MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 10 Januari 2018 07:14
Pulihkan Traffic, Sepinggan Menanti Rute Baru
YAKIN PULIH: Tahun ini, Angkasa Pura I menargetkan penambahan jadwal penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, dari 90 menjadi 100 per hari. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) berakhir pekan lalu. PT Angkasa Pura I Balikpapan mengakui, adanya penurunan jumlah penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, dibanding momen yang sama pada tahun sebelumnya. Tren perlambatan ini diyakini segera berakhir, karena sejumlah maskapai disebut bakal membuka rute baru.

General Manager AP I Balikpapan, Handy Heryudhitiawan mengatakan, kondisi ekonomi menjadi penyebab utama turunnya jumlah penumpang. “Sejak 2014, jumlah penumpang pesawat menunjukkan grafik menurun,” ucapnya saat penutupan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Sultan AM Sulaiman Sepinggan, Selasa (9/1).

Dari data yang dihimpun operator bandara tersebut, selama periode mudik Nataru, penumpang tercatat berjumlah 487.176 jiwa. Sedangkan untuk periode yang sama pada tahun sebelumnya, mencapai 503.241 jiwa.

Adapun pada musim mudik Nataru lalu, rata-rata jumlah penumpang 22.144 jiwa per harinya. Sementara jumlah pesawat yang turun 10,41 persen dibanding tahun sebelumnya. Yakni dari 4.443 menjadi 4.024 unit.

Sedangkan sepanjang 2017 lalu, realisasi penumpang pesawat juga menurun. Jumlah penumpang pesawat di Bandara Sultan AM Sulaiman Sepinggan tergerus tipis 1,65 persen dari tahun sebelumnya.

Handy mengatakan, pihaknya tak mau terlalu lama meratapi penurunan jumlah penumpang sepanjang 2017 lalu. Dia juga optimistis, tahun ini jumlah penumpang akan lebih banyak.

Faktor pertama, kata dia, adalah kondisi ekonomi yang lebih baik. Pasalnya, sebagian besar jumlah penumpang dari Bandara Sepinggan bermotif bisnis. Termasuk tugas perjalanan dari karyawan perusahaan.

“Sementara pariwisata belum cukup berkontribusi. Dari total 7,3 juta penumpang tahun lalu, hanya 9 persen yang tujuannya pariwisata. Sisanya urusan bisnis. Jadi sebenarnya, masih ada potensi meningkatkan jumlah penumpang dari pariwisata. Kami harap, semua pihak terkait mau duduk bersama memikirkan pengembangan pariwisata daerah,” harapnya.

Adapun, tahun ini, Handy menyebut, AP 1 akan menambah beberapa fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Fasilitas tersebut, masih dibicarakan dengan direksi AP 1.

Sedangkan faktor kedua yang bakal mendongkrak traffic itu, lanjut Handy, adalah rencana penambahan rute baru, serta membuka kembali rute lama yang sempat ditutup. Yang paling semangat terlibat dalam rencana itu, kata dia, adalah Maskapai Lion Group, seperti Lion Air dan Wings Air.

Maskapai lain seperti Citilink Indonesia, disebutnya juga akan diajak membuka rute kembali. “Kalau Garuda Indonesia, sementara ini sudah memastikan, mereka belum bisa,” tuturnya.

Saat ini, di Bandara Sultan AM Sulaiman Sepinggan Balikpapan terdapat 90 jadwal penerbangan per hari. Tahun ini, dia menargetkan bisa menambahnya menjadi 100 jadwal per hari.

Untuk keberangkatan, jadwal itu berasal dari 25 destinasi. Di antaranya, Jakarta (CGK dan HLP), Pontianak, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Solo, Denpasar, Surabaya, Berau, Tarakan, Banjarmasin, Palangkaraya, Makassar, Palembang, Mamuju, Batam, Medan, Lombok, Samarinda, Palu, Manado, dan Kendari. Sementara untuk rute internasional, ada Singapura, dan yang paling baru adalah Madinah (MED). (aji/man/k15)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Kamis, 20 September 2018 07:56

Ini Dia, Bakal Jadi Ikon Wisata Balikpapan

BALIKPAPAN - Tidak mudah meyakinkan masyarakat untuk beralih ke hunian apartemen. Pasalnya, saat ini…

Kamis, 20 September 2018 07:53

2019, Pemerintah Utang Subsidi Rp 15 T ke Pertamina dan PLN

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan, utang subsidi yang belum dibayarkan pemerintah…

Kamis, 20 September 2018 07:48

Jaga Kinerja Ekspor

JAKARTA - Satu dari 28 produk baja dari Indonesia, yaitu non-alloy and other alloy quarto plates dikenakan…

Kamis, 20 September 2018 07:46

Kredit UMKM Kian Tumbuh

SAMARINDA - Meski masih negatif, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kaltim menunjukkan perbaikan.…

Kamis, 20 September 2018 07:45

Tonjolkan Pariwisata dan Biodiesel

JAKARTA - Penyelenggaraan International Monetary Fund (IMF) World Bank Group di Nusa Dua, Bali, tinggal…

Kamis, 20 September 2018 07:44

Pemerintah Beri Relaksasi Debitur KUR

JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terkena dampak gempa Lombok bisa…

Rabu, 19 September 2018 07:03

Rupiah Kembali Bergolak

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali tidak berdaya di hadapan dolar Amerika Serikat (USD). Berdasar…

Rabu, 19 September 2018 07:01

Transaksi Tunai Meningkat

SAMARINDA - Jumlah transaksi tunai di Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan…

Rabu, 19 September 2018 06:56

Siapkan 1,4 Juta Ton Pupuk

BONTANG – Kebutuhan pupuk dalam negeri dipastikan aman. Terutama saat musim tanam pada Oktober…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .