MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 30 Desember 2017 07:21
Bincang Sore di Hari Jadi Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Sonhadji
Suka Tantangan dan Olahraga di Luar Ruangan
BERI SELAMAT: Pemimpin Redaksi Kaltim Post Faroq Zamzami (empat dari kanan) menyerahkan kue ulang tahun kepada Mayjen TNI Sonhadji, Jumat (29/12).

PROKAL.CO, Jumat (29/12), menjadi hari spesial bagi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji. Memasuki hari jadinya yang ke-56, bapak tiga anak ini tetap terlihat bugar.

BERBAGAI instansi bergantian memberikan selamat. Setelah beberapa rombongan keluar, lulusan Akademi Militer 1984 tersebut sempat masuk ke dalam ruang kerjanya. Memeriksa beberapa berkas. Dengan kaca mata yang masih menggantung di batang hidung, dia menerima kedatangan rombongan Kaltim Post Group.  

Ruang tamu tersebut didominasi warna krem dan cokelat. Beberapa sofa putih dengan penyangga cokelat pekat dan meja berukuran sedang mengisi ruangan. Bendera yang dibingkai kaca transparan tergantung di salah satu sudut. Di dekatnya juga terdapat tiang kayu setinggi tiga meter dengan bendera kain yang menjuntai ke bawah.

Bapak tiga anak ini terlahir ke dunia di Brebes, 29 Desember 1961 lalu. Namun, bagi anak dari latar belakang keluarga di lingkungan pondok pesantren, Sonhadji bukanlah tipekal yang kerap merayakan ulang tahun. Momen tersebut malah membuat dia ingin semakin dekat dengan Sang Pencipta.

Lantas, hal apa yang membuat lulusan AKABRI 1984 ini tetap terlihat bugar? Pria yang resmi menjabat Pangdam pada 2 Februari 2017 itu rupanya begitu akrab dengan dunia olahraga. Bapak tiga anak ini hobi gowes hingga motor trail. Suka dengan tantangan baru. Apalagi olahraga di luar ruangan (outdoor).

Bukan sekadar pelepas penat, pemilik tinggi badan 166 cm tersebut suka merasakan sensasi udara bebas. Dekat dengan alam. Itulah alasan dia senang menjelajahi hutan dengan motor trail. Beberapa kawasan mulai dari kilometer 10 Balikpapan sampai Ambarawang, Samboja sudah pernah ditaklukkan.

Merasakan terjatuh di kubangan lumpur, maupun tergelincir kala hujan turun bukanlah perkara menakutkan. Malah momen tersebut jadi ajang koleksi foto. Menikmati setiap perjalanan untuk membunuh kejenuhan. “Ketika ada yang terjatuh, kami akan saling bahu-membahu membantu. Sedikit iseng dengan mengambil gambar mereka saat terjatuh. Sekadar jadi bahan guyon, yang membuat para pencinta motor trail akrab,” tutur pria yang telah menerima 12 tanda jasa. Terakhir dia mendapatkan Bintang Kartika Eka Paksi Pratama.

Sonhadji sempat besar di Kota Gudeg. Di situ pula dia bertemu sang istri, Susi Prihartini. Di mana dia juga menghabiskan masa SMA-nya. Itulah awal yang membuat dirinya tertarik dengan motor trail. Masih lekat di ingatannya, sebelum 1980 saat kelulusan SMA, Sonhadji yang masih remaja kerap menggeber kendaraan roda duanya di sekitar terminal bus. Merasakan angin malam dan mengolah rasa mengendarai motor trail. 

“Setiap orang memiliki passion dan hobi yang berbeda. Saya sendiri lebih memilih motor trail ketimbang moge (motor gede). Karena moge bagi saya lebih berisiko. Selain bobot kendaraan yang lebih berat, kecelakaan akibat moge juga cukup banyak,” ucap pria yang sesekali menghabiskan waktu luangnya dengan bermain golf ini.

Pria yang lancar berbahasa sunda ini pernah bertugas ke Ghana, Brazil, Prancis, maupun Jerman. Bila dilihat dari riwayat hidupnya, dia pernah mengikuti lima penugasan operasi termasuk PAM Rahwan Maluku (2000). Sebelum menjabat sebagai Pangdam, dirinya sempat menjabat sebagai Aspers Kasad 2016.

“Tidak hanya menjaga tubuh tetap fit. Olahraga adalah kawan yang membuat saya mengenal banyak kawan baru pula,” ujarnya sembari mempersilakan rombongan Kaltim Post menyeruput teh dalam suasana sore yang santai tersebut. (*/lil/rsh/k18)

 


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:27

Tiap Hari Habiskan 10 Karung Beras dan 125 Ekor Ayam

Sudah tujuh hari, dapur umum Detasemen Pemeliharaan dan Jasa Intendans Kodam VI/Mulawarman tampak sibuk.…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:15
Mengunjungi Lokalisasi Tondo Pascagempa dan Tsunami

Tarif Variatif, Sebagian Germo asal Sulsel

Mereka hanya menjedakan diri sesaat. Menunggu kafe, tempat karaoke, dan kamar direnovasi. RIDWAN MARZUKI-NURHADI…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:14
Mengunjungi Lokalisasi Tondo Pascagempa dan Tsunami

Para WTS Tetap Beroperasi, Tetapi di Indekos

Para germo menyebut mereka telah pulang kampung. Namun, sebagian masih berada di indekos.   RIDWAN…

Sabtu, 06 Oktober 2018 06:47

Minum Air Mentah dari Sumur, Jalan 13 Km Cari Santri yang Hilang

Santri di Pondok Pesantren  Alkhairaat, Kampus Madinatul Ilmi Dolo, Sigi, tengah bersiap menunaikan…

Rabu, 26 September 2018 08:13

Semangat NKRI Adang Narkoba di Batas Negara

Peredaran narkoba dipastikan terkoordinir rapi. Pengedar, penjual, kurir sampai bandar, tak saling kenal.…

Selasa, 25 September 2018 11:58
Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Muallimin, dari Kandang Kuda Kini Jadi yang Terbaik

Beli Kapur Papan Tulis Harus Tunggu Sumbangan

 Tiada yang tidak mungkin. Tetesan peluh dan air mata menjadi fondasi bagi guru Madrasah Ibtidaiyah…

Jumat, 21 September 2018 10:30
Mengantarkan Hasni Pulang setelah 15 Tahun Tinggal di Gua

Sesekali Masih Tanya, Apa si Kakek Pelaku Dipenjara?

Setelah sekitar sebulan mendapat konseling kejiwaan, Hasni pulang ke keluarga yang sempat mencarinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .