MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 10 Januari 2018 09:17
Momen Pilkada Rawan Upal

Kepolisian Pelajari Kasus-Kasus Lama

Ade Yaya Suyana

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pelaku kejahatan ditengarai memanfaatkan pilkada serentak untuk menyebar uang palsu (upal). Polda Kaltim mengambil langkah-langkah guna mengantisipasinya. “Tim terus memantau di lapangan. Reserse dan intel,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suyana.

Polda juga menelusuri dan mulai menggali informasi di lapangan. Membuka file data kasus seputar upal yang pernah diungkap dan lainnya. Ini juga berkaitan dengan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Menurutnya, untuk mengantisipasi upal dan politik membagi-bagikan duit, kepolisian sudah sosialisasi ke masyarakat. Upal tak hanya beredar di perkotaan. Bahkan, daerah pelosok desa yang jauh dari perkotaan, berpotensi jadi sasaran peredaran upal.

Hal ini terjadi, kata dia, karena ketidaktahuan masyarakat dan kurangnya waspada. Bila telanjur mendapat uang palsu, dia meminta segera melaporkan pada kepolisian terdekat maupun ke Bank Indonesia.

Seperti diketahui, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim telah mengumumkan penurunan peredaran uang palsu pada 2017 sebesar 36,7 persen. Namun, 2018 diprediksi meningkat karena bersamaan dengan gelaran Pemilihan Gubernur (Pilkada) Kaltim 2018, berikut Pemilu 2019.

Hal ini diuraikan Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengedaran Uang Rupiah SLA (SPPURSLA) atau Deputi Direktur Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim I Nyoman Ariawan Atmaja, Kamis (4/1) lalu.

Untuk memastikan peredaran upal bisa ditekan, Kepala Tim Operasional Pengedaran Uang Rupiah atau Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Kaltim Sehono mengatakan pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih mengenal uang yang asli.

“Kami ingatkan ke masyarakat, tahun ini pilkada. Hal seperti itu biasanya terjadi peningkatan (peredaran) uang palsu,” jelasnya tanpa bermaksud menyalahkan sistem politik. (aim/kri/k9)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 08:33

Ritel Modern Dilarang Sediakan Kantong Plastik

BALIKPAPAN - Pastikan untuk tak ketinggalan membawa tas belanja ketika berkunjung ke toko atau ritel…

Kamis, 21 Juni 2018 08:31

Kendaraan Diperiksa secara Random

BALIKPAPAN – Status siaga di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan terus berlaku…

Kamis, 21 Juni 2018 08:25

Salah Cetak, Kemenag Minta Tarik dari Peredaran

BALIKPAPAN – Terkait beredarnya kabar Alquran salah cetak di media sosial, Kementerian Agama (Kemenag)…

Rabu, 20 Juni 2018 08:00
Laporan soal THR Tetap Ditindaklanjuti setelah Lebaran

Sebelas Perusahaan Diadukan ke Disnaker

BALIKPAPAN - Posko Satgas Lebaran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Balikpapan mencatat, ada 11 aduan…

Rabu, 20 Juni 2018 07:58
Polisi Awasi Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

Sebar Personel Patroli ke Perumahan

BALIKPAPAN - Liburan Idulfitri, aktivitas kegiatan masyarakat meningkat. Terutama yang bepergian ke…

Rabu, 20 Juni 2018 07:57

Pantai Manggar Targetkan Rp 1 Miliar

BALIKPAPAN – Pantai Manggar selalu jadi destinasi favorit saat libur Lebaran. Selama lima hari,…

Selasa, 19 Juni 2018 12:50

4.773 Narapidana Dapat Remisi

BALIKPAPAN - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kaltim memberi remisi kepada para…

Selasa, 19 Juni 2018 08:28

Volume Sampah Naik 15,95 Persen

BALIKPAPAN – Produksi sampah di Kota Minyak terus meningkat. Khususnya saat Lebaran. Kenaikan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:27

Pantau Situasi Pakai Paralayang

BALIKPAPAN – Sampai H+4 Lebaran, sejumlah tempat wisata di Balikpapan masih diburu para wisatawan…

Selasa, 19 Juni 2018 08:23

Gangguan Pencernaan Hantui setelah Lebaran

BALIKPAPAN - Beberapa penyakit menghantui masyarakat setelah Ramadan dan Lebaran. Mulai demam, radang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .