MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 08 Januari 2018 07:19
Informa Bidik Segmen Corporate

Furnitur Lebih Murah dengan Pembelian Paket

LANGSUNG DIPADUKAN: Dengan gerai lebih luas di Living Plaza Balikpapan, produk furnitur Informa terpajang lebih menarik. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Berbekal konsep baru, Informa Balikpapan percaya diri menghadapi bisnis di tahun ini. Mengutamakan produk dan layanan, brand ritel furnitur di bawah naungan Kawan Lama Group ini menargetkan penjualan lebih bagus dari tahun lalu.

Store Manager Informa Balikpapan Dadik Dwipayana mengatakan, setelah pemindahan store ke Living Plaza, pertumbuhan penjualan mereka tumbuh signifikan. “Kami tumbuh hingga 150 persen sejak pindah,” katanya saat ditemui Kaltim Post, Ahad (7/1) kemarin.

Menurutnya, luas area di gerai baru Informa membuat barang yang dipajang semakin menarik. Sebelumnya, di toko lama, area untuk memajang display furnitur memang lebih terbatas, dan tak bisa menampilkan seluruh produk. Sebagian terpaksa diletakkan di gudang. Masyarakat pun hanya dapat melihat melalui katalog.

“Sekarang mereka sudah dapat melihat langsung. Bahkan kami mengatur display, yangdipadukan dengan furnitur lain. Misalnya, sofa kami pajang dengan meja dan aksesoris. Sehingga menjadi sangat menarik dipandang,” tuturnya.

Konsep tersebut, sambung dia, cukup memberikan pengaruh terhadap penjualan. Pasalnya, furnituryang sudah digabung dalam satu konsep, akan lebih murah jika dibeli satu paket.

Dadik mencontohkan, kitchen set, yang jika dibeli satu per satu item, bisa menghabiskan Rp 13 juta. Tapi jika membeli paket per set, hanya sekitar Rp 9 juta.

“Masyarakat bisa langsung datang dan melihat langsung paket yang kami sediakan. Itu jadi keunggulan kami. Dengan pindah ke Living Plaza, pengunjung gerai kami juga lebih terseleksi. Mereka yang masuk, sangat jarang sekadar melihat. Kebanyakan pasti membeli,” tuturnya.

Terkait potensi pasar tahun ini, dia mengaku belum dapat menjabarkannya secara rinci. Meski demikian, Dadik meyakini, penjualan mereka akan lebih baik, karena semakin banyak masyarakat yang mengetahui lokasi gerai baru Informa Balikpapan.

“Kami percaya diri. Pasalnya, saat opening September lalu, kami punya target penjualan pada 10 hari pertama. Ternyata, baru dua hari buka, target itu sudah tercapai,” bebernya.

Lebih lanjut, tahun ini, selain mengandalkan retail, Informa juga akan lebih gencar melakukan penawaran ke perusahaan-perusahaan di Kota Minyak dan sekitarnya. Apalagi, belakangan, bisnis batu bara sedang membaik, sehingga ada peluang peningkatan kebutuhan produk furnitur dari perusahaan tambang.

Meski demikian, dia mengakui, segmen rumah tangga masih mendominasi penyerapan produk mereka, dengan pangsa 70 hingga 80 persen. Sisanya dari korporasi.

“Sudah banyak perusahaan yang menggunakan jasa kami. Karena itu, tahun ini kami akan lebih gencar lagi menjual produk ke kalangan corporate ini,” tuturnya.

Saat ini, dia menyebut, traffic kunjungan di Informa Living Plaza mencapai 800 orang per hari saat tengah pekan. Sementara saat akhir pekan bisa mencapai 2.000 pengunjung.

Saat ini, Informa masih menggeber promo cuci gudang, lanjutan dari pengujung 2017 lalu. Diskon tersedia mencapai 50 persen. (aji/man/k18)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 07:31

LCGC Sumbang 75 Persen Pangsa Pasar

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan kendaraan…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Peluang Menang Masih Terbuka

BALIKPAPAN - Program Strukvaganza sudah memasuki bulan ketiga sejak diluncurkan pada November lalu.…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Survive meski Pasang Harga 20 Kali Lebih Mahal

Merek kaca film V-Kool mungkin tak asing bagi pemilik mobil di Kaltim. Keberhasilan brand tersebut meraup…

Kamis, 18 Januari 2018 07:20

Jargas Masih Bergantung APBN

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap pembangunan jaringan gas (Jargas)…

Kamis, 18 Januari 2018 07:19

Persaingan Global, Sektor Pertanian Mesti Efisien

JAKARTA - Globalisasi juga diyakini melanda sektor pertanian. Untuk menghadapinya, salah satu langkah…

Rabu, 17 Januari 2018 07:12

Mini University Cetak 359 Pengusaha Baru

SAMARINDA - Program Mini University yang dirintis Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw-BI) Kaltim sejak…

Rabu, 17 Januari 2018 07:05

Subsidi Listrik 2018 Membengkak

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku masih memiliki utang Rp 7 triliun atas PT Perusahaan…

Rabu, 17 Januari 2018 07:03

43 Persen Penjualan dari Produk Baru

MELUNCURNYA beberapa produk baru sepanjang tahun lalu ternyata sukses menjaga pertumbuhan pasar PT Astra…

Rabu, 17 Januari 2018 07:02

LCK Global Catatkan IPO Pertama Tahun Ini

JAKARTA - Arus pendaftaran emiten baru tahun ini mulai terlihat. Selasa (16/2), Bursa Efek Indonesia…

Rabu, 17 Januari 2018 07:01

Februari, Penerima Bantuan Nontunai Ditambah

JAKARTA - Bantuan pangan nontunai (BPNT) mulai disalurkan bulan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .