MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 09 Januari 2018 08:00
Ganda Campuran Andalkan Junior
JADI ANDALAN: Yantoni Edy Saputra/Marshella Gischa Islami merupakan satu dari empat pasangan yang diturunkan Indonesia pada perhelatan Thailand Masters hari ini. (badmintonindonesia.org)

PROKAL.CO, JAKARTA – Ganda campuran Indonesia bersiap memulai turnamen pada 2018. Thailand Masters yang kini masuk di grade 2 level 3 BWF Tour akan menjadi media buat pemain memulai musim baru.

Thailand Masters akan dimulai hari ini hingga 14 Januari 2018 di Bangkok, Thailand. Khusus di nomor ganda campuran, PP PBSI memutuskan untuk menurunkan sebagian besar pemain junior.

Salah satu faktornya yakni terkait level turnamen dan persaingan. Pada ganda campuran, total ada empat pasangan yang diterbangkan ke Bangkok. Antara lain, Ronald Alexander/Michelle Chrystine Bandaso, Yantoni Edy Saputra/Marshella Gischa Islami, Akbar Bintang/Winny Oktavia dan finalis Kejuaraan Dunia 2017, Rehan Naufal/Siti Fadia.

Hanya khusus Rehan/Fadia, mereka akan bekerja lebih keras lantaran memulai turnamen via kualifikasi. "Buat Rehan/Fadia, misinya yakni memperbanyak jam terbang juga pengalaman," sebut Nova Widianto, pelatih ganda campuran pertama Indonesia.

Untuk turnamen bertitel super 300, Rehan/Fadia memang belum banyak berkiprah. BWF (Federasi Bulu tangkis dunia) tahun ini memang mengubah format turnamen. Sebagaimana diketahui Thailand Masters tahun lalu masih di level grand prix.

"Kalau bisa mereka bisa bicara banyak di turnamen ini," terang Nova. Sedangkan untuk pebulu tangkis Indonesia lainnya, ganda campuran Indonesia lainnya diberikan target yang lebih besar. Ketiga pasangan pelatnas yang lain dipatok minimal finis di tiga besar.

"Ini rencana saya menurunkan pemain junior di turnamen grade 2, biar cepat ngejar seniornya," urai legenda ganda campuran pelatnas itu. Sedangkan, di ganda putri, pelatnas juga menurunkan skuad pelapis.

Chafidz Yusuf, asisten pelatih ganda putri utama menyebutkan, sebisa mungkin timnya bisa mengamankan satu gelar. "Karena dengan prestasi itu pemain bisa mendapatkan rasa percaya diri," sebutnya.

Yang menjadi persoalan yakni, konsistensi pemain pasca mendulang gelar dari turnamen sebelumnya. Pada turnamen kali ini, ganda putri masih mengandalkan sosok Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. (nap/jpg/tom/k18)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 07:26

Jawab Tantangan Posisi Baru

LONDON - N’Golo Kante membuat segalanya bagi Chelsea mungkin. Pemain…

Senin, 10 Desember 2018 07:22

Pep Masih Optimistis

LONDON – Liverpool sah jadi satu-satunya klub Premier League yang…

Senin, 10 Desember 2018 07:12

Bulls di Titik Nadir

DALLAS – Dalam sejarah 52 tahun tim Chicago Bulls, hasil…

Senin, 10 Desember 2018 07:10

Derby Bawa Hoki

BARCELONA - Bagi Barcelona dan Borussia Dortmund, Derbi Barceloni dan…

Minggu, 09 Desember 2018 23:28

Bkin Panas..!! Juara Liga 1, Pelatih Persija Malah Sindir Pelatih Persib Bandung

Pelatih  Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco 'menyentil' Roberto Carlos Mario Gomez.…

Minggu, 09 Desember 2018 10:54

MENJEMPUT NASIB

JAKARTA–Masa depan Mitra Kukar di kompetisi kasta tertinggi sepak bola…

Minggu, 09 Desember 2018 10:53

Perpisahan Harus Berkesan

LAGA kontra Persija Jakarta bakal jadi panggung perpisahan untuk duo…

Minggu, 09 Desember 2018 10:52

Terganggu Artikel Palsu

LAGA Persija Jakarta menjamu Mitra Kukar digaransi akan berlangsung sengit.…

Minggu, 09 Desember 2018 10:49

Tiba di San Siro Lebih Awal

BURSA transfer musim dingin memang baru dibuka per 1 Januari…

Minggu, 09 Desember 2018 10:49

Minta Istri Rekayasa Latihan

STEFAN Kiessling beruntung telah gantung sepatu. Sebab, pengakuannya kepada Bild…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .