MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 08:45
Selangkah Lagi, Kaltara Otonomi Penuh

Penyerahan Sertifikat Direncanakan oleh Mendagri

-

PROKAL.CO, align="left">TANJUNG SELOR – Pada 22 April 2018, Kaltara genap berumur 5 tahun atau 1 lustrum. Kaltara masih dalam tahap penilaian oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, hanya tinggal satu yang belum terpenuhi dari 10 item penilaian yang menjadi syarat menjadi daerah otonomi penuh. Provinsi paling muda di Tanah Air ini masih harus menuntaskan penyelesaian batas wilayah.

“Sejak dibentuk, sudah ada beberapa batas wilayah kita yang sudah selesaikan. Sekarang tinggal dua, yaitu batas Nunukan-Tana Tidung, dan batas Bulungan-Berau (antarprovinsi),” ungkap Irianto belum lama ini.

Gubernur meminta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan batas wilayah tersebut. Utamanya, kepada pemerintah kabupaten yang berbatasan, Gubernur berharap untuk tidak saling bertahan, dan secepatnya menyepakati batas wilayah keduanya.

Harapannya pada saat HUT ke-5 Kaltara, semua item terpenuhi. Terlebih, item batas wilayah. “Paling lambat, saya minta tahun ini sudah tuntas,” tegasnya.

Diwawancarai terpisah, Kepala Biro Pemerintahan Datu Iqra Ramadhan pesimistis, dua batas wilayah antara Nunukan-Tana Tidung bisa dituntaskan sebelum 22 April 2018. Penyelesaian batas wilayah tersebut sudah diserahkan ke Kemendagri untuk difasilitasi.

Bupati Nunukan Laura Hafidz dan Bupati Tana Tidung Undunsyah, kata Datu Iqra, belum menyepakati batas wilayah yang disengketakan. Begitu juga batas Bulungan-Berau, belum ada kesepakatan antara Bupati Bulungan Sudjati dan Bupati Berau Muharram. Termasuk Pemprov Kaltara dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim). 

Namun demikian, belum selesainya dua batas wilayah tersebut tidak akan menghambat Kaltara menjadi sebuah provinsi dengan otonom penuh. Sebab, kata Datu Iqra, Kaltara sudah memenuhi 96 persen kriteria atau item yang dievaluasi oleh Kemendagri.

“Artinya, tinggal batas wilayah itu saja. Itu pun tidak sampai satu item sebetulnya karena item batas wilayah keseluruhan sudah ada yang bisa diambil jalan kesepakatan,” ujarnya. 

Perlu diketahui juga, item penilaian daerah otonomi baru (DOB) mencakup beberapa hal, yaitu pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengisian personel, pengisian keanggotaan DPRD, penyelenggaraan urusan wajib dan pilihan, pembiayaan atau APBD, pengalihan aset, personel, dan dokumen, penetapan batas wilayah, penyediaan sarana-prasarana pemerintahan, penyediaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan pemindahan ibu kota bagi daerah yang ibu kotanya dipindahkan. 

Gubernur juga berencana mengundang Mendagri Tjahjo Kumolo untuk hadir dan menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-5 Kaltara mendatang. Sekaligus penyerahan sertifikat daerah otonomi penuh. (humas/her/k11)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 07:52

Tambah Lima Rute Penerbangan

TANJUNG SELOR – Guna membantu masyarakat di wilayah perbatasan, pemerintah baik pusat maupun daerah…

Selasa, 25 September 2018 07:52

Kaltara Perlukan ASN yang Miliki Komitmen

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara H Udin Hianggio mengungkapkan, Kaltara…

Selasa, 25 September 2018 07:51

Lima Tahun, Enam Bandara Dikucur Rp 1,1 T

TANJUNG SELOR – Perkembangan pembangunan bandar udara (bandara) di wilayah Kaltara dibahas pada…

Senin, 24 September 2018 08:12

Harus Penuhi 12 Persyaratan

TANJUNG SELOR – Danabergulir senilai Rp 100 miliar untuk mengembangkan koperasi dan pelaku usaha…

Senin, 24 September 2018 08:11

35 Mahasiswa Kaltara Studi ke Tiongkok

SURABAYA – Sebanyak 35 calon mahasiswa asal Kalimantan Utara akan menempuh studi di sejumlah perguruan…

Senin, 24 September 2018 08:10

Irianto Sambut Jamaah Haji di Balikpapan

BALIKPAPAN – Bertempat di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (22/9) pagi, Gubernur Irianto Lambrie…

Minggu, 23 September 2018 11:22

Rusus Hanya Hunian Sementara

TARAKAN - Pemerintah pusat membangun rumah khusus (rusus) untuk membantu warga yang belum punya rumah.…

Minggu, 23 September 2018 11:21

SLRT Wajib Dibentuk

TANJUNG SELOR - Kementerian Sosial (Kemensos) membangun Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) guna membantu…

Minggu, 23 September 2018 11:20

Guru Minim di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Sebagai provinsi termuda di Indonesia, tentu harus memacu pendidikannya. Apalagi, selama…

Minggu, 23 September 2018 11:20

Infrastruktur Cepat Rusak

TARAKAN - Insfrastruktur masih menjadi keluhan masyarakat Bumi Paguntaka. Khususnya masyarakat yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .