu pada 2017 sebesar 36,7 persen. Namun, 2018 diprediksi meningkat karena bersamaan dengan gelaran Pemilihan Gubernur (Pilkada) Kaltim 2018, berikut Pemilu 2019.

Hal ini diuraikan Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengedaran Uang Rupiah SLA (SPPURSLA) atau Deputi Direktur Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim I Nyoman Ariawan Atmaja, Kamis (4/1) lalu.

Untuk memastikan peredaran upal bisa ditekan, Kepala Tim Operasional Pengedaran Uang Rupiah atau Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Kaltim Sehono mengatakan pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih mengenal uang yang asli.

“Kami ingatkan ke masyarakat, tahun ini pilkada. Hal seperti itu biasanya terjadi peningkatan (peredaran) uang palsu,” jelasnya tanpa bermaksud menyalahkan sistem politik. (aim/kri/k9)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 08:03

Wali Kota Sentil Mafia Tanah

BALIKPAPAN – BadanPertanahan Nasional (BPN) Balikpapan kini harus bekerja ekstra siang dan malam.…

Selasa, 25 September 2018 08:01

Enam Anak Diculik Dipastikan Hoax

BALIKPAPAN – Kabar penculikan anak yang beredar di lini masa media sosial (medsos) dipastikan…

Selasa, 25 September 2018 07:58

Kawasan Peredaran Narkoba Bergeser

BALIKPAPAN – Balikpapan masih jadi target utama perdagangan narkoba dari luar negeri. Meski telah…

Selasa, 25 September 2018 07:54

Kloter Terakhir Tiba Hari Ini

ROMBONGAN terakhir jamaah haji Embarkasi Balikpapan yang kembali ke Indonesia dijadwalkan tiba hari…

Senin, 24 September 2018 08:35

Pipa PDAM Bocor Lagi

BALIKPAPAN – Kebocoran pipa PDAM lagi-lagi jadi momok warga Balikpapan. Fenomena yang terus berulang…

Senin, 24 September 2018 08:34

Tren Kesan Dramatik dan Lebih Natural

JEMARI Nanda Hidayah menari di wajah Dea Nada Rifdah. Dengan pelan, Nanda mengayun kuas dengan vertikal…

Senin, 24 September 2018 08:28

Pilihan Utama dan Terpercaya di Indonesia

BALIKPAPAN – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) kembali menggelar customer…

Senin, 24 September 2018 08:20

Seketika Bisa Membuat Saraf Lumpuh

Ada banyak cara bakteri bisa meninggalkan racun pada makanan. Ancaman terbesarnya bisa menyebabkan kematian.…

Minggu, 23 September 2018 08:40

Tunggu SK Menteri LH

BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan memastikan rehabilitasi daerah yang tercemar…

Minggu, 23 September 2018 08:38

Vonis Pandu, Kuasa Hukum Kecewa Hasil Visum Tak Dipertimbangkan

BALIKPAPAN - Vonis 12 tahun penjara terdakwa asusila, Pandu Dharma Wicaksono (PDW), rupanya tim kuasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .