MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 10 Januari 2018 07:11
Kaltim Butuh 25 Ribu Tenaga Kerja Baru
HARUS SESUAI KUALIFIKASI: Pemprov menyatakan, secara bertahap akan membina tenaga kerja di Kaltim untuk dilibatkan dalam proyek-proyek strategis di daerah. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Progres investasi di Kaltim diyakini bakal membuka peluang baru. Termasuk penambahan tenaga kerja. Salah satunya, berasal dari proyek pengembangan kilang minyak Pertamina di Balikpapan, yang diperkirakan membutuhkan hingga 25 ribu pekerja baru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Awang Faroek Ishak saat peringatan HUT Ke-61 Pemprov Kaltim, Selasa (9/1). Dia menyebut, saat ini tengah dikembangkan industri hilir di tiga kawasan. Di antaranya, Kawasan Industri Kariangau-Buluminung di Balikpapan-Penajam Paser Utara, Kawasan Industri di Bontang, serta Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) di Kutai Timur.

“Terkait perluasan kilang minyak, sudah ada pengumuman seputar adanya kebutuhan 20 hingga 25 ribu tenaga kerja untuk mendukung pekerjaan megaproyek di Balikpapan tersebut. Utamanya tenaga kerja ini harus lokal,” bebernya dalam upacara yang digelar di GOR Sempaja, Jalan Wahid Hasyim, Samarinda itu.

Awang mengatakan, selain di Balikpapan, perluasan kilang minyak juga dilakukan di Bontang. Proyek tersebut, kata dia, pasti akan membuka peluang kerja baru bagi warga Kaltim.

Dia berharap, PT Pertamina, melalui dana corporate social responsibility (CSR) memberikan pelatihan bagi tenaga kerja lokal, untuk disiapkan bekerja di dua kilang minyak tersebut. “Saya berharap masyarakat Kaltim, terutama para pemuda yang masih menganggur, manfaatkan peluang ini dengan baik. Tapi dengan catatan, harus mengikuti pelatihan dulu di Balai Latihan Kerja (BLK) yang kami siapkan,” ujarnya.

Dengan target 25 ribu peserta pelatihan, Gubernur menyebut, akan dikaryakan sejak pembangunan awal atau tahap konstruksi, hingga operasional kilang minyak di Balikpapan. Berdasarkan informasi terbaru, pengerjaan konstruksi dimulai awal tahun ini hingga empat tahun ke depan.

“Untuk tahap pertama, akan ada 5 ribu orang yang dilatih, dengan kualifikasi keterampilan sesuai kebutuhan proyek,” tuturnya. Dia menjelaskan, secara khusus, proyek perluasan kilang memerlukan hampir 13 ribu tenaga kerja terlatih pada saat aktivitas puncak proyek. Berikutnya, diperlukan 2.500 orang saat kilang dioperasikan.

Dengan menggunakan tenaga lokal, Awang meyakini, angka pengangguran akan berkurang. Dengan begitu, daya beli masyarakat secara keseluruhan akan meningkat, dan membantu kinerja ekonomi pada sektor konsumsi. “Pemanfaatan tenaga lokal di kilang minyak akan berimbas pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” tutupnya. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Lima Bulan, 4.343 Izin Usaha Masuk

MANADO — Iklim investasi di Manado menjanjikan. Buktinya, periode Januari hingga Mei tahun ini,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:31

Pacu Inflasi Tinggi

MANADO — Omzet sejumlah ritel meningkat saat momen Lebaran. Bahkan, sejak tiga hari sebelum perayaan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:30

Minta Kelonggaran Aturan KPR

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Selasa, 19 Juni 2018 06:11

Kunjungan Wisata di Samarinda Meningkat

SAMARINDA - Jelang berakhirnya libur Idulfitri, kunjungan masyarakat ke beberapa objek wisata di Samarinda…

Selasa, 19 Juni 2018 06:10

RI Ambil Peluang dari Perang Dagang Tiongkok–AS

JAKARTA – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok bakal membuat perekonomian global…

Selasa, 19 Juni 2018 06:09

Pasokan BBM Aman

JAKARTA – Perayaan Idulfitri tahun ini ikut mendongkrak penyaluran BBM jenis gasoline sebesar…

Selasa, 19 Juni 2018 06:07

DPR Siap Dukung BI Naikkan Suku Bunga

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan siap mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) bila nantinya…

Selasa, 19 Juni 2018 06:05

Dilarang Berpuas Diri

JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menilai pencabutan larangan terbang…

Selasa, 19 Juni 2018 06:03

Jepang Ikut Terdampak

JAKARTA – Perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat berimbas kepada Jepang. Tercatat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .