MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Senin, 01 Januari 2018 07:59
Disbudpar Berminat Kelola Penangkaran Rusa Api-Api
Mimpi Jadikan Ikon PPU sebagai Sarana Ekowisata
ASET DAERAH: Penangkaran Rusa Api-Api merupakan tempat budi daya rusa, kambing, dan ayam buras. Ini berpotensi dikembangkan menjadi sarana ekowisata.

PROKAL.CO, Penangkaran Rusa Api-Api dilirik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Aset daerah itu ingin dikembangkan menjadi sarana ekowisata produktif, tentu kelak diharapkan menjadi lumbung pendapatan asli daerah.

 RENCANA  tersebut dilontarkan Kepala Disbudpar Penajam Paser Utara (PPU) Tita Deritayati kepada Kaltim Post belum lama ini. Kini, penangkaran di Jalan Provinsi Km 32, Desa Api-Api, Kecamatan Waru itu dikelola Unit Pelaksana Teknis Dinas Pembibitan dan Balai Inseminasi Buatan (UPTD BPIB) yang bernaung di Dinas Peternakan Kaltim.  

Menurut Tita, potensi pariwisata dari penangkaran rusa satu-satunya di Kaltim tersebut belum dikembangkan secara optimal. Karena itu, pihaknya ingin mengambil alih. “Pelan-pelan akan kami jajaki itu di pada 2018. Kami ingin rusa sambar sebagai ikon PPU bisa dikembangkan sebagai potensi ekowisata,” kata perempuan berkerudung tersebut.

Selama ini, kata dia, UPTD BPID memang tidak menjadikan penangkaran rusa itu sebagai tempat wisata. Melainkan tempat budi daya rusa, pengembanghijauan pakan ternak, serta percontohan ternak kambing, dan ayam buras.

Karena itu, Disbudpar berminat untuk mengelola kawasan konservasi itu sebagai tempat wisata. Jika tidak bisa dikelola langsung Disbudpar PPU, pihaknya akan mencoba pilihan lain. Yakni opsi kerja sama dengan UPTD BPIB untuk membuat penangkaran rusa tersebut menjadi sarana ekowisata di PPU.

“Karena wisata pantai sudah biasa. Makanya, kami akan mencoba menjual potensi pariwisata baru. Ekowisata di Penangkaran Rusa Api-Api,” terangnya.

Berdasarkan data Disbudpar, jumlah pengunjung di Penangkaran Rusa Api-Api mengalami penurunan. Terlihat dari kunjungan wisatawan pada 2015, hanya 1.107 orang selama setahun. Berkurang pada 2016 menjadi 1.074 orang.

Artinya, selama satu tahun berkurang 33 orang pengunjung. “Makanya, untuk meningkatkan jumlah pengunjung di sana, diperlukan formulasi paket wisata penunjang. Ini yang ingin kami tawarkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini di Penangkaran Rusa Api-Api terdapat 197 ekor rusa sambar atau Cervus unicolor. Hewan herbivora merupakan maskot Kabupaten PPU sejak berdiri pada 2002. Penangkaran rusa berdiri di atas lahan seluas 50 hektare.

Terbagi atas 30 hektare digunakan untuk lahan tanaman hijauan pakan ternak, selebihnya, digunakan untuk bangunan perkantoran, laboratorium, perkandangan, gudang, perumahan dinas, dan jalan lingkungan. (*/kip/kri/k9)


BACA JUGA

Minggu, 17 Juni 2018 10:19

JOSSS..!! Agnes Jadi Cover Majalah Rogue

Kerja keras Agnez Mo untuk go international semakin membuahkan hasil nyata. Setelah majalah fesyen dunia,…

Minggu, 17 Juni 2018 00:49

Lolos 6 Besar, Belajar Tampil Live di TV

Lima remaja ini sudah eksis dengan kelompok nasyid sekolah selama dua tahun terakhir. Siapa sangka,…

Sabtu, 16 Juni 2018 01:18

Tak Lagi di Rumah Dinas, Serasa Lebaran Bersama Keluarga

Ada yang berbeda open house yang dilakukan Rizal Effendi kali ini. Masa cutinya kali ini membuat perayaan…

Sabtu, 09 Juni 2018 11:00
Bernostalgia di Sisa-Sisa Kejayaan si Doel Anak Sekolahan

Kamar Mandi dan Sumur Tak Diubah buat Kenang-kenangan

Warung dan opelet memang tak ada lagi. Tapi, di bagian belakang rumah Babeh Sabeni di Jakarta masih…

Sabtu, 02 Juni 2018 01:56

Warga Amankan Diri karena Letusan Diikuti Getaran

                                                      …

Sabtu, 26 Mei 2018 02:26

“Darah Madura Saya Tidak Memungkinkan untuk Menjadi Takut”

Setelah pensiun, Artidjo Alkostar berencana menghabiskan waktu di tiga kota: Jogjakarta, Situbondo,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .