MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 07 Januari 2018 11:16
Petaka Mendekat, Kuda Besi Terjaga

Fungsi Crash Bar Tubular dan Engine Guard

MAKIN AMAN: Pipa besi yang melintang itu merupakan crash bar tubular. Fungsinya untuk melindungi bodi kala jatuh karena bisa menopang motor dengan baik.

PROKAL.CO, SERING mengajak kuda besi touring atau berjalan jauh, keamanan berkendara mesti jadi prioritas. Baik si pengemudi atau sepeda motornya, berbagai perlengkapan serta aksesori untuk touring wajib dilengkapi. Khusus pelindung motor, pemasangan engine guard dan crash bar tubular boleh jadi pilihan.

Paduan pipa besi yang disusun mengikuti bentuk bodi motor alias crash bar tubular itu berfungsi untuk melindungi si kuda besi jika terjatuh. Pipa yang melintang untuk melindungi bodi motor ini pun diberi pijakan kaki dan beberapa pipa kecil serupa untuk menghindari kerusakan bodi jika terjatuh ke kanan atau kiri. “Crash bar tubular nantinya akan menopang motor dan si pegemudi,” kata Adi Liem mekanik beberapa bengkel di Samarinda.

Sedangkan engine guard memiliki fungsi yang nyaris sama dengan crash bar. Bedanya, lempengan besi yang disematkan di bawah atau sisi mesin ini dipasang untuk melindungi mesin dari benturan batu dan jalan berlubang. Sehingga pengendara dapat mereduksi kerusakan mesin atau peranti motor dengan engine guard.  Biasanya kedua aksesori tersebut dipasang di sepeda motor Yamaha Vixion atau Honda CB150R. “Pemasangan tidak dibebankan di rangka motor dan tak bongkar bodi,” lanjut dia.

Harganya juga cukup terjangkau, yakni Rp 750 ribu. Lantas, crash bar juga bisa digunakan sebagai tempat lampu kabut, strobo, atau action camera.

Di balik banyaknya fungsi, crash bar dan engine guard juga memiliki kekurangan. Karena terbuat dari besi, kedua aksesori keamanan ini memiliki bobot yang cukup berat. Sehingga kala melaju di kecepatan tinggi, handling jadi tidak stabil dan aerodinamika alias akselerasi motor berkurang. Hal itu disebabkan aliran angin yang terhalang oleh lebar dari aksesori crash bar tubular tersebut. “Tetapi beberapa orang tak menjadikan itu masalah. Yang penting motor dan pengemudi terlindungi,” pungkasnya. (*/day/ypl/k9)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*