MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 08 Januari 2018 07:10
Dolar Berpeluang Menguat, Harga Mobil Bisa Naik
PENGARUHI IMPOR: Indef memproyeksikan dolar AS ada di level Rp 13.600 tahun ini. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Peluang penguatan kurs dolar AS tahun ini diperkirakan masih terbuka. Dampak terhadap sejumlah sektor pun mulai diwaspadai. Tak terkecuali, pada bisnis kendaraan bermotor.

Sampai saat ini, sebagian besar produk roda empat yang dipasarkan di Tanah Air tak diproduksi dari awal sampai akhir di dalam negeri. Mayoritas pabrik hanya menjalankan tahap penyelesaian, seperti perakitan.

Banyaknya komponen dari luar negeri, menjadikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut berpengaruh. Agen pemegang merek (APM) pun tak menampik, hal tersebut bakal disusul dengan penyesuaian harga.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memprediksi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan kembali terdepresiasi tahun ini. Dolar AS diproyeksi akan bertengger hingga level Rp 13.600.

Kepala Cabang Toyota Auto2000 MT Haryono Balikpapan, Michaelwen Kurniawan menjelaskan, biasanya kenaikan komponen kendaraan bermotor, termasuk roda empat, sudah terjadi pada awal tahun. Dalam satu tahun, perubahan kurs bakal diikuti langkah penyesuaian hingga dua kali.

“Ya mesin, baja, dan spare part yang tidak ada atau tidak bisa dibuat di Indonesia, mau tidak mau didatangkan dari luar. Kita belinya pakai dolar. Perakitannya kita (Toyota) hampir seluruh produk sudah di dalam negeri. Itu juga yang buat kenaikannya tidak terlalu tinggi. Berbeda dengan mobil impor mobil secara utuh (CBU),” tuturnya.

Kenaikan harga mobil, lanjut Michaelwen, juga terjadi lantaran faktor ongkos distribusi dan pajak masuk. Di Kaltim, dia menyebut, biayanya lebih besar dari daerah lain

“Sebut saja Banjarmasin. Masih lebih murah di sana. Misalnya, di Banjarmasin ongkosnya bisa 5 persen dari harga produk, masuk ke Balikpapan bisa 10 persen. Otomatis harga menyesuaikan lagi,” terang dia.

Dia juga menyebut, harga mobil ini tak seperti properti, yang perubahannya lebih banyak ditentukan faktor pasar. Untuk industri otomotif, harga sangat bergantung pada ongkos perakitan.

Lebih lanjut, Michaelwen membeberkan, pangsa pasar mobil di Kaltim juga akan sedikit berubah tahun ini. Segmen harga Rp 500 juta ke atas yang sebelumnya sepi peminat, tahun ini akan kembali pulih, meski masih terbatas.

“Beberapa kali kami mendapat orderan mobil di segmen tersebut. Seperti Fortuner, Alphard, dan Land Cruiser. Itu mulai ada lagi peminatnya,” beber dia.

Toyota Auto200, kata dia, menargetkan penjualan dapat tumbuh 10 persen tahun ini. Michaelwen juga berharap ada dampak signifikan dari bisnis pertambangan batu bara, yang disebut tengah bergairah karena harganya yang sudah menembus lebih dari USD 90 per metrik ton. (aji/man/k18)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 06:41

Pemerintah Tambah Pasokan BBM 8 Persen

JAKARTA – Pemerintah berencana menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM)…

Jumat, 14 Desember 2018 06:36

Beralih ke Elektronik Menengah Atas

JAKARTA – Pelaku industri elektronik, khususnya di segmen home appliance,…

Jumat, 14 Desember 2018 06:36

Bulog Amankan Pasokan Pangan

JAKARTA - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perusahaan Umum…

Jumat, 14 Desember 2018 06:35

AP II Terbitkan Surat Utang Rp 750 Miliar

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mencatatkan obligasi…

Kamis, 13 Desember 2018 06:44

Awal 2019, Ekonomi Tumbuh Positif

SAMARINDA – Perekonomian Kaltim pada triwulan I 2019 diprediksi tumbuh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:43

Perkuat Pasar Motor Sport

BALIKPAPAN - Penyegaran kembali dilakukan Honda kepada motor sport andalannya,…

Kamis, 13 Desember 2018 06:39

Bersiap Tatap Bonus Demografi

BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus mendorong…

Kamis, 13 Desember 2018 06:37

CGV Hadirkan Sweetbox Class

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Plaza Balikpapan terus memanjakan penggemar film…

Kamis, 13 Desember 2018 06:32

Investor Tunggu Hasil Pilpres

JAKARTA - PT Pefindo memperkirakan penerbitan obligasi korporasi tahun depan…

Kamis, 13 Desember 2018 06:31

Tawarkan Hedging Syariah

SURABAYA - Bank Syariah Mandiri (BSM) menyediakan solusi mitigasi risiko…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .