MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 08 Januari 2018 07:13
Tahun Politik, Perputaran Uang Diprediksi Naik 12 Persen, KOK BISA YA....
BAKAL NAIK: Sepanjang 2017, BI Kaltim mencatat jumlah uang beredar mencapai Rp 11,2 triliun. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemilihan kepala daerah diyakini bakal mendongkrak peredaran uang di Kaltim. Untuk menjaga kelancaran perputaran rupiah, Bank Indonesia (BI) pun telah menyiapkan kas titipan di beberapa daerah.

Kantor Perwakilan BI mencatat, total ada Rp 11,2 triliun uang beredar di Benua Etam sepanjang tahun lalu. Tahun ini, jumlahnya diperkirakan naik antara 10 hingga 12 persen.

Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, uang yang beredar sepanjang tahun lalu itu terdiri dari Rp 11,19 triliun uang kertas, dan Rp 11,13 miliar pecahan logam. Jumlah Rp 11,2 triliun, juga disebutnya lebih besar dari catatan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 11,01 persen. Atau terjadi kenaikan 2 persen.

Terkait proyeksi peningkatan kebutuhan rupiah tahun ini, Nur menyebut, agenda politik pemilihan kepala daerah menjadi salah satu penyebabnya. Sektor yang paling banyak membutuhkan alat tukar ini, kata dia, adalah sektor konsumsi.

“Pastinya meningkat. Contoh saja, jika ada kampanye, sablon baju, penjual makanan, pembuatan flyer dan lainnya akan banyak mendapat job. Itu semua akan membuat peredaran uang ikut naik,” terangnya kepada Kaltim Post, Minggu (7/1).

Untuk mengantisipasi lonjakan itu, BI juga telah menyiapkan langkah agar distribusi uang terjaga. Salah satunya dengan membuka kas titipan di empat kawasan, dengan total perputaran uang mencapai mencapai Rp 3,9 triliun.

“Kas titipan di Sangatta, Kutai Timur diproyeksi mengelola Rp 2,02 triliun. Selanjutnya, di Tanjung Redeb, Berau Rp 723,74 miliar, dan di Sendawar, Kutai Barat Rp 947,05 miliar. Lalu di Tanjung Selor, Kaltara, senilai Rp 270,76 miliar,” ungkap dia.

Nur menjelaskan, dari total Rp 11,2 triliun yang disalurkan sepanjang tahun lalu, hanya Rp 7,61 triliun yang masuk lagi ke kas KPw-BI Kaltim. Uang yang masuk itu meningkat 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain memenuhi lonjakan kebutuhan karena pilkada, BI menyatakan akan mempercepat pengiriman uang di daerah terluar. Sebab, kebutuhan uang baru di perbatasan sangat penting, karena terbatasnya fasilitas jasa keuangan di sana. (*/ctr/man/k18)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 07:31

LCGC Sumbang 75 Persen Pangsa Pasar

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan kendaraan…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Peluang Menang Masih Terbuka

BALIKPAPAN - Program Strukvaganza sudah memasuki bulan ketiga sejak diluncurkan pada November lalu.…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Survive meski Pasang Harga 20 Kali Lebih Mahal

Merek kaca film V-Kool mungkin tak asing bagi pemilik mobil di Kaltim. Keberhasilan brand tersebut meraup…

Kamis, 18 Januari 2018 07:20

Jargas Masih Bergantung APBN

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap pembangunan jaringan gas (Jargas)…

Kamis, 18 Januari 2018 07:19

Persaingan Global, Sektor Pertanian Mesti Efisien

JAKARTA - Globalisasi juga diyakini melanda sektor pertanian. Untuk menghadapinya, salah satu langkah…

Rabu, 17 Januari 2018 07:05

Subsidi Listrik 2018 Membengkak

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku masih memiliki utang Rp 7 triliun atas PT Perusahaan…

Rabu, 17 Januari 2018 07:03

43 Persen Penjualan dari Produk Baru

MELUNCURNYA beberapa produk baru sepanjang tahun lalu ternyata sukses menjaga pertumbuhan pasar PT Astra…

Rabu, 17 Januari 2018 07:02

LCK Global Catatkan IPO Pertama Tahun Ini

JAKARTA - Arus pendaftaran emiten baru tahun ini mulai terlihat. Selasa (16/2), Bursa Efek Indonesia…

Rabu, 17 Januari 2018 07:01

Februari, Penerima Bantuan Nontunai Ditambah

JAKARTA - Bantuan pangan nontunai (BPNT) mulai disalurkan bulan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian…

Selasa, 16 Januari 2018 07:19

Moratorium Tak Ganggu Produksi Sawit

SAMARINDA - Tahun ini, Pemprov Kaltim menegaskan, moratorium penerbitan izin baru pertambangan, perkebunan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .