MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 08 Januari 2018 07:08
Kaltim Tak Masuk Daftar

Kawasan Industri Prioritas, Kalimantan Hanya Diwakili Ketapang

TUNGGU DUKUNGAN FASILITAS: Kawasan Industri Kariangau di Balikpapan, tak masuk dalam daftar penyerap investasi prioritas Kemenperin tahun ini. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan 13 kawasan industri sebagai prioritas penyedot investasi tahun ini. Dari daftar tersebut, tak satupun berlokasi di Kalimantan Timur.

Dalam laporan terbaru Kemenperin, 13 kawasan itu sebagian besar ada di Pulau Sulawesi. Di antaranya Kawasan Industri/Kawasan Ekonomi Khusus Morowali dan Palu di Sulawesi Tengah, Kawasan Industri Bantaeng di Sulawesi Selatan, Kawasan Industri Konawe di Sulawesi Tenggara, dan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung di  Sulawesi Utara.

Selanjutnya, di wilayah Sumatra dan sekitarnya, ada Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mangkei di Sumatera Utara, Kawasan Ekonomi Khusus Lhokseumawe di Aceh, Kawasan Industri Dumai di Riau, dan Kawasan Industri Tanjung Buton di Riau. Lalu di Pulau Jawa, ada Kawasan Industri JIIPE Gresik di  Jawa Timur, Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah, dan Kawasan Industri Wilmar Serang di Banten. Kawasan Industri Ketapang di Kalimantan Barat menjadi satu-satunya pilihan Kemenperin di Tanah Borneo.

MenteriPerindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, investasi yang bisa ditarik dari 13 kawasan tersebut ditaksir mencapai Rp 250,7 triliun tahun ini. Pemerintah pun menyiapkan fasilitas, seperti pembangunan sejumlah kawasan industri terpadu dengan fasilitas-fasilitas yang menunjang, guna memudahkan para investor mengembangkan bisnisnya di sana.

“Pemerintah telah memberikan kemudahan berinvestasi di dalam kawasan industri. Antara lain melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal serta pembentukan satgas untuk penyediaan gas, listrik, air, SDM, lahan, tata ruang, dan lain-lain,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Sabtu (6/1).

Airlangga mengatakan, pemerintah terus memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya melalui peningkatan investasi dan ekspor. Untuk itu diperlukan langkah strategis seperti promosi kepada para pemodal mengenai iklim usaha yang kondusif di Indonesia dan perluasan pasar produk industri lokal ke kancah internasional.

“Pemerintah akan mengadakan roadshow kepada investor potensial dan rating agency agar mereka mengenal Indonesia dan mengetahui regulasi-regulasi yang sudah diperbaiki terkait penciptaan iklim investasi yang baik,” katanya.

Sementara itu, Airlangga memproyeksi investasi di industri secara keseluruhan sektor manufaktur pada tahun ini sebanyak Rp 352 triliun.  “Dengan adanya investasi di sektor industri, tercipta lapangan kerja baru dan multiplier effect seperti peningkatan nilai tambah dan penerimaan devisa dari ekspor. Oleh karenanya, industri menjadi penunjang utama dari target pertumbuhan ekonomi,” papar dia. (ant/man2/k18)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 07:03

Pengusaha Mamin Keluhkan Masalah Gula Lokal

JAKARTA - Penggunaan gula rafinasi impor untuk industri makanan dan…

Selasa, 22 Januari 2019 06:53

Kenaikan Harga Diklaim Wajar

BALIKPAPAN - Otoritas bandara berencana mengajukan perubahan tarif batas atas…

Selasa, 22 Januari 2019 06:47

Produksi Udang Windu Dituntut Meningkat

SAMARINDA - Udang windu Kaltim saat ini menjadi andalan Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 06:45

Perjuangkan Bea Masuk Ekspor Perhiasan 0 Persen

JAKARTA – Industri perhiasan masih menjadi salah satu andalan untuk…

Selasa, 22 Januari 2019 06:41

Inka Ekspor Gerbong ke Bangladesh

SURABAYA – Kebutuhan sarana transportasi kereta di berbagai negara masih…

Selasa, 22 Januari 2019 06:40

2020, Target Kirim 30,3 Juta Ton Batu Bara

PALEMBANG - PT Bukit Asam (BA) Tbk terus meningkatkan pengiriman…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

PGN Optimistis Capai 244.043 Pelanggan

JAKARTA - Setelah resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

Maret, VietJet Air Buka Rute Vietnam-RI

JAKARTA - Maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air akan membuka…

Selasa, 22 Januari 2019 06:38

BTN Pacu Pembiayaan Perumahan di Sektor Nonformal

JAKARTA - Skema pembiayaan perumahan untuk pekerja informal jadi peluang…

Senin, 21 Januari 2019 06:57

Infrastruktur Jadi kendala

SAMARINDA – Pemprov Kaltim diminta memberi perhatian lebih kepada jalur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*