MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 08 Januari 2018 07:10
Dolar Berpeluang Menguat, Harga Mobil Bisa Naik
PENGARUHI IMPOR: Indef memproyeksikan dolar AS ada di level Rp 13.600 tahun ini. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Peluang penguatan kurs dolar AS tahun ini diperkirakan masih terbuka. Dampak terhadap sejumlah sektor pun mulai diwaspadai. Tak terkecuali, pada bisnis kendaraan bermotor.

Sampai saat ini, sebagian besar produk roda empat yang dipasarkan di Tanah Air tak diproduksi dari awal sampai akhir di dalam negeri. Mayoritas pabrik hanya menjalankan tahap penyelesaian, seperti perakitan.

Banyaknya komponen dari luar negeri, menjadikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut berpengaruh. Agen pemegang merek (APM) pun tak menampik, hal tersebut bakal disusul dengan penyesuaian harga.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memprediksi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan kembali terdepresiasi tahun ini. Dolar AS diproyeksi akan bertengger hingga level Rp 13.600.

Kepala Cabang Toyota Auto2000 MT Haryono Balikpapan, Michaelwen Kurniawan menjelaskan, biasanya kenaikan komponen kendaraan bermotor, termasuk roda empat, sudah terjadi pada awal tahun. Dalam satu tahun, perubahan kurs bakal diikuti langkah penyesuaian hingga dua kali.

“Ya mesin, baja, dan spare part yang tidak ada atau tidak bisa dibuat di Indonesia, mau tidak mau didatangkan dari luar. Kita belinya pakai dolar. Perakitannya kita (Toyota) hampir seluruh produk sudah di dalam negeri. Itu juga yang buat kenaikannya tidak terlalu tinggi. Berbeda dengan mobil impor mobil secara utuh (CBU),” tuturnya.

Kenaikan harga mobil, lanjut Michaelwen, juga terjadi lantaran faktor ongkos distribusi dan pajak masuk. Di Kaltim, dia menyebut, biayanya lebih besar dari daerah lain

“Sebut saja Banjarmasin. Masih lebih murah di sana. Misalnya, di Banjarmasin ongkosnya bisa 5 persen dari harga produk, masuk ke Balikpapan bisa 10 persen. Otomatis harga menyesuaikan lagi,” terang dia.

Dia juga menyebut, harga mobil ini tak seperti properti, yang perubahannya lebih banyak ditentukan faktor pasar. Untuk industri otomotif, harga sangat bergantung pada ongkos perakitan.

Lebih lanjut, Michaelwen membeberkan, pangsa pasar mobil di Kaltim juga akan sedikit berubah tahun ini. Segmen harga Rp 500 juta ke atas yang sebelumnya sepi peminat, tahun ini akan kembali pulih, meski masih terbatas.

“Beberapa kali kami mendapat orderan mobil di segmen tersebut. Seperti Fortuner, Alphard, dan Land Cruiser. Itu mulai ada lagi peminatnya,” beber dia.

Toyota Auto200, kata dia, menargetkan penjualan dapat tumbuh 10 persen tahun ini. Michaelwen juga berharap ada dampak signifikan dari bisnis pertambangan batu bara, yang disebut tengah bergairah karena harganya yang sudah menembus lebih dari USD 90 per metrik ton. (aji/man/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 06:36

Konsumsi Bright Gas Terus Naik

BALIKPAPAN  -  PT Pertamina terus mengupayakan agar masyarakat kalangan ekonomi mampu beralih…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:32

Peredaran Ponsel Bakal Diperketat

JAKARTA  -  Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan operator…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:31

Ratusan Perusahaan Tambang Lapor Ombudsman

JAKARTA  -  Pencabutan izin usaha sektor mineral dan batu bara yang tak memenuhi standar clean…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:29

BI: Perbankan Bakal Pangkas Bunga Kredit

JAKARTA   -   Bank Indonesia (BI) memproyeksi perbankan bakal kembali menurunkan suku…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:25

Pendapatan Negara Tetap Prioritas

JAKARTA   -  Kementerian Keuanganbelum dapat memutuskan langkah lanjutan terkait penghapusan…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:24

Eropa Akan Tetap Sulitkan Biodiesel Indonesia

JAKARTA  –   Kalangan produsen biofuel Indonesia baru saja menghirup angin segar karena…

Jumat, 16 Februari 2018 05:34

BTN Kaji Bunga Kredit Single Digit

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) akan mengkaji penurunan suku bunga kredit tahun…

Jumat, 16 Februari 2018 05:28

Jalur Pekerja Asing Bakal Dimuluskan

JAKARTA - Pemerintah akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kemudahan izin kerja bagi…

Jumat, 16 Februari 2018 05:27

Serapan Buruh Didominasi Sektor Kecil

PROGRAM percepatan investasi dan pengembangan industri di Tanah Air dinilai belum cukup berdampak terhadap…

Jumat, 16 Februari 2018 05:27

BPJS Ketenagakerjaan: 24 Persen Perusahaan Masih Bandel

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menargetkan 700 ribu perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .