MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 07 Januari 2018 11:15
Motor Bebek Jadi Penggaruk Lumpur
LEBIH HEMAT: Tak perlu motor petualang untuk melewati medan berat, dengan bujet Rp 1 juta, Anda sudah dapat menyulap motor bebek menjadi kuda besi penggaruk lumpur.

PROKAL.CO, SIAPA bilang berburu atau memancing di hutan butuh kendaraan dengan bujet besar? Suradi, mekanik dari Baru Motorsport, menepis anggapan tersebut. Tak perlu motor adventure puluhan juta rupiah, sebab dirinya mampu menyulap motor bebek miliknya dengan modal kurang dari Rp 1 juta.

“Yang paling penting mengganti bannya menjadi jenis semiradial, sisanya mengikuti bujet saja,” ujarnya saat ditemui Selasa pekan lalu di bengkelnya, Jalan Dr Soetomo, Samarinda.

Dia mengatakan, ban semiradial sangat menguntungkan, terlebih jika pemiliknya masih sering menggunakannya di kondisi jalan aspal. Rentang harganya juga bervariasi. Jika ingin menghemat anggaran dapat memilih merek lokal, seperti IRC, Swallow atau Corsa yang  berkisar antara Rp 300–600 ribu saja satu pasangnya. “Sudah mampu menghadapi lumpur hutan,” jelas pria yang hobi memancing tersebut.

Selanjutnya, sediakan Rp 100 ribu untuk meninggikan shockbreaker sebesar 5 sentimeter (cm) agar lumpur tak banyak menempel di motor. Sementara itu, sepatbor dapat dipotong dari tipe reguler hingga menyerupai sepatbor trail. “Yang penting jaraknya agak tinggi dari ban, sudah cukup,” sebutnya.

Untuk memaksimalkan performa, ubah gir belakang lebih besar sekitar 5–10 mata. Umumnya, gir memiliki 40 gerigi, ganti ke ukuran 45–50. Dengan cara tersebut, diharapkan motor lebih mampu melewati medan berat. “Memang akan membuatnya kehilangan kecepatan di trek aspal, tapi tenaganya kuat di segala medan,” terang Suradi.

Sebagai tambahan, seorang pemburu dapat menambahkan kotak penyimpanan tambahan di belakang motor. Meski tak wajib, aksesori tersebut sangat berguna untuk membawa ikan hasil buruan. Harganya beragam, di kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 1,5 juta. “Kalau enggak ada, tinggal bawa tas saja. Yang penting fisik dan stamina mendukung” tambahnya.

Meski semua motor dapat dimodifikasi, dirinya lebih menyarankan mengubah motor bebek karena lebih memiliki ketahanan. Dia mengingatkan, modifikasi ini hanya membuatnya melewati beban berat, bukan berarti menambah performa mesin. “Tujuannya supaya berhasil melintasi medan ekstrem,” tutupnya. (*/kuh/ypl/k9)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*